Monday, 14 October 2019

Ragam Murai Kerikil Blakctail (Ekor Hitam) Lengkap Dengan Gambarnya

Sebenarnya burung Murai Batu ekor hitam sudah banyak dikenal semenjak dulu, hanya saja Murai ini terkadang kalah pamor dengan jenis Murai ekor putih. Hal itu terjadi alasannya ekor putih lebih sering menjuarai lomba, tapi belakang Murai ekor hitam pun mulai banyak digemari oleh pecinta Murai.

Kerena belakangan Murai jenis ini sudah banyak yang menjuari kontes, baik yang di kawasan maupun di kontes nasional. Berbicara mengenai Murai Batu blacktail. Tentu tidak lengkap rasanya kalau kita tidak mengenal jenis-jenis dari burung Murai Batu ini, benar bukan?

Sebenarnya burung Murai Batu ekor hitam sudah banyak dikenal semenjak dulu Ragam Murai Batu Blakctail (Ekor Hitam) Lengkap dengan Gambarnya

Mengenal Ragam Jenis Murai Batu Blacktail
Di Indonesia sendiri, jenis ini banyak dijumpai di kawasan Sumatra, lebih khususnya di kawasan Sumatra Utara. Akan tetapi kini penyebaran habitatnya lebih luas, dan berada di sekitar wilayah Aceh, Sumatra Barat, Pulau Mentawai, dan beberapa kawasan di akrab kawasan yang disebutkan tadi.

Untuk lebih jelasnya, berikut yakni jenis dan ragam Murai Batu blacktail (ekor hitam) lengkap dengan gambarnya:

1. Murai Batu Nias
Sebenarnya burung Murai Batu ekor hitam sudah banyak dikenal semenjak dulu Ragam Murai Batu Blakctail (Ekor Hitam) Lengkap dengan Gambarnya
Sesuai dengan namanya, Murai ini berasal kawasan Nias Sumatra Utara. Adapun ciri-ciri burung ini yakni sebagai berikut:

a. Memiliki panjang ekor sekitar 20-26 cm.
b. Memiliki ekor yang full berwarna hitam.
c. Habitat aslinya ada di derah Nias dan sekitarnya.

2. Murai Batu pagai
Sebenarnya burung Murai Batu ekor hitam sudah banyak dikenal semenjak dulu Ragam Murai Batu Blakctail (Ekor Hitam) Lengkap dengan Gambarnya
Murai Batu ini mempunyai habitat sekitar Pulau Mentawai, sedangkan untuk ciri-cirinya yakni sebagai berikut:

a. Memiliki panjang ekor sekitar 20-26 cm.
b. Memiliki ekor yang berwarna hitam tanpa balak.
c. Habitatnya ada di Kepulauan Mentawai.

3. Murai Batu Sinabang
Sebenarnya burung Murai Batu ekor hitam sudah banyak dikenal semenjak dulu Ragam Murai Batu Blakctail (Ekor Hitam) Lengkap dengan Gambarnya
Ragam atau jenis Murai Batu ekor hitam ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

a. Memiliki kepala yang lebih kecil dari Murai Batu Nias.
b. Memiliki panjang ekor sekitar 18-23 cm.
c. Memiliki habitat di Pulau Semeuleu.

4. Murai Batu Lasia
Sebenarnya burung Murai Batu ekor hitam sudah banyak dikenal semenjak dulu Ragam Murai Batu Blakctail (Ekor Hitam) Lengkap dengan Gambarnya
Murai Batu ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

a. Memiliki notaktah putih pada bab ekornya.
b. Memiliki panjang ekor sekitar 20-25 cm.
c. Memiliki habitat di sekitar Pulau Lasia, Aceh.

5. Murai Batu Lampung
Sebenarnya burung Murai Batu ekor hitam sudah banyak dikenal semenjak dulu Ragam Murai Batu Blakctail (Ekor Hitam) Lengkap dengan Gambarnya
Murai yang juga berasal dari kawasan Aceh ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

a. Memiliki 6 balak atau 6 nokatah putih pada ekornya.
b. Murai ini mempunyai 3 pasang bulu yang bernoktah putih dengan diameter 1 cm, dan mempunyai 3 pasang bulu yang hitam polos.
c. Habitatnya ada di derah Lampuyang Aceh.

6. Murai Batu Sabang
Sebenarnya burung Murai Batu ekor hitam sudah banyak dikenal semenjak dulu Ragam Murai Batu Blakctail (Ekor Hitam) Lengkap dengan Gambarnya
Murai Batu asal sabang ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

a. Memiliki kesamaan balak dengan Murai Lampuyang hanya saja ukuran ekornya jauh lebih panjang.
b. Memiliki habitat di kawasan Sabang dan sekitarnya.

Beberapa ragam-ragam Murai Batu ekor hitam (blacktail) di atas, dapat Anda jadikan rujukan untuk menambah wawasan Anda mengenai Murai ekor hitam. Tidak hanya itu, dengan mengenal dan menjumpai burung ini, khususnya Murai Sabang. Sebisa mungkin untuk dibudidayakan. Pasalnya, burung ini sudah semakin langka di habitatnya.

Sunday, 13 October 2019

Ciri-Ciri Kacer Sedang Sakit

Bagi seorang pemilik kacer, kondisi kacer yang sakit tentu ialah kondisi yang paling tidak diinginkan bukan? Pasalnya, kondisi ini akan mengancam keberlangsungan hidup dari kacer itu sendiri.

Maka dari itu, untuk mencegah hal ini aneka macam pemilik kacer yang menawarkan burung kesayangannya multivitamin. Pemberian itu pun bertujuan untuk menjaga kondisi kesehatan kacer itu sendiri.

 kondisi kacer yang sakit tentu ialah kondisi yang paling tidak diinginkan bukan Ciri-Ciri Kacer Sedang Sakit

Akan tetapi, selain mencegah kacer sakit, seorang pemilik kacer juga harus mengetahu ciri-ciri kacer yang sedang sakit. Pasalnya, kalau Anda tidak tahu apa dan bagaimana kondisi kacer yang sedang sakit, maka Anda pun tidak akan sanggup melaksanakan tindakan penanganan dengan cepat dan segera.

Adapun ciri-ciri tersebut ialah sebagai berikut:

1. Perubahan pada mata kacer
Saat burung kacer sedang sakit, Ia akan mempunyai gejala-gejala pada matanya. Adapun gejala-gejala tersebut berupa:
a. Keluarnya skretum (cairan) dari mata kacer.
b. Mata terlihat sayu.
c. Terkadang beberapa penyakit mengakibatkan mata kacer menjadi bengkak.
d. Mata kacer susah dipejamkan.
e. Dan perubahan kecerahan pada mata kacer.

2. Perubahan pada potongan hidung
Ada beberapa penyakit yang mengakibatkan burung mengeluarkan ingus dari hidungnya. Selain itu, ketika sakit burung juga terkadang sering bersin-bersin.

3. Perubahan pada sayap kacer
Ciri kacer yang sedang sakit lainnya terletak pada sayap kacer. Pasalnya, seekor kacer yang sedang sakit umumnya akan mempunyai kondisi sayap yang berbeda dengan kondisi sayap pada umumnya. Perbedaan tersebut berupa:
a. Bulu sayap yang tampak kusam dan kusut.
b. Kondisi sayap yang lemas dan lunglai.

4. Perubahan nafsu makan kacer
Saat sakit, kacer akan mengalami perubahan nafsu makan. Ia akan cenderung malas makan dan enggan untuk menyentuh masakan mereka. Pasalnya, ketika sakit seekor kacer hanya melongo dan malas untuk melaksanakan aktivitas-aktivitas yang biasa dilakukan ketika Ia sehat.

5. Penurunan kesimbangan dan kesehatan sendi kacer yang menurun
Saat sakit, seekor kacer umumnya akan kesulitan untuk bangun di atas tangkringan mereka. Pasalnya, ketika kondisi mereka sedang sakit, keseimbanan dan kesehatan sendi-sendi mereka berkurang, jadi memang pantas kalau mereka akan kesulitan untuk bangun pada tangkringan mereka sendiri.

6. Terdapat jendolan pada badan kacer
Ciri-ciri kacer sedang sakit lainnya ialah timbulnya jendolan atau benjolan pada potongan badan kacer. Jika Anda melihat benjolan ini, sebaiknya Anda segera bawa burung ini pada dokter binatang atau orang yang paham dengan kondisi kacer. Pasalnya, timbulnya benjolan ini dikhawatirkan akan menimbulkan hal yang berbahaya untuk kacer.

Itu tadi ialah beberapa ciri kacer yang sedang sakit. Dengan mengetahui ciri-ciri tersebut, diperlukan Anda sanggup melaksanakan tindakan penanganan dengan sesegera mungkin. Adapun tindakan penanganannya sendiri sanggup Anda lakukan sendiri dengan melaksanakan perawatan dan penanganan penyakit burung kacer.

Saturday, 12 October 2019

Mengatasi Kacer Yang Sakit Mata Katarak

Sebagai mana burung kicauan pada umumnya, Kacer juga sering sekali sakit dan mengalami kondisi kesehatan yang burung. Banyak sekali jenis penyakit yang sering menjangkiti badan Kacer, dan salah satu penyakit yang sering ialah sakit mata katarak. Umumnya, Kacer yang sakit mata katarak biasanya tidak akan bisa untuk melihat selayaknya Kacer pada umumnya.

Penyababnya sendiri ialah Kacer mengalami penumpukan lemak pada lensa mata dan menimbulkan pandangan seakan berkabut. Jika seekor Kacer menderita katakarak, maka ciri umumnya yang sanggup Anda lihat ialah adanya sejenis selaput putih yang menutupi lensa mata Kacer.

Sebagai mana burung kicauan pada umumnya Mengatasi Kacer yang Sakit Mata Katarak

Dengan adanya lapisan tersebut, maka saraf-saraf pada otak tidak akan bisa meneruskan cahaya ke retina mata. Jika sudah begini, maka retina pun tidak sanggup meneruskan info tersebut ke otak Kacer.

Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi duduk perkara ini, hanya saja yang paling umum ialah dengan memperlihatkan obat anti katarak pada Kacer.

Adapun cara-cara mengatasi Kacer yang sakit mata katarak yang dimaksud ialah sebagai berikut:

1. Lakukan perawaran Kacer sebagai mana biasanya. Hanya saja, Anda harus mengurangi intensitas perawatan itu sendiri. Pasalnya, dengan kondisi kesehatan Kacer yang menyerupai ini Ia tidak akan sanggup untuk menjalani acara dengan intensitas normal.
2. Jangan lupa, Anda juga harus memperlihatkan Kacer asupan masakan yang cukup. Selain itu, berikan pula asupan masakan yang baik dan bernutrisi.
3. Untuk mempercepat penyembuhan Kacer, selama 1 ahad Anda harus mengganti air minum Kacer dengan air kelapa. Air ini bisa menyembuhkan penyakit mata ini dari dalam, sehingga ketika Kacer yang sedang katarak minum ini, maka Ia akan berpeluang sembuh lebih besar.
4. Nah untuk penyembuhannya sendiri, Anda bisa memakai obat anti katarak pada burung yang berjulukan OrBird. untuk obat ini sendiri, Anda bisa mendapatkannya pada toko-toko burung terdekat.

Sedangkan cara pakainya sendiri ialah sebagai berikut:

a. Teteskan obat ini pada mata Kacer yang sedang sakit katarak setiap hari selama 1 minggu.
b. Setelah itu, campurkan 1 tutup botol obat ini dengan 100 ml air kelapa. Berikan air ini 3 kali dalam sehari selama 1 minggu.

Demikian cara-cara untuk mengatasi sakit mata katarak pada Kacer. Di luar cara-cara tersebut, Anda juga harus memperhatikan kondisi kesehatan Kacer itu sendiri dengan memberinya perawatan rutin. Disamping itu, untuk menjaga kondisi Kacer biar sehat dan bugar, Anda juga bisa memberinya perhiasan burung yang banyak dijual di toko-toko burng terdekat.

Monday, 7 October 2019

Tips Menentukan Dan Membeli Anis Merah

Burung anis merah sekarang merupakan burung yang cukup diperhitungkan di kalangan masyarakat, khususnya bagi kicau mania. Burung ini mempunyai keunggulan baik dari segi postur, warna, maupun bunyi (simak: suara anis merah). Menghobi anis merah memang perlu berhati-hati ketika hendak membeli anis merah, terutama untuk anis merah trotolan.

Burung anis merah sekarang merupakan burung yang cukup diperhitungkan di kalangan masyarakat Tips Memilih dan Membeli Anis Merah

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan adalah:

1. Sebagian besar trotolan yang dijual di pasaran berjenis kelamin betina
Selain tubuhnya masih rentan sebab dijual ke pasaran ketika usianya masih sekitar satu bulan atau ketika bulu-bulunya masih menyerupai bulu jarum (njarum), rata-rata trotolan anis merah yang dijual di psaran berjenis kelamin betina. Sebelum dijual ke pasaran, penangkar atau pemetik trotolan anis merah di alam liar terlebih dahulu akan menyeleksi jenis kelaminnya dengan kemampuan khusus dan pengalaman yang mereka miliki. Lalu, untuk trotolan betina akan pribadi dijual ke pasaran, sedangkan trotolan jantan biasanya akan dijual secara terpisah, dan sebagian lagi dipelihara sendiri hingga usia tertentu. Perlakuan sedikit kurang fair dari sebagian penangkar atau pemetik trotolan inilah yang sedikit banyak merugikan calon pembeli, terutama untuk sebagian kalangan yang masih pemula atau belum usang berkecimpung dalam dunia hobi burung anis merah.

Untuk itu, apabila akan membeli bakalan anis merah jantan, disarankan untuk mengambil yang sudah berumur sekitar 2,5-3 bulan. Pada umur tersebut, anis merah jantan sudah mulai mencar ilmu mengeluarkan bunyi secara pelan yang ditandai dengan menggerak-gerakkan paruhnya atau yang dikenal dengan sitilah “ngeriwik”, sedangkan bakalan anis merah betina tidak bisa ngeriwik. Harga jual bakalan berumur 2,5-3 bulan di pasaran memang jauh lebih mahal daripada trotolan berumur satu hingga dua bulan. Namun, resiko kesalahan dalam pembelian menjadi lebih kecil. Selain itu, resiko kematian anis merah pada umur tersebut jauh lebih rendah daripada anis merah yang masih berbulu jarum.

2. Hati-hati terhadap trotolan jantan palsu
Terkadang di pasaran dijumpai trotolan anis merah betina yang diberi ring atau cincin sehingga seakan-akan itu ialah trotolan jantan yang diberi ring oleh penangkar tertentu dengan tujuan semoga bisa menaikkan harga jualnya. Di kalangan penghobi burung kicau, biasanya disebut dengan istilah ring “jantan palsu”.

3. Pegang tubuhnya dan cermati seluruh belahan tubuhnya dengan teliti
Agar tidak salah pilih sewaktu menentukan bakalan maupun indukan anis merah, pembeli disarankan untuk memegangnya pribadi secara perlahan. Amati semua belahan tubuhnya mulai dari belahan mata, paruh, bulu, tubuh, ekor, dubur, hingga belahan kakinya. Apabila terlihat kejanggalan, sebaiknya tidak perlu dibeli.

4. Raba tulang dadanya
Ketika mencermati belahan tubuh anis merah yang akan dibeli, calon pembeli disarankan untuk melihat dan meraba belahan tulang dadanya. Kalua badannya kurus dan tulang dadanya tampak meruncing atau tipis, sebaiknya jangan dibeli. Kemungkinan besar anis merah tersebut tidak sehat atau mengidap penyakit tertentu.

5. Pastikan pula bahwa anis merah tersebut bebas kutu
Terkadang dijumpai bakalan burung yang ternyata mempunyai kutu di bulu-bulu tubuhnya. Sekalipun kutu-kutu tersebut bisa dibasmi, lebih baik apabila penangkar menentukan bakalan yang sudah bebas kutu sewaktu dibeli. Untuk itu, calon pembeli perlu menyibakkan dan mencermati bulu-bulu anis merah secara detail. Apabila ternyata sudah terjangkit kutu, begitu dibeli harus segera disemprot dengan larutan anti kutu atau larutan daun sirih ebelum dimasukkan ke sangkarnya.

6. Cermati apakah terjangkit penyakit pernapasan atau tidak
Salah satu penyakit ganas yang sering menyerang burung kicau ialah penyakit pernapasan atau ngorok. Karena itu, sewaktu akan membeli, calon pembeli disarankan untuk mengamati secara rinci dan cermat apakah anis merah yang akan dibeli tersebut mengidap penyakit pernapasan ataukah tidak. Terkadang, ciri burung yang terkena skait pernapasan ini tidak tampak dari luar, terlebih pada ketika sedang tidak tidur.

Untuk itu, calon pembeli bisa mencermatinya dengan cara memasukkan anis merah tersebut di dalam sangkar. Lalu calon pembeli menggerakgerakkan tangannya perlahan semoga anis merah mau bergerak atau melompat dari satu tenggeran ke tenggeran lain. Setelah itu, anis merah ditangkap dan dipegang dengan tangan kemudian didekatkan ke bersahabat pendengaran sambal didengarkan deru napasnya. Jika napas anis merah terdengar menyerupai bunyi “ngik-ngik”, ngorok, atau tersengal-sengal, jangan dibeli sebab kemungkinan besar burung tersebut sudah terkena penyakit pernapasan.

Sunday, 6 October 2019

Cara Mencegah Dan Menghilangkan Kutu Pada Kacer

Sebenarnya dalam mencegah dan menghilangkan kutu pada Kacer itu gampang-gampang susah. Pasalnya, terkadang untuk menghilangkan benalu tersebut dari Kacer sangatlah mudah, tapi di lain kesempatan hal ini juga sangatlah sulit. Walaupun cara dan metode yang kita gunakan itu sama, terkadang hasil yang didapatan setiap peternak niscaya berbeda-beda. Lalu, apa yang memengaruhi duduk kasus ini? metodekah? Atau alasannya ialah alat dan materi yang kita gunakan salah?

Dalam mengatasi duduk kasus ini, seorang peternak umumnya memakai obat anti kutuyang dijual di toko-toko burung. Selain lebih efektif, cara ini juga dipercaya bisa menghilangkan benalu tersebut dengan cepat dan singkat. Akan tetapi, selain cara menghilangkan kutu pada Kacer dengan obat anti kutu, Anda juga memakai cara altenatif untuk mengatasi duduk kasus ini.

Sebenarnya dalam mencegah dan menghilangkan kutu pada Kacer itu praktis Cara Mencegah dan Menghilangkan Kutu Pada Kacer

Adapun cara-cara untuk mengatasi kutu burung ialah sebagai berikut:

1. Obat anti kutu
Obat ini bisa Anda dapatkan di toko-toko burung terdekat di kota Anda. Adapun cara untuk memakai obat ini sendiri ialah sebagai berikut:

a. Mandikan Kacer hingga benar-benar higienis dan tehindari dai bubuk atau kotoran apa pun.
b. Setelah bulu Kacer sudah kering, semprotkan obat anti kutu ini pada bulu Kacer yang disinyali sebagai daerah bersarang kutu.
c. Setelah disemprotkan, Anda bisa mulai untuk mencari dan mengangkar kutu-kutu tesebut dari bulu Kacer.

2. Air cucian beras
Cara untuk mengatasi kutu pada burung Kacer ialah cara yang alami. Pasalnya, selain kaena cara ini memakai air beras sebagai materi utama, cara ini juga tidak akan menimbulkan kerusakan zat lilin pada bulu Kacer. Adapun cara untuk menghilangkan kutu pada bulu burung ini ialah sebagai berikut:

a. Masukan air cucian beras ini pada sprayer secukupnya.
b. Setelah itu, Anda mandikan kace hingga benar-bena higienis dan tehindari dai bubuk dan kotoran yang menempel.
c. Selanjutnya, kalau bulu Kacer sudah setengah kering, Anda bisa memulai untuk menyemprotkan air cucian bras tersebut pada bulu Kacer.
d. Kemudian Anda lanjutkan dengan proses pengangkatan kutu-kutu yang bersarang pada bulu Kacer.

Ingat, selain melaksanakan tindakan penanganan, Anda juga harus melaksanakan tindakan pencegahan. Adapun cara mencegah timbulnya benalu berupa kutu pada burung Anda itu sendiri ialah sebagai berikut:

1. Senantiasa menjaga kebersihan kandang Kacer.
2. Menjaga kebersihan cepuk, daerah makan, dan minum Kacer.
3. Usahakan senantiasa mencuci kredong Kacer setiap 2 kali dalam seminggu.
4. Mandikan Kacer secara rutin minimal 1 kali dalam sehari.

Itu tadi ialah cara mencegah dan menghilangkan kutu pada Kacer. Jika Anda ingin menghilangkan dan mencegah burung kesayangan Anda dari kutu, Anda bisa memakai cara-cara di atas. Tapi ingat, yang paling utama dalam pencegahan dan penanganan kutu ini ialah kebersihan. Jadi, kalau kondisi tubuh, lingkungan, sangkar, asesoris Kacer itu tidak bersih, maka jangan harap Anda maksimal dalam melaksanakan proses pencegahan dan penaganan kutu pada burung kesayangan Anda.

Friday, 4 October 2019

Pakem Evaluasi Murai Watu Di Lapangan Kontes

Murai Batu ialah jenis burung kontes, Ia mempunyai skill berkicau yang sangat baik dengan irama, nada, dan variasi kicauan yang sangat baik juga (baca: suara murai batu). Selain itu, Ia mempunyai ekor dan bulu yang sangat indah, akan tetapi bulu dan ekor tersebut bukanlah masuk dalam kriteria evaluasi kontes.

Umumnya kontes burung, terutama Murai Batu, lebih mementingkan kwalitas bunyi dan vokal. Dengan kata lain, bulu dan ekor tersebut hanyalah sebagai nilai tambah saja.

 Ia mempunyai skill berkicau yang sangat baik dengan irama Pakem Penilaian Murai Batu di Lapangan Kontes

Berbicara mengenai kriteri evaluasi Murai. Sebenarnya sudah ada pakem evaluasi Murai Batu di lapangan kontes, jadi dengan begitu Anda bisa terapkan standar khusus dalam training Murai. Kita ambil contoh, umumnya evaluasi Murai akan cenderung pada irama lagu, jadi untuk mendapat irama lagu yang baik, maka Anda bisa menambahkan isian lagu atau variasi lagu untuk Murai Anda.

Caranya ialah dengan pemasteran yang rutin, sebaiknya setiap hari dan masteran pun harus berganti. Selain irama, sebetulnya masih ada evaluasi lainnya.

Pakem-Pakem Penilaian Murai Batu di Lapangan Kontes
Dalam kontes, seekor Murai Batu akan dianggap jawara apabila Ia mendapat evaluasi yang baik. Sedangkan penilaiannya pun beragam, dari mulai irama hingga variasi lagu. Lalu, apa saja macam-macam penialai dalam kontes?

Berikut ini ialah pakem-pakem evaluasi Murai Batu di lapangan kontes:

1. Suara
Suara di sini tidak hanya melingkupi bunyi burung saja, melainkan ada beberapa hal yang melingkupi evaluasi ini.

Adapun hal-hal tersebut ialah sebagai berikut:

a. Irama
Dalam kontes, seekor Murai dianggap jawara apabila Ia mempunyai irama naik turun baik yang baik. Selain itu, Ia juga harus bisa berkicau dengan tinggi rendahnya bunyi dalam satu lagu.
b. Volume
Dalam kontes, seekor Murai haruslah berkicau dengan volume yang keras atau lantang. Tujuannya ialah untuk memudahkan juri dalam menilai Murai tersebut.
c. Mutu suara
Mutu bunyi ialah burung yang tidak berhenti berkicau dan selalu ngeroll dan nancep
.
2. Gaya
Pakem evaluasi Murai dikala kontes selanjutnya ialah gaya. Sedangkan gaya di sini diartikan sebagai bahasa badan Murai dalam bertarung. Pasalnya, setiap Murai niscaya mempunyai bahasa badan atau gaya bertarung tersendiri. Gaya itulah yang menjadi nilai lebih dikala kontes.

3. Kesetabilan
Kesetabilan di sini berarti setabilnya pola kicauan Murai dari dikala pertama digantang hingga selesai kontes. Dengan kata lain, selama kontes Ia akan terus berkicau dengan variasi kicauan yang beraneka ragam.

Pakem utama evaluasi Murai Batu di lapangan kontes di atas ialah pakem penialaian yang umum dilakukan. Akan tetapi, selain itu ada pakem lain yang harus diperhatikan, yaitu kenakalan Murai dikala kontes. Lalu, apa maksud kenakalan itu? Artinya ialah Murai haruslah membisu di atas tangkringannya dan tidak lompat dan terbang kesana-kemari dikala kontes berlangsung.

Thursday, 3 October 2019

Mengenal Ciri-Ciri Murai Watu Lampung

Jenis Burung Murai Batu (MB) sangatlah banyak dan beragam, selain itu tempat penyebarannya pun beragam, dari mulai Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Thailand. Dengan banyaknya habat burung ini menciptakan jenis, spesies, dan abjad burung ini berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Diantara jenis-jenis Murai ini, ada salah satu jenis yang mencolok. Jenis tersebut yakni salah satu jenis Murai yang berasal dari Sumatera, kemudian kenapa burung ini mencolok? Karena burung ini mempunyai banyak keistimewaan serta kelebihan yang anggun dan sangat diminati oleh pecinta Murai. Lalu apakah jenis burung ini? Burung tersebut yakni MB Lampung.

 selain itu tempat penyebarannya pun bermacam-macam Mengenal Ciri-Ciri Murai Batu Lampung

Berbicara mengenai Murai yang berasal dari Lampung, ternyata burung ini menjadi salah satu jenis Murai Sumatera yang banyak diminati oleh pecinta murai. Karena burung ini mempunyai banyak keistimewaan. Dengan keistimewaan burung ini, menciptakan pecinta burung banyak yang mencari dan berniat mempunyai burung ini. Lalu apakah keistimewaan tersebut? Untuk mengetahui jawabannya, mari kita simak bahan berikut.

Mengenal Murai Lampung
Murai Batu dari Lampung ini masuk dalam spesies Copsychus Malabaricus, sedangkan untuk habitatnya menyebar di tempat Sumatera, tepatnya di tempat Lampung dan sekitarnya.

Sedangkan untuk ciri-ciri Murai Batu Lampung sendiri yakni sebagai berikut:

1. Memiliki postur badan yang lebih kecil dari Murai Sumatera lainnya.
2. Memiliki ekor yang relatif pendek dengan panjang 10-12 cm.
3. Memiliki bulu putih di bawah ekor.
4. Memiliki skill yang baik dan tidak kalah dengan Murai Sumatera lainnya.
5. Memiliki mental yang tidak mengecewakan baik.
6. Memiliki abjad bunyi yang ngeban.
7. Memiliki stamina yang jauh lebih baik.
8. Burung ini tidak gampang letih.
9. Memiliki gaya yag lebih atraktif dalam melantunkan lagu.
10. Memiliki pergerakan yang lebih lincah alasannya mempunyai ekor yang pendek.

Untuk melatih Murai Batu khas Lampung ini, Anda memerlukan masteran dan teladan training yang khusus. Pasalnya, burung ini terkadang mempunyai variasi bunyi yang hanya mengulang-ulang saja. Akan tetapi, berdasarkan para hebat burung ini mempunyai memori yang cukup baik.untuk itu untuk mengatasi variasi yang monoton, Anda dapat melaksanakan training dengan masteran secara intensif dan rutin.