Showing posts with label PENYAKIT. Show all posts
Showing posts with label PENYAKIT. Show all posts

Monday, 4 March 2019

Down Syndrome Ialah Kelainan Genetik, Tapi Apakah Dapat Dicegah?

Sedikit sulit mengetahui buah hati menderita down syndrome. Harapan untuk mempunyai buah hati yang tumbuh sehat, cerdas dan tangkas eksklusif pupus lantaran hal ini. Alih-alih mengatakan perhatian pada buah hati, orang bau tanah kerap mengabaikan perkembangan si kecil atau malah menyia-nyiakannya lantaran aib dan menganggapnya sebagai anak cacat. Padahal, ketika Anda sadar, down syndrome yaitu sebuah anugrah yang dapat Anda gali. Anda pun dapat melihat mereka tumbuh dan mempunyai kehebatan menyerupai bawah umur lainnya asalkan mau sabar dan berusaha.

down syndrome

Apa Ciri-ciri Down Syndrome?

Ciri-ciri down syndrom gampang sekali dibedakan jikalau Anda membandingkannya dengan anak normal. Beberapa ciri khas down syndrom adalah  sebagai berikut:
·         Bentuk wajah khas, cenderung datar dengan pendengaran kecil serta bola mata yang miring ke atas. Selain itu, anak dengan down syndrome ini mempunyai ekspresi yang lebih kecil.
·         Anak yang menderita down syndrome mempunyai kaki dan lengan yang pendek. Lehernya pun juga pendek dan perkembangannya tidak dapat optimal menyerupai anak normal lainnya.
·         kecerdasan intelektual di bawah rata-rata. Akan tetapi hal ini cenderung bervariasi.
·         sementara itu, otot anak yang menderita down syndrome cenderung lemah dan persendiannya longgar.
Rupanya, kasus kelahiran bayi dengan Down Syndrome ini cukup serius. Bahkan berdasarkan data WHO, 1 dari 1000 kelahiran di dunia mengalami hal ini. Bahkan berdasarkan jurnal Pediatri, kelahiran Down Syndrome di Indonesia tercata 300.000 jiwa di tahun 2016. 

Apa Penyebab Utama Down Syndrome?

Penyebab utama down syndrome yaitu kromosom yang tidak normal. Umumnya insan mempunyai jumlah kromosom 46, akan tetapi seseorang dengan down syndrom mempunyai 47. Dalam beberapa kasus lainnya, kerusakan kromosom juga  dapat menimbulkan hal ini. Perubahan kromosom tidak normal akan mempengaruhi pertumbuhan badan dan otak.
Dalam situs kesehatan terbesar,Webmd, para jago masih belum dapat menjelaskan secara niscaya penyebabnya. Akan tetapi, beberapa hal berikut ini dapat meningkatkan resiko down syndrome pada seorang anak:
·         Hamil bau tanah dimulai usia 35 tahun atau di atasnya. Banyak sekali para jago yang percaya perempuan yang tengah hamil di usia ini rentan mengalami down syndrome.
·         Memiliki garis keturunan yang mengalami Down Syndrome juga membuka peluang lebih besar terkena kasus yang sama.
·         Pernah mempunyai anak dengan riwayat down syndrome.

Jenis-Jenis Down Syndrome

Sementara itu, berdasarkan Mayo Clinic, down syndrom akan muncul ketika jumlah chromosom 21 muncul. Jumlah sel ini akan mengakibatkan keganjilan yang mana ini akan bertanggungjawab pada karakter. Menurut situs ini, ada beberapa jenis down syndrome yang masing-masing mempunyai ciri-ciri berbeda.
Trisomy 21
Sekitar 91%, Down syndrome ini disebabkan oleh trisomy(anak mempunyai tiga kopian kromosom 21), di semua sel. Hal ini akan menghasilkan ketidaknormalan pada perkembangan sperma dan sel telur.
Mosaic Down Syndrome
Kasus ini termasuk jarang.Anak mempunyai jumlah sel ekstra dengan duplikasi kromosom 21. Perkembangan sel abnormal ini disebabkan oleh pembelahan sel setelah fertilisasi.
Translocation Down Syndrome
Translocation Down Syndrome yaitu menempelnya kromosom 21 ke kromosom lainnya baik setelah atau sebelum pembuahan.

Apakah Down Syndrome Benar-benar Diwariskan?

Mayo Clinic mengatakan klarifikasi berbeda wacana sifat waris pada kasus Downsyndrome. Menurut situs ini, Down Syndrome tidak diwariskan. Ini lebih disebabkan oleh kesalahan pembelahan sel telur, seperma atau embrio.
Hanya Translocation Down Syndrome yang dikatakan dapat diturunkan ke anak. Namun demikian, hanya sekitar 4% yang menderita jenis ini, dan ada 1/3 dari bawah umur ini mewarisinya dari orangtua.
Ketika translocation ini diwariskan, salah satu antara ayah atau ibu memeliki materi genetis yang berubah, hanya saja tidak ada suplemen materi genetik lainnya. Ini maksudnya hanya berperan sebagai balance carrier yang sama sekali tidak mempunyai atau menderita down syndrome. Ke depan, orang menyerupai ini yang dapat mempunyai anak menderita down syndrome.
·         Jika ayah sebagai carrier, resikonya diprediksi sekitar 3%
·         Jika sang ibu sebagai carrier, resikonya antara 10%-15%
Apakah Menjadi Down Syndrome Bisa Mengakibatkan Komplikasi?
Ada sejumlah resiko yang dapat diderita seorang anak dengan down syndrome. Saat umur semakin tua, mereka cenderung menderita beberapa penyakit berikut ini:
Cacat Jantung
Ada sekitar setengah dari anak yang menderita Down Syndrome mempunyai cacat jantung. Hal ini tentu saja membutuhkan perawatan sepanjang hidupnya atau dengan melaksanakan operasi ketika masih bayi.
Leukimia
Anak muda dengan Down Syndrome lebih rentan terkena leukimia.
Penyakit Infeksi
Anak dengan Dow Syndrome mempunyai sistem imun yang tidak normal. Karena itu, mereka rentan terkena penyakit yang disebabkan oleh infeksi, menyerupai pneumonia.
Demensia
Selain demendia, anak dengan Down Syndrome kemungkinan dapat menderita Alzheimer. Mereka mempunyai resiko kejang-kejang ketika demensia menyerang.
Sleep Apnea
Karena perubahan tulang dan jaringan lunak, bawah umur dengan Down Syndrome dapat mengalami sleep apnea yaitu gangguan pernapasan ketika tidur. Umumnya hal ini ditandai dengan dengkuran ketika tidur.
Obesitas
Seseorang yang menderita Down syndrome  lebih beresiko terkena obesitas
Terlepas dari hal ini, tidak semua anak dengan Down Syndrome akan mengalami penyakit di atas. Dulu, anak yang menderita kelainan ini umumnya memang hanya dapat bertahan hingga usia 10 tahun. Untuk jaman sekarang, ada banyak orang yang menderita kelainan ini dan dapat bertahan hingga 60 tahun. Hal ini juga tergantung dengan kesehatan dan perawatannya.

Bagaimana Diagnosa Down Syndrome?

Diagnosa down syndrome yaitu dengancara melaksanakan serangkaian tes. Umumnya hal ini dilakukan ketika dalamkondisi kehamilan.
Screening Test
Tes ini mencakup tes darah atau ultrasound yang dilakukan di masa  trimester. Ini akan membantu Anda melihat apakah bayi beresiko terkena Down Syndrome. Namun demikian jangan terlalu banyak beban ketika melaksanakan tes ini. Bisa saja karenanya meleset.
Diagnostic Test
Tes ini mencakup amniocentesis atau chorionic villus sampling yang mana berfungsi untuk melihat potensi down syndrome yang mungkin terjadi pada bayi.

Bagaimana Penanganan Down Syndrome?


Karena ini merupakan kelainan, maka penangan Down Syndrome yaitu dengan melaksanakan pendekatan yang sempurna biar mereka dapat hidup menyerupai yang lainnya. Tanyakanlah dokter pribadi Anda soal penanganan buah hati. Di beberapa negara, termasuk di negara kita ada banyak sekali lembaga yang memperlihatkan banyak sekali macamperawatan khusus bagi anak penderita kelainan ini. Perawatan mencakup aktifitas kognitif, sensorik dan motorik. Programnya juga majemuk dan yang niscaya melibatkan terapis serta pengajar khusus. Ini dimaksudkan untuk membantu perkembangan berguru si kecil mulai dari perkembanganbahasa, skil sosial, bahasa dan skil lainnya yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.
Dimulai dari semenjak lahir, bayi akan melalui serangkaian tes, mulai darimata, tiroid, pendengaran dan lainnya.  Sebab, ini akan membantu Anda memilih perawatan yang pas. Doktor akan menciptakan serangkaian terapi yang dapat Anda lakukan. Seperti contohnya terapi berbicara dan terapi fisik. Sementara itu, remaja yang tumbuh dengan Down Syndrome mungkin membutuhkan terapi okupasi menyerupai mempelajari banyak sekali jenis pekerjaan terntentu dan bagaimana cara hidup sendiri. Ini akan memabantu perkembangan sosial dan emosinya.
Selain itu, demi kesuksesan buah hati,  ada baiknya Anda juga melaksanakan beberapa hal berikut ini:
·         Mempelajari Down Syndrome sebanyak yang Anda bisa. Ini akan membantu Anda  mendapat citra apa yang dapat dicapai oleh si kecil.
·         Cari tahu apakah ada pembiayaan khusus dari pemerintah soal Down Syndrome. Coba hubungi lembaga-lembaga  terkait yang bekerjasama dengan anak disabilitas. Carilah gosip apakah ada jadwal yang dapat Anda ikuti bersamabuah hati.
·         Cari sekolah yang sesuai dengan kebutuhan si kecil. Ini sangat penting untuk membantu perkembangan psikologis Anda.
·         Selalu dukung si kecil. Pahamilah bahwa membesarkan anak dengan Down syndrome membutuhkan treatment yang berbeda. Jangan sekali-kali membandingkan anak Anda dengan yang normal. Jelaskan bahwa mereka spesial.
·         Kelilingi diri Anda dan buah hati dengan orang-orang positif. Sangat sulit membesarkan si kecil dengan kelainan menyerupai itu. Namun yang dapat Anda lakukan yaitu berkumpul dengan orang-orang yang mempunyai semangat tinggi. Tekankan pada buah hati bahwa ia dapat menyerupai yang lain asal mau berusaha dan berjuang.
·         Jangan menyerah! Ada banyak ibu yang mempunyai pengalaman yang sama dengan Anda. Bergabunglah dengan mereka di forum-forum untuk mendapat banyak support dan membuatkan pengalaman bersama.
·         Minum multivitamin bila perlu meningat kondisi buah hati tidak sama menyerupai lainnya. Mereka cenderung mempunyai sistemimun yang lemah sehing butuh perawatan kestra. Jangan lupa konsultasi dengan dokter jenis multivitamin apa yang boleh dikonsumsi. Karena kadang bua hati Anda mempunyai kondisi tertentu sehingga tidak diperbolehkan meminum jenis vitamin tertentu.
·         Ajak bersosialisasi. Sangat penting untuk mengajaknya bersosialisasi dengan orang lain lantaran ini akan membantu si kecil berinteraksi ketika dewasa. Memang kadang beberapa orang akan memandang cara yang berbeda, tapi jangan khawatir. Anda melatihnya untuk berhadapan eksklusif dengan masyarakat.
·         Tunjukan penderita Down Syndrome yang berhasil sukses. Ini akan membantu memupuk semangatnya untuk berusaha lebih optimal. Anda dapat memperlihatkan video, atau surat kabar yang mengabarkan seorang Down Syndrome berhasil meraih cita-citanya. Tentunya ia akan bersemangat mendengar kabar tersebut.

Team Care Yang Bisa Anda Hubungi

Tugas Team Care Down Syndrome yaitu untuk memenuhi kebutuhan si kecil ketika tumbuh dan berkembang. Mereka akan membantu buah hati dalam proses penting ini. Berikut yaitu sejumlah Team Care yang dapat dihubungi:
·         Dokter Anak (untuk konsultasi rutin dan membantu Anda memilih treatment yang pas)
·         Kardiolog Anak-anak
·         Terapis Okupasi
·         ahli Patologi Ucapan
·         Dokter Mata Anak-anak
·         Audiologis
·         Terapis Fisik
·         Spesialis THT anak-anak
·         Ahli Saraf Khusus Anak
·         Developemental Pediatrician
·         Pediatric Endocrinologist
·         Gastroenterologist Khusus Anak

Apakah Down Syndrome Bisa Dicegah?


Tidak ada pencegahan untuk kelainan (Mayo Clinic). Bila Anda beresiko mempunyai anak dengan Down Syndrome berkonsultasilah dengan dokter khusus.Biasanya jikalau di luar negeri disebut Genetic Counselor. Mereka setidaknya akan mengatakan citra kemungkinan apakah Anda mempunyai Down Syndrome. Mereka bisanya akan menjelaskan tes prenatal dan menjelaskan laba dan kerugiannya. Selebihnya, dokter akan mengatakan pendidikan ketika Anda ternyata mempunyai kemungkinan hamil dengan anak Down Syndrome.

Self-Esteem Ialah Apabila Rendah Maka Berujung Hidup Tak Bahagia! Apa Anda Termasuk Kriteria Ini?

Apa Itu Self Estem ? Self Esteem Adalah ? Yuk pribadi saja kita simak ulasannya berikut :

Sering mempunyai pikiran menyerupai ini? "Aku memang tidak pantas diposisi ini." atau "Siapa yang mau pacaran sama cewek pendek?" atau mungkin,"Aku memang bukan orang yang cepat mempelajari hal baru. Lambat ketika bekerja." Ini yaitu sekelumit pertanyaan yang muncul di sela-sela percakapan baik dengan orang lain atau pada diri sendiri. Perasaan rendah diri, merasa tidak pantas memegang sebuah proyek besar dan sejenisnya bisa jadi tanda-tanda low self-esteem.
Kebanyakan orang yang bermasalah dengan self-esteem ini merasa tidak bahagia. Mereka terus mengeluh wacana kekurangan diri sendiri dan menganggap hidup ini kurang adil. Mereka seolah ditakdirkan untuk selalu menderita dan hidup sebagai orang biasa saja sepanjang hidupnya. Kalau dibiarkan, low self-esteem ini bisa membunuh seseorang pelan-pelan.
Self-esteem yaitu rasa percaya diri dan penghargaan terhadap kemampuan diri untuk memilih pilihan dan menghadapi segala konsekuensinya. Ini berkaitan dengan persepsi pada diri Anda, bahwa Anda berhak sukses, Anda berhak mempunyai pencapaian dan juga Anda berhak bahagia! Anda dikatakan memliki self-esteem yang baik ketika Anda menyampaikan versi Anda sendiri dan tidak berharap "sendainya aku", tapi Anda melakukannya.
Nah, sebagian besar anak muda mengalami hal ini. Tentunya ini akan mengganggu produktivitas dan memperkecil peluang untuk sukses. Bila tanda-tanda berikut ini Anda miliki, rubah kini juga!

gambar self esteem adalah

Selalu Ingin Memberi Pembuktian Pada Orang Lain

Selalu ingin menerangkan pada orang lain bahwa Anda merupakan orang yang berharga yaitu salah satu tanda low self-esteem berdasarkan Mind Body Green.Beberapa orang yang mempunyai low self-esteem kerap menyampaikan hal ini pada diri sendiri baik di lingkungan kerja, kelas atau bahkan pasangan. Rasa impian untuk dihargai menjadi lebih tinggi bagi penderita low-self-esteem.
Bila ini terjadi pada Anda, cobalah untuk duduk dengan tenang, dan pikirkan mengapa Anda perlu membuktikannya, kepada siapa dan kenapa Anda membutuhkannya. Pada dasarnya hal ini tidak akan membantu,karena Anda akan membandingkan diri sendiri dengan orang lain pada akhirnya. Kalau tidak berhasil, sudah niscaya pikiran akan semakin kalut dan merasa terpojokkan. Sebaliknya, cobalah untuk berpikir ke diri sendiri. Berdamai dengan diri sendiridan fokus pada apa yang bisa dikontrol, ini akan menciptakan perasaan lebih lega dan ini merupakan salah satu bentuk penghargaan pada diri sendiri.

Berada Di Lingkungan Negative (Toxic People)

Berada dilingkungan toxic people sangat menguras energi. Anda merasa tidak dihargai, selalu takut terus-menerus dan merasa diabaikan. Alih-alih mendapatkan penghargaan orang lain, Anda justru dipaksa untuk lebih banyak berkorban tanpa mendapatkan umpan balik hanya untuk mendapatkan perhatian mereka.
Nah, saatnya menghentikan hal ini. Saat bersama orang-orang berenergi negatif, pikiran akan terbentuk dengan contoh yang sama. Karena itu segera tinggalkan orang-orang menyerupai ini. Cobalah ingat-ingat kelebihan Anda yang bisa menarik perhatian orang lain. Tandai jikalau suatu ketika ada yang memuji Anda alasannya yaitu suatu tindakan. Itulah kelebihan yang harus Anda syukuri. Seketika Anda menyadari hal ini, akan semakin banyak orang yang peduli dengan diri Anda.

Perasaan Praktis Sekali Hancur

Putus dengan pasangan, kehilangan pekerjaan atau hal lainnya menciptakan Anda merasa hancur. Perlu diketahui, hidup tidak selalu berjalan mulus. Kadang kala kita akan berhadapan dengan kematian,sakit parah, kekecewaan dan lainnya. Semua orang hidup niscaya mengalami cobaan. Hanya saja bagi orang yang mempunyai low self-esteem hal ini akan sangat sulit dijalani. Hidup akan terasa sangat berat. Sulit untuk berdiri ke permukaan dan Anda sering berpikir susah untuk kembali bangkit.
Saat Anda dalam masa sulit menyerupai ini, cobalah untuk mencari tunjangan dari orang-orang terdekat. Ceritakan derita Anda dan bergabunglah dengan komunitas kasatmata yang bisa membantu Anda keluar dari persoalan dan beban yang dialami.

Anda Menganggap Keberhasilan Yang Anda Capai Hanyalah Keberuntungan

Anda tidak pernah menyadari bahwa Anda bekerja keras,sangat keras dan Anda malah menganggap pencapaian Anda hanyalah nasib baik. Anda menganggap pencapaian Anda hanyalah keberuntungan dan menerka ini bukan talenta alami, bukan hasil kerja keras dan dedikasi. Karena itulah orang lain sering salah persepsi pada Anda. Padahal,saat Anda mensyukuri kemampuan Anda, seketika orang lain akan memahami kemampuan Anda. Karena itu, hindari hal ini. Fokuslah pada hal-hal yang Anda kuasai!

Enggan Mengejar Mimpi

Kebanyakan orang dengan low self-esteem atau tingkat iman diri rendah sering menganggap remeh kemampuan diri sendiri. Mereka kebanyakan takut gagal dan merasa tidak berhak untuk bermimpi tinggi alasannya yaitu merasa kemampuannya sangat rendah. Anda justru lebih suka berada di zona nyaman dan rela menjadi orang biasa saja. Nah, hingga kapan Anda akan terus menyerupai itu? Anda pada kesudahannya akan menyesal alasannya yaitu tidak pernah mengejarnya. Pada kesudahannya Anda merasa tidak senang dan tidak adil alasannya yaitu ulah Anda sendiri.

Sering Meminta Maaf

Meminta maaf yaitu hal yang wajib jikalau kita menyakiti orang lain. Akan tetapi, seseorang dengan low self-esteem cenderung lebih sering melakukannya alasannya yaitu ia sering takut disalahkan, dijadikan bulan-bulanan dan kehilangan teman. Mereka kerap meminta maaf atas apa yang tidak ia perbuat. Nah, perlu Anda ketahui, hal ini tidak perlu dilakukan. Sering minta maaf ketika tidak melaksanakan kesalahan sama saja merendahkan diri. Anda justru melempar harga diri ke bawah dan menciptakan orang di sekitar Anda berpikir Anda pantas melakukannya. Cobalah untuk hormati diri sendiri dan menyampaikan "tidak" ketika Anda tidak ingin melakukannya. Jangan merasa aib atau berdosa alasannya yaitu hal yang bukan menjadi kesalahan Anda.

Hidup Penuh Drama

Salah satu hal yang identik dengan orang-orang dengan low-self esteem yaitu hidup yang penuh drama. Hal yang gampang menjadi rumit. Hal rumit menjadi mustahil dan hal yang mustahil yaitu hal yang tidak perlu dipikirkan. Saat Anda menyadari hidup penuh dengan drama, cobalah koreksi diri. Mungkin ini alasannya yaitu contoh pikir Anda selama ini yang kurang menghargai diri sendiri. Selain itu, Anda membiarkan orang-orang negatif merendahkan dan menekan Anda hanya alasannya yaitu takut kehilangan teman. Sebaiknya ini tidak perlu dilakukan semoga hidup bebas drama dan Anda bisa fokus pada hal-hal yang positif.

Suka Mengurung Diri

Umumnya ketika seseorang lebih suka mengurung diri dan menutup diri dari kehidupan sosial, ini dikarenakan mereka mempunyai low self-esteem. Ini bisa dimulai dari semenjak kecil. Seorang anak ketika merasa tidak diterima oleh lingkungan,mereka akan menolak diri mereka sendiri dan cenderung mengurung diri dari kehidupan sosial jawaban label yang diberikan sekitarnya. Saat hal ini terlanjur terjadi, cobalah tatap cermin di kamar dan katakan bahwa Anda ini lahir dengan takdir yang tepat. Tidak ada yang salah pada diri Anda, dan tidak perlu mendengarkan omongan orang. Anda tidak harus peduli.
Cobalah untuk melaksanakan kebaikan bagi diri sendiri. Tataplah cermin dan mulailah tersenyum. Setelah itu, sebutkan hal kasatmata yang Anda miliki untuk meningkatkan rasa percaya diri. Dan yang pasti, belajarlah untuk sedikit tidak peduli.

Sunday, 3 March 2019

Schizophrenia Yaitu ? Apakah Membahayakan Untuk Orang Lain ?

Masih ingat dengan masalah Brigadir Petrus Bakus, seorang anggota Satuan Intelkam Polres Malawi, yang menembak kedua anak yang masih balita? Yang membingungkan lagi, laki-laki ini sama sekali tidak meratapi perbuatannya dan merasa sadar melaksanakan hal ini. Setelah diselediki, ternyata berdasarkan kesaksian sang istri, Brigadir Petrus Bakus sudah usang mengidap Schizophrenia. Apakah artinya ia gila?

gambar ilustrasi penderita schizophrenia


Schizophrenia adalah gangguan mental yang besar lengan berkuasa pada cara seseorang berpikir, mencicipi dan bersikap. Biasanya pasien akan sering berhalusinasi, ilusi dan pikirannya kacau lantaran tidak bisa membedakan dunia kasatmata dan imajiner. Dalam hal ini penderita bisa dikatakan tidak terhubung dengan dunia nyata. Kalau tidak diawasi dan dirawat dengan cara yang benar akan membahayakan orang di sekitarnya.

Gejala Schizophrenia Menurut Para Ahli

Gejala Schizophrenia ada beberapa macam yang mencakup kemampuan berpikir (koognisi), sikap atau emosi. Gejala dan tanda-tandanya pun bervariasi, namun umumnya mencakup delusi, halusinasi atau bicara yang tidak beraturan. Dalam ulasan Mayo Clinic, Gejala Schizophrenia adalah sebagai berikut:

Delusi

Delusi ini berupa mempercayai sesuatu tidak berdasarkan kenyataan. Ia berpikir dilukai atau dilecehkan seseorang, padahal kenyataanya orang disekitar sangat mencintainya. Umumnya mereka tidak bisa menceritakan delusinya pada orang lain lantaran sangat mempercayai apa yang ia delusikan dan ini sulit dipahami orang lain.

Halusinasi

Orang yang berhalusinasi seringkali mendengar atau melihat hal-hal yang tidak nyata. Bagi penderita schizophrenia, hal ini akan berefek pada kehidupan sehari-hari. Ada banyak sekali halusinasi,namun yang paling umum dialami yaitu mendengarkan hal-hal absurd.

Berbicara Tidak Teratur

Pikiran yang kacau alhasil menciptakan penderita schizophrenia sering menceracau tidak jelas. Komunikasi dua arah bekerjsama bisa, hanya saja pertanyaan dan jawabannya sering kali tidak berafiliasi sama sekali. Bahkan mereka berbicara dengan kata-kata yang sulit dimengerti. Para hebat sering kali menyebutnya dengan word salad.

Berperilaku Aneh

Biasanya penderita akan bertingkah absurd ibarat melaksanakan verbal konyol  ibarat bawah umur dan gejolak yang tak pasti. Perilaku mereka sulit sekali berfokus pada tujuan tertentu, sehingga tidak bisa melaksanakan kiprah dengan baik. Mereka umumnya tidak bisa mengikuti instruksi, postur badan tampak aneh, kurang bisa merespon atau  mereka bergerak tak terkendali.

Gejala Negatif Lainnya

Penderita akan mempunyai sikap jelek yang bagi orang biasa ini yaitu hal yang melawan norma. Misalnya menjadi anti-sosial, bicara tanpa ekspresi, tidak tertarik melaksanakan aktivitas sehari-hari dan menarik diri dari lingkungan sosial. Mereka biasanya tidak bisa menikmati hal-hal menyenangkan.
Walau begitu, tanda-tanda setiap orang juga bervariasi dan berubah. Ada yang lebih jelek dan mengalami remisi. Sayangnya tanda-tanda penyakit ini lebih banyaknya menetap.
Selain itu, tanda-tanda bagi perempuan dan laki-laki mempunyai fase yang berbeda. Gejela pada perempuan untuk Schizophrenia Adalah dimulai dari umur 20 an akhir, dan untuk laki-laki di awal umur 20-an. Anak-anak juga bisa mengalami hal ini dan ini sudah biasa. Justru orang remaja yang berusia 45 tahun jarang mengalami penyakit tersebut.

Gejala Schizophrenia Pada Remaja

Gejala Schizophrenia pada remaja kurang lebih sama dengan yang terjadi pada orang dewasa, hanya saja mereka lebih sulit terdeteksi. Ini bisa jadi lantaran tanda-tanda awal yang mereka alami dianggap biasa saja lantaran remaja masih mencari jati diri.
Namun demikian, remaja yang mengalami Schizophrenia akan mengalami tanda-tanda berikut:
  • ·         Menarik diri dari kehidupan sosial baik lingkungan keluarga dan teman
  • ·         Prestasi terus menurun di sekolah
  • ·         Sulit tidur
  • ·         Mudah depresi dan tersinggung
  • ·         Tidak mempunyai motivasi

Nah, jikalau dihubungkan dengan tanda-tanda pada orang dewasa, tanda-tanda Schizophrenia pada remaja ada perbedaan. Mereka lebih sedikit berdelusi dan cenderung mempunyai halusinasi visual.

Kapan Saat yang Tepat Mengunjungi Dokter?

Seseorang yang menderita Schizophrenia sering tidak memperdulikan kondisi kesehatan mentalnya. Sebab itu, keluarga dan sahabat terdekatlah yang harus mengambil tanggung jawab soal hal ini.
Bila Anda melihat tanda-tanda Schizophrenia pada orang terdekat, cobalah untukberbicara dengannya meskipun Anda  tidak bisa mencari pertolongan profesional. Anda bisa membantunya untuk mencarikan dokter khusus yang bisa mendiagnosa dan membantu menangani penderita.
Apa bila orang terdekat Anda membahayakan orang lain dan diri sendiri,coba segera hubungi petugas kesehatan mental terdekat untuk membantu memperlihatkan pertolongan pertama. Biasanya tanda-tanda kritis penderita seorang Schizophrenia antara lain tidak bisa lagi melaksanakan aktivitas dasar yang diharapkan ibarat menggunakan pakaian dan  menyiapkan masakan sendiri. Kecenderungan untuk melaksanakan bunuh diri juga menjadi tanda-tanda krusial yang harus Anda perhatikan.

Apa Penyebab Schizophrenia?

Belum diketahui penyebab niscaya penyakit ini. Namun sebagian besar para hebat menyampaikan penyebab Schizophrenia adalah kombinasi genetik, reaksi otak danjuga lingkungan. Gangguan otak ibarat neurotransmitters glutamat dan dopamin  juga menadi faktor utama seseorang menderita Schizophrenia. Sementara itu, dilansir dari Mayo Clinic menyampaikan bahwa para peneliti masih ragu soal signifikansi perubahan ini. Mereka mengindikasikan Schizophrenia sebagai penyakit otak.

Apa Faktor Resiko Penderita Schizophrenia?

  • ·         Keluarga mempunyai riwayat Schizophrenia
  • ·         Memiliki peyakit autoimmune
  • ·         Usia yang lebih tua
  • ·         Komplikasi kehamilan dan kelahiran contohnya malnutrisi, virus dan tercemar racun dan besar lengan berkuasa pada perkembangan otak
  • ·         Komplikasi Akibat Schizophrenia
  • ·         Kecenderungan melaksanakan bunuh diri
  • ·         Menyakiti diri sendiri
  • ·         Menderita OCD (Obsessive-Compulsive Disorders) atau Aniety dissorder
  • ·         Depresi
  • ·         Pecandu alkohol atau obat-obatan
  • ·         Sulit meng-handle pekerjaan
  • ·         Terisolasi dari kehidupan sosial
  • ·         Masalah kesehatan
  • ·         Perilaku agresif
  • ·         Diagnosa Schizophrenia

Diagnosa Schizophrenia tidak didasarkan pada apa yang terkandung di dalam badan ibarat efek obat, bahankimiadan lain sebagainya. Petugas kesehatan umumnya akan melaksanakan serangkaian tes dan pengamatan sebagai berikut ini:

Tes Fisik

Tes ini dilakukan untuk mencari apakah  gangguan psikologis juga disebabkan oleh riwayat kesehatan.

Screening

Screening ini bisa berupa serangkaian tes contohnya tes kandungan obat dan alkohol. Dokter juga akan meminta penderita mengikuti serangkaian tes contohnya MRI atau CT scan.

Evaluasi Psychiatric

Pada tahap ini pasien akan dianalisa kondisi mentalnya dengan pengamatan mulai dari penampilan, sikap dan lainnya. Dokter akan menanyakan tetang  gagasan, mood, delusi, halusinasi, pemakaian obat-obatan dan kecenderungan untuk bunuh diri atau menyakiti orang lain maupun diri sendiri.

Diagnosa Pengkriteriaan Schizophrenia

Dokter akan akan menggunakan beberapa kriteria dalam tes Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5).
Schizophrenia membutuhkan terapi jangka panjang meskipun gejalanya menghilang. Umumnya dokter akan menyarankan terapi obat dan terapi psikologis. Dalam beberapa kasus, pasien akan disarankan mendapat perawatan di rumah sakit apa bila kondisinya memburuk dan membahayakan orang lain. Dalam hal ini, pasien akan dirawat oleh pekerja sosial, pakar psikologis, perawat dan juga lainnya.

Pengobatan

Proses pengobatan Schizophrenia umumnya menggunakan obat antipsikotik. Obat ini mempunyai kegunaan untuk mengontrol gejala. Obat ini bekerja pada neotransmitter dopamine. Tujuannya yaitu menurunkan tanda-tanda dengan takaran serendah mungkin. Pakar psikologis mungkin saja akan mencoba obat yang lain dengan takaran yang berbeda. Obat lain yang bisa membantu meringankan penyakit Schizophrenia adalah antidepressants atau obat anti-anxiety drugs. Namun demikian, diharapkan beberapa ahad untuk melihat perkembangan penyakit.
Sayangnya, pengobatan terhadap Schizophrenia menjadikan imbas samping  serius. Hal ini tentu akan besar lengan berkuasa pada pemilihan obat. Untuk  itu banyak yang diberikan injeksi ketimbang pil lantaran pasien yang sulit diajak kerjasama.
Baru-baru ini ada obat generasi kedua yang tidak terlalu memperlihatkan imbas samping yang lebih rendah dari pada antipsikotik.Obat-obat tersebut meliputi:
  • ·         Ziprasidone (Geodon)
  • ·         Risperidone (Risperdal)
  • ·         Quetiapine (Seroquel)
  • ·         Paliperidone (Invega)
  • ·         Olanzapine (Zyprexa)
  • ·         Lurasidone (Latuda)
  • ·         Lloperidone (Fanapt)
  • ·         Clozaine (Clozaril)
  • ·         Cariprazine) (Vraylar)
  • ·         Brexpiprazole (Rexulti)
  • ·         Asenapine (Saphris)
  • ·         Aripiprazole (Abilify)

Generasi Pertama Antipsikotik
Generasi pertama antipsikotik memiliki  imbas samping panjang, khususnya gangguan gerakan atau (tardive dyskinesia). Generasi pertama antipsikotik antara lain:
·         Chlorpromazine
·         Fluphenazine
·         Haloperidol
·         Perphenazine
Generasi pertama antipsikotik cenderung lebih murah dari pada generasi ke-dua. Terutama yang berlabel generik.

Terapi Lain yang Dibutuhkan

Intervensi Psikososial

Terapi Individual biasanya berisi ihwal bagaimana seorang pasien bisa berpikir normal. Serta mengajari pasien untuk berguru mengelola stress biar bisa meringankan penderitaan.

Latihan Bersosialisasi

Penderita Schizophrenia umumnya sangat sulit bersosialisasi. Untuk itu, doktor akan melaksanakan terapi sosialisasi biar bisa berkomunikasi dengan orang lain dan bisa beraktifitas dengan normal.

Terapi Keluarga

Terapi ini berisi derma dan pendidikan kepada keluarga terkait penyakit Schizophrenia. Ini bertujuan biar keluarga juga turut berpartisipasi membantu penyembuhan pasien.

Pelatihan Kejuruhan

Terapi ini bertujuan untuk memperlihatkan skil pada pasien biar bisa menghadapi tantangan hidup sehabis dinyatakan bisa kembali kekehidupan masyarakat. Pelatihan ini berisi ihwal skil yang diharapkan dalam dunia kerja.

Apa Itu Paranoid Schizophrenia?

Ini merupakan salah satu tipe Schizophrenia yang diikuti dengan paranoia. Umumnya penderita akan selalu menaruh rasa curiga pada orang lain, sehingga akan mengganggu pekerjaan, pertemanan dan relasi seseorang. Meskipun penyakit ini disebut sebagai gangguan mental jangka panjang, namun pasien masih bisa meminum obat pendamping terapi.

Gejala Paranoid

Dilansir dari situs Webmd, ilusi dianggap sebagai hal yang kasatmata oleh penderita meskipun tidak pernah ada bukti kuat. Seseorang yang mempunyai tanda-tanda paranoid contohnya akan mengalami pikiran ibarat ini:
  • Pasien merasa rekan kerja berusaha menyakitinya contohnya dengan menaruh racun di makanan.
  • ·         Merasa diselingkuhi pasangan
  • ·         Merasa dimata-matai pemerintah
  • ·         Merasa orang-orang disekitarnya sedang berencana menyakitinya

Karena itulah seseorang yang mengalami paranoid akan mengalami banyak duduk kasus baik dalam relasi suami istri atau lingkungan sosial. Untuk itu, penderita lebih ingin sendiri. Dalam beberapa masalah yang lebih buruk,  ilusi paranoid ini akan menciptakan pasien murka dan merasa terancam, sehingga ia cenderung menyakiti orang lain untuk melindungi diri, dan biasanya aksi ini lebihsering terjadi di rumah atau orang-orang terdekat, ibarat yang dialami oleh penembakan dua balita oleh anggota polisi kemarin.

Pengobatan Paranoid Schizophrenia

Doktor akan meresepkan obat antipsikotik untuk mengurangi delusi. Bentuknya bermacam-macam,mulai dari cair, pil atau injeksi. Namun, obat ini gres terlihat efeknya sehabis beberapa minggu, namun pasien akan merasa sedikit lebih tenang.
Akan tetapi, meskipun pasien terlihat lebih baik, sebaiknya obat terus diminum. Jika tidak, ilusi akan tiba lagi.
Hindari konsumsi marijuana, cocain, nicotne atau stimulan yang lainnya lantaran serangkaian obat ini menciptakan paranoia semakin buruk.

Apa yang Harus Kita Lakukan Bila Anggota Keluarga Terkena Schizophrenia?

Memberikan derma orang terdekat yang menderita Schizophrenia artinya harus membantunya mendapat pengobatan medis dan psikologis. Berikut yaitu beberapa hal yang bisa dilakukan:

Cari Pengetahuan Tentang Schizophrenia

Schizophrenia merupakan gangguan mental yang sulit dimengerti. Jadi, cobalah untuk berguru ihwal penyakit mental ini sebanyak mungkin. Sebanyak apa pun yang Anda bisa. Karena, semakin banyak pengetahuan yang Anda dapatkan, akan lebih gampang membantu pasien untuk kembali ke kehidupan normal. Dukunglah anggota keluarga yang menderita Schizophrenia lantaran ini akan membantunya berkomitmen menjalani terapi.

Punya Tujuan

Dokter akan membuatkan planning yang berisi ihwal sasaran yang harus dicapai oleh pasien. Tugas Anda selanjutnya yaitu mengingatkan pasangan biar selalu disiplin mengejar sasaran supaya bisa kembali menjalani kehidupan dengan normal. Dorong orang terkasih menjalani treatment supaya tanda-tanda semakin turun.

Selalu Cari Tahu ihwal Perkembangan Penyakit Sedetail Mungkin

Usahakan temani anggota keluarga ketika pergi ke terapis. Tanyakan detail perkembangan Schizophrenia sedetail mungkin. Kalau bisa, catat setiap saran yang diberikan oleh dokter. Beberapa perkembangan ibarat ini umumnya akan disampaikan oleh dokter Anda:
  • ·         Perkembangan  Schizophreniayang dialami oleh orang terdekat Anda.
  • ·         Kondisi medis
  • ·         Sumber stress lain yang menciptakan kondisi pasien semakin buruk
  • ·         Prosedur pengobatan contohnya herbal, vitamin, aksesori dan lain sebagainya.

Bergabung Komunitas

Ajak anggota keluarga dan sahabat penderita  Schizophrenia bergabung dalam grup. Pastikan ia ikut dalam banyak sekali pertemuan biar ia bisa saling mengembangkan pengalaman dan tidak merasa sendiri.

Hindari Stress

Cara menghindari stres bisabermacam-macam, contohnya mengajak pasian berlatih Yoga, meditasi, tai chi dan lainnya. Ajak orang terdekat Anda yang menderita Schizophrenia untuk melakukannya secara teratur.

Tahu Cara Merespon

Ketika seseorang yang mengidap Schizophrenia tengahberhalusinasi atau  berdelus, katakan padanya bahwa Anda juga melihat sesuatu dengan cara Anda sendiri. Hormatilah apa yang ia ceritakan dan berbuat baik padanya, bertindak suportif dan memamnggil dokter bila perlu.
Jika ia berhalusinasi lagi, tetap hening dan panggil petugas terdekat. Katakan bahwa ia sedang mengidap Schizophrenia. Jangan pernah mencoba berargumen, membentak, mengkritik, mengancam, menghalangi pintu, menyentuh atau bangun di dekatnya. Hindari juga kontak mata yang membuatnya merasa terancam.

Siap Merespon

Jika penderita Schizophrenia sedang mengalami psikotik (halusinasi dan delusi) hubungi orang-orang yang bisa menanganinya secara langsung. Bila ada orang lain di sekitas Anda yang mau membantu. Minta mereka temani  penderita sambil menunggu dokter datang.
Jika penderita mencoba untuk bunuh diri, jangan biarkan ia sendiri. Katakan pada beberapa orang yang menangani pasien bahwa ia mengidap Schizophrenia.

Tahu Tanda-tanda Bunuh Diri

Jangan khawatir, kebanyakan penderita Schizophrenia tidak berbahaya. Mereka cenderung menyakiti diri sendiri. Berhati-hatilah bila orangterdekat Anda yang menderita Schizophrenia sering menulis puisi dan catatan. Amati apakah mereka cenderung menuliskan kalimat yang mengindikasikan ke bunuh diri.

Tetaplah Bersamanya

Jika penderita Schizophrenia merasa sendiri, kecenderungannya untuk melaksanakan bunuh diri juga tinggi. Cobalah untuk selalu menemani penderita biar tidak kesepian.

Pahami Diri Anda Sendiri


Sangat normal bila kita merasa sedih, terpukul, murka dan lainnya ketika mengetahui orang tederkat terkena penyakit  Schizophrenia. Cobalah untuk mencari orang yang bisa membantu meringankan beban Anda, setidaknya mendengarkan keluh kesah yang Anda miliki.

Wednesday, 8 August 2018

Down Syndrome Ialah Kelainan Genetik, Tapi Apakah Dapat Dicegah?

Sedikit sulit mengetahui buah hati menderita down syndrome. Harapan untuk mempunyai buah hati yang tumbuh sehat, cerdas dan tangkas eksklusif pupus lantaran hal ini. Alih-alih mengatakan perhatian pada buah hati, orang bau tanah kerap mengabaikan perkembangan si kecil atau malah menyia-nyiakannya lantaran aib dan menganggapnya sebagai anak cacat. Padahal, ketika Anda sadar, down syndrome yaitu sebuah anugrah yang dapat Anda gali. Anda pun dapat melihat mereka tumbuh dan mempunyai kehebatan menyerupai bawah umur lainnya asalkan mau sabar dan berusaha.

down syndrome

Apa Ciri-ciri Down Syndrome?

Ciri-ciri down syndrom gampang sekali dibedakan jikalau Anda membandingkannya dengan anak normal. Beberapa ciri khas down syndrom adalah  sebagai berikut:
·         Bentuk wajah khas, cenderung datar dengan pendengaran kecil serta bola mata yang miring ke atas. Selain itu, anak dengan down syndrome ini mempunyai ekspresi yang lebih kecil.
·         Anak yang menderita down syndrome mempunyai kaki dan lengan yang pendek. Lehernya pun juga pendek dan perkembangannya tidak dapat optimal menyerupai anak normal lainnya.
·         kecerdasan intelektual di bawah rata-rata. Akan tetapi hal ini cenderung bervariasi.
·         sementara itu, otot anak yang menderita down syndrome cenderung lemah dan persendiannya longgar.
Rupanya, kasus kelahiran bayi dengan Down Syndrome ini cukup serius. Bahkan berdasarkan data WHO, 1 dari 1000 kelahiran di dunia mengalami hal ini. Bahkan berdasarkan jurnal Pediatri, kelahiran Down Syndrome di Indonesia tercata 300.000 jiwa di tahun 2016. 

Apa Penyebab Utama Down Syndrome?

Penyebab utama down syndrome yaitu kromosom yang tidak normal. Umumnya insan mempunyai jumlah kromosom 46, akan tetapi seseorang dengan down syndrom mempunyai 47. Dalam beberapa kasus lainnya, kerusakan kromosom juga  dapat menimbulkan hal ini. Perubahan kromosom tidak normal akan mempengaruhi pertumbuhan badan dan otak.
Dalam situs kesehatan terbesar,Webmd, para jago masih belum dapat menjelaskan secara niscaya penyebabnya. Akan tetapi, beberapa hal berikut ini dapat meningkatkan resiko down syndrome pada seorang anak:
·         Hamil bau tanah dimulai usia 35 tahun atau di atasnya. Banyak sekali para jago yang percaya perempuan yang tengah hamil di usia ini rentan mengalami down syndrome.
·         Memiliki garis keturunan yang mengalami Down Syndrome juga membuka peluang lebih besar terkena kasus yang sama.
·         Pernah mempunyai anak dengan riwayat down syndrome.

Jenis-Jenis Down Syndrome

Sementara itu, berdasarkan Mayo Clinic, down syndrom akan muncul ketika jumlah chromosom 21 muncul. Jumlah sel ini akan mengakibatkan keganjilan yang mana ini akan bertanggungjawab pada karakter. Menurut situs ini, ada beberapa jenis down syndrome yang masing-masing mempunyai ciri-ciri berbeda.
Trisomy 21
Sekitar 91%, Down syndrome ini disebabkan oleh trisomy(anak mempunyai tiga kopian kromosom 21), di semua sel. Hal ini akan menghasilkan ketidaknormalan pada perkembangan sperma dan sel telur.
Mosaic Down Syndrome
Kasus ini termasuk jarang.Anak mempunyai jumlah sel ekstra dengan duplikasi kromosom 21. Perkembangan sel abnormal ini disebabkan oleh pembelahan sel setelah fertilisasi.
Translocation Down Syndrome
Translocation Down Syndrome yaitu menempelnya kromosom 21 ke kromosom lainnya baik setelah atau sebelum pembuahan.

Apakah Down Syndrome Benar-benar Diwariskan?

Mayo Clinic mengatakan klarifikasi berbeda wacana sifat waris pada kasus Downsyndrome. Menurut situs ini, Down Syndrome tidak diwariskan. Ini lebih disebabkan oleh kesalahan pembelahan sel telur, seperma atau embrio.
Hanya Translocation Down Syndrome yang dikatakan dapat diturunkan ke anak. Namun demikian, hanya sekitar 4% yang menderita jenis ini, dan ada 1/3 dari bawah umur ini mewarisinya dari orangtua.
Ketika translocation ini diwariskan, salah satu antara ayah atau ibu memeliki materi genetis yang berubah, hanya saja tidak ada suplemen materi genetik lainnya. Ini maksudnya hanya berperan sebagai balance carrier yang sama sekali tidak mempunyai atau menderita down syndrome. Ke depan, orang menyerupai ini yang dapat mempunyai anak menderita down syndrome.
·         Jika ayah sebagai carrier, resikonya diprediksi sekitar 3%
·         Jika sang ibu sebagai carrier, resikonya antara 10%-15%
Apakah Menjadi Down Syndrome Bisa Mengakibatkan Komplikasi?
Ada sejumlah resiko yang dapat diderita seorang anak dengan down syndrome. Saat umur semakin tua, mereka cenderung menderita beberapa penyakit berikut ini:
Cacat Jantung
Ada sekitar setengah dari anak yang menderita Down Syndrome mempunyai cacat jantung. Hal ini tentu saja membutuhkan perawatan sepanjang hidupnya atau dengan melaksanakan operasi ketika masih bayi.
Leukimia
Anak muda dengan Down Syndrome lebih rentan terkena leukimia.
Penyakit Infeksi
Anak dengan Dow Syndrome mempunyai sistem imun yang tidak normal. Karena itu, mereka rentan terkena penyakit yang disebabkan oleh infeksi, menyerupai pneumonia.
Demensia
Selain demendia, anak dengan Down Syndrome kemungkinan dapat menderita Alzheimer. Mereka mempunyai resiko kejang-kejang ketika demensia menyerang.
Sleep Apnea
Karena perubahan tulang dan jaringan lunak, bawah umur dengan Down Syndrome dapat mengalami sleep apnea yaitu gangguan pernapasan ketika tidur. Umumnya hal ini ditandai dengan dengkuran ketika tidur.
Obesitas
Seseorang yang menderita Down syndrome  lebih beresiko terkena obesitas
Terlepas dari hal ini, tidak semua anak dengan Down Syndrome akan mengalami penyakit di atas. Dulu, anak yang menderita kelainan ini umumnya memang hanya dapat bertahan hingga usia 10 tahun. Untuk jaman sekarang, ada banyak orang yang menderita kelainan ini dan dapat bertahan hingga 60 tahun. Hal ini juga tergantung dengan kesehatan dan perawatannya.

Bagaimana Diagnosa Down Syndrome?

Diagnosa down syndrome yaitu dengancara melaksanakan serangkaian tes. Umumnya hal ini dilakukan ketika dalamkondisi kehamilan.
Screening Test
Tes ini mencakup tes darah atau ultrasound yang dilakukan di masa  trimester. Ini akan membantu Anda melihat apakah bayi beresiko terkena Down Syndrome. Namun demikian jangan terlalu banyak beban ketika melaksanakan tes ini. Bisa saja karenanya meleset.
Diagnostic Test
Tes ini mencakup amniocentesis atau chorionic villus sampling yang mana berfungsi untuk melihat potensi down syndrome yang mungkin terjadi pada bayi.

Bagaimana Penanganan Down Syndrome?


Karena ini merupakan kelainan, maka penangan Down Syndrome yaitu dengan melaksanakan pendekatan yang sempurna biar mereka dapat hidup menyerupai yang lainnya. Tanyakanlah dokter pribadi Anda soal penanganan buah hati. Di beberapa negara, termasuk di negara kita ada banyak sekali lembaga yang memperlihatkan banyak sekali macamperawatan khusus bagi anak penderita kelainan ini. Perawatan mencakup aktifitas kognitif, sensorik dan motorik. Programnya juga majemuk dan yang niscaya melibatkan terapis serta pengajar khusus. Ini dimaksudkan untuk membantu perkembangan berguru si kecil mulai dari perkembanganbahasa, skil sosial, bahasa dan skil lainnya yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.
Dimulai dari semenjak lahir, bayi akan melalui serangkaian tes, mulai darimata, tiroid, pendengaran dan lainnya.  Sebab, ini akan membantu Anda memilih perawatan yang pas. Doktor akan menciptakan serangkaian terapi yang dapat Anda lakukan. Seperti contohnya terapi berbicara dan terapi fisik. Sementara itu, remaja yang tumbuh dengan Down Syndrome mungkin membutuhkan terapi okupasi menyerupai mempelajari banyak sekali jenis pekerjaan terntentu dan bagaimana cara hidup sendiri. Ini akan memabantu perkembangan sosial dan emosinya.
Selain itu, demi kesuksesan buah hati,  ada baiknya Anda juga melaksanakan beberapa hal berikut ini:
·         Mempelajari Down Syndrome sebanyak yang Anda bisa. Ini akan membantu Anda  mendapat citra apa yang dapat dicapai oleh si kecil.
·         Cari tahu apakah ada pembiayaan khusus dari pemerintah soal Down Syndrome. Coba hubungi lembaga-lembaga  terkait yang bekerjasama dengan anak disabilitas. Carilah gosip apakah ada jadwal yang dapat Anda ikuti bersamabuah hati.
·         Cari sekolah yang sesuai dengan kebutuhan si kecil. Ini sangat penting untuk membantu perkembangan psikologis Anda.
·         Selalu dukung si kecil. Pahamilah bahwa membesarkan anak dengan Down syndrome membutuhkan treatment yang berbeda. Jangan sekali-kali membandingkan anak Anda dengan yang normal. Jelaskan bahwa mereka spesial.
·         Kelilingi diri Anda dan buah hati dengan orang-orang positif. Sangat sulit membesarkan si kecil dengan kelainan menyerupai itu. Namun yang dapat Anda lakukan yaitu berkumpul dengan orang-orang yang mempunyai semangat tinggi. Tekankan pada buah hati bahwa ia dapat menyerupai yang lain asal mau berusaha dan berjuang.
·         Jangan menyerah! Ada banyak ibu yang mempunyai pengalaman yang sama dengan Anda. Bergabunglah dengan mereka di forum-forum untuk mendapat banyak support dan membuatkan pengalaman bersama.
·         Minum multivitamin bila perlu meningat kondisi buah hati tidak sama menyerupai lainnya. Mereka cenderung mempunyai sistemimun yang lemah sehing butuh perawatan kestra. Jangan lupa konsultasi dengan dokter jenis multivitamin apa yang boleh dikonsumsi. Karena kadang bua hati Anda mempunyai kondisi tertentu sehingga tidak diperbolehkan meminum jenis vitamin tertentu.
·         Ajak bersosialisasi. Sangat penting untuk mengajaknya bersosialisasi dengan orang lain lantaran ini akan membantu si kecil berinteraksi ketika dewasa. Memang kadang beberapa orang akan memandang cara yang berbeda, tapi jangan khawatir. Anda melatihnya untuk berhadapan eksklusif dengan masyarakat.
·         Tunjukan penderita Down Syndrome yang berhasil sukses. Ini akan membantu memupuk semangatnya untuk berusaha lebih optimal. Anda dapat memperlihatkan video, atau surat kabar yang mengabarkan seorang Down Syndrome berhasil meraih cita-citanya. Tentunya ia akan bersemangat mendengar kabar tersebut.

Team Care Yang Bisa Anda Hubungi

Tugas Team Care Down Syndrome yaitu untuk memenuhi kebutuhan si kecil ketika tumbuh dan berkembang. Mereka akan membantu buah hati dalam proses penting ini. Berikut yaitu sejumlah Team Care yang dapat dihubungi:
·         Dokter Anak (untuk konsultasi rutin dan membantu Anda memilih treatment yang pas)
·         Kardiolog Anak-anak
·         Terapis Okupasi
·         ahli Patologi Ucapan
·         Dokter Mata Anak-anak
·         Audiologis
·         Terapis Fisik
·         Spesialis THT anak-anak
·         Ahli Saraf Khusus Anak
·         Developemental Pediatrician
·         Pediatric Endocrinologist
·         Gastroenterologist Khusus Anak

Apakah Down Syndrome Bisa Dicegah?


Tidak ada pencegahan untuk kelainan (Mayo Clinic). Bila Anda beresiko mempunyai anak dengan Down Syndrome berkonsultasilah dengan dokter khusus.Biasanya jikalau di luar negeri disebut Genetic Counselor. Mereka setidaknya akan mengatakan citra kemungkinan apakah Anda mempunyai Down Syndrome. Mereka bisanya akan menjelaskan tes prenatal dan menjelaskan laba dan kerugiannya. Selebihnya, dokter akan mengatakan pendidikan ketika Anda ternyata mempunyai kemungkinan hamil dengan anak Down Syndrome.