Showing posts sorted by relevance for query obat-tradisional-sakit-kepala-sebelah. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query obat-tradisional-sakit-kepala-sebelah. Sort by date Show all posts

Thursday, 30 August 2018

Sakit Kepala Migrain

Obat Net Obat Tradisional, Sakit Kepala Migrain
Pengobatan Lewat Internet


Bila anda ingin mengatasi sakit kepala atau migrain tapi tidak mau mengkonsumsi obat-obatan, paprika atau hot peppers lah yang mungkin anda butuhkan. Penggunaan obat medis biasanya ada yang efektif tapi ada yang sudah tidak mempan. Beberapa jenis antimigrain (anti sakit kepala) tersebut bahkan sanggup mengakibatkan ngantuk.
Obat tradisional (remedies) menyerupai paprika mengandung zat capsaicin yang telah dipakai sebagai penghilang nyeri alami semenjak lama.

Meskipun demikian tidak semua jenis paprika ampuh untuk mengatasi migrain alasannya yakni tidak semuanya mempunyai kandungan capsaicin yang sama. Anda sanggup melaksanakan eksperimen sendiri jenis paprika yang cocok bekerja mengatasi sakit kepala anda.



Obat herbal untuk sakit migrain Tradisional. Migrain merupakan sakit kepala (sebelah belahan kanan/kiri) dengan serangan yang berulang. Penyakit ini berbeda dengan sakit kepala biasa yang pernah aku tulis pada beberapa waktu beserta dengan ramuan herbalnya. Rasa sakit yang ditimbulkan oleh migrain ini berlangsung beberapa jam bahkan hingga 3 hari penuh.

Gejala awal pada penderita awalnya penderita merasa penglihatannya berkunang kunang dan kepala berdenyut disertai rasa mual bahkan hingga muntah. Penderita menjadi sensitif dengan cahaya. Penyakit migrain biasanya muncul secara mendadak.

Migrain ini berdasarkan ilmu kedokteran terjadi akhir ketidak seimbangnya zat kimia otak yang mengakibatkan pembuluh darah di kepala menyempit sehingga suplai darah ke jaringan otak terganggu. Penyakit ini biasanya dipicu oleh perubahan suhu udara yang mendadak, faktor emosi, hormonal, kelelaan fisik maupun mental ataupun jenis masakan tertentu.

Menurut pengalaman pribadi aku penyakit migrain itu akan sering terjadi pada orang yang sulit untuk memaafkan orang lain ataupun pada orang yang pendendam.

Disini kita akan membahas wacana solusi herbal mengatasi migrain, perlu dipahami bahwa ini termasuk perjuangan lahir. Untuk bathinnya sudah aku bahas di paragraf sebelumnya.


Mengobati migrain dengan Daun Dewa

Daun yang kuasa bersifat anti racun dan pelancar peredaran darah, pencegah pengupalan darah serta penekan rasa sakit. Dengan memakai daun yang kuasa akan membantu proses penyembuhan migrain

Cara pengolahan daun dewa untuk obat:
  • Ambil 3 lembar daun yang kuasa segar kemudian dicuci besih, gunakan daun yang kuasa ini sebagai lalapan 3 kali sehari masing masing 3 lembar. Atau memakai cara lain yaitu dibentuk minuman, dengan cara 3 lembar daun yang kuasa yang sudah higienis diblender dengan air matang 100 cc hingga halus. Minumlah ramuan ini sebanyak 3 kali sehari.

Mengobati migrain dengan pegagan (Centela asiatica)
  • Pegagan mempunyai sifat anti racun, anti infeksi, penurun panas, peluruh kencing, penekan rasa sakit’ pelancar peredaran darah serta sanggup memperbaiki jaringan badan yang rusak. Dengan mengkonsumsi pegagan migrain akan berangsur angsur sembuh dan dibutuhkan tidak kambuh lagi.

Cara penggunaanya:

  • Ambil 15-25 gram daun pegagan kemudian basuh higienis dan rebus dengan kuali dari tanah liat dengan 3 gelas air hingga mendidih. Biarkan hingga tinggal separuhnya kemudian saring dan minum 3 kali sehari masing masing 1 gelas.
Sedikit isu yang sanggup kami berikan biar isu diatas bermanfaat bagi anda sekalian. obat hermal memang untuk penyembuhanya sedikit lebih usang dari pada obat- obatan dari pabrik / apotik tetapi untuk imbas samping obat herbal ini sangat sedikit dan bahkan tanpa imbas samping.

Semoga bermanfaat
PENTING..!!!
Hanyalah Alloh SWT yang menyembuhkan kita hanya berusaha, sebelum minum obat bacalah Bismillah.

dari Bebagai Sumber

Tuesday, 26 March 2019

Kandungan Nutrisi Dan Khasiat Jahe Untuk Kesehatan

Kandungan Nutrisi dan Khasiat Jahe untuk Kesehatan - Jahe mempunyai nama Latin Zingiber Officinale, merupakan salah satu jenis flora rimpang yang sangat terkenal sebagai rempah-rempah yang juga sangat bermanfaat untuk dijadikan sebagai materi obat tradisional dalam aneka macam pengobatan penyakit.

Kandungan Nutrisi dan Khasiat Jahe untuk Kesehatan Kandungan Nutrisi dan Khasiat Jahe untuk Kesehatan
Rimpangnya berbentuk jari yang menggembung pada ruas-ruas tengah, rasanya yang pedas sangat mendominasi dalam rimpang jahe ini diakibatkan lantaran adnaya senyawa keton berjulukan zingeron. Ketika cuaca dingin, jahe ini sangat cocok untuk dikonsumsi biar tubuh menjadi hangat. Biasanya penggunaan jahe untuk menghangatkan tubuh ini dimanfaatkan sebagai wedang dan beberapa jenis varian lainnya.

Kandungan Nutrisi Jahe

Jahe mengandung energi sebesar 51 kilokalori, protein 1,5 gram, karbohidrat 10,1 gram, lemak 1 gram, kalsium 21 miligram, fosfor 39 miligram, dan zat besi 2 miligram.  Selain itu di dalam Jahe juga terkandung vitamin A sebanyak 30 IU, vitamin B1 0,02 miligram dan vitamin C 4 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melaksanakan penelitian terhadap 100 gram Jahe, dengan jumlah yang sanggup dimakan sebanyak 97 %.

Khasiat Jahe untuk Kesehatan Tubuh

1. Melancarkan sirkulasi darah

Khasiat jahe untuk kesehatan tubuh yang pertama yakni untuk melancarkan sistem sirkulasi atau peredaran darah. Gingerol dalam jahe bersifat antikoagulan yang sanggup mencegah penggumpalan darah, dengan mencegah tersumbatnya pembuluh darah yang merupakan penyebab utama penyakit stroke dan serangan jantung.

2. Mengatasi perut kembung

Ekstrak jahe bermanfaat untuk mengatasi perut kembung dan nyeri. Jahe biasanya dipakai untuk mengobati gangguan pada pencernaan dan iritasi usus.

3. Mengobati migrain

Pada sebuah studi mengatakan jahe bisa menghentikan prostaglandin yang merupakan salah satu faktor penyebab sakit kepala. Dengan demikian, jahe bisa mengurangi penyakit migrain atau sakit kepala sebelah.

4. Mengobati demam dan batuk

Kandungan gingerol pada jahe ternyata tidak hanya bermanfaat sebagai pelancar sirkulasi dalam tubuh. Gingerol juga bisa mengurangi tanda-tanda demam dan batuk. Mengkonsumsi jahe secara tidak eksklusif berarti Anda menekan timbulnya imbas samping menyerupai yang terkandung dalam kandungan obat-obat kimia.

5. Mencegah perut buncit

Dengan mengkonsumsi jahe secara rutin sebelum makan sanggup mencegah terjadinya perut buncit. Hal ini lantaran jahe bisa melancarkan sistem metabolisme dan pencernaan dalam tubuh. Dengan adanya peningkatkan metabolisme tersebut, maka proses pembakaran kalori akan berlangsung dengan baik dan Anda-pun terhindar dari perut buncit. (Tips untuk Mengecilkan Perut Buncit).

6. Menurunkan tekanan darah

Jahe sanggup untuk merangsang pelepasan hormon adrenalin dan juga sanggup memperlebar pembuluh darah, yang sanggup mengakibatkan darah mengalir menjadi lebih lancar dan lebih cepat serta sanggup meringankan kerja jantung dalam memompa darah. Baca => Obat Tradisional Penyakit Darah Tinggi.

7. Menurunkan berat badan

Jahe menyerupai yang disebutkan diatas bahwa jahe sanggup melebarkan pembuluh darah yang memperabukan kalori menjadi panas tubuh dan jahe hanya mengandung sedikit kalori yang terkandung, sehingga tidak berkontribusi untuk menaikan berat badan. Mengkonsumsi jahe dengan cara menciptakan wedang setiap hari sanggup menjaga kesehatan dan metabolisme tubuh.

8. Mengobati sakit gigi

Nyeri gusi dan sakit gigi ternyata sanggup juga dicegah dengan meminum minuman air jahe. Hal ini lantaran jahe bersifat antijamur dan antibakteri.

9. Mencegah siklus menstruasi yang tidak teratur

Manfaat jahe salah satunya sanggup bermanfaat untuk menjaga keteraturan siklus menstruasi bagi wanita. Di negeri China misalnya, jahe yang kemudian dicampurkan dengan gula merah dalam teh banyak dikonsumsi untuk mengurangi rasa kram pada dikala tiba bulan.

10. Membuat tubuh perkasa

Kandungan senyawa yang terdapat jahe ada yang bersifat inklamasi. Hal ini tentunya efektif dalam hal untuk membangun otot pada potongan tubuh menyerupai otot pada lengan. Berdasarkan sebuah penelitian bahwa sanggup disimpulan dengan mengkonsumsi jahe secara teratur dan rutin sanggup membantu untuk mengurangi rasa sakit yang terjadi pada otot yang disebabkan lantaran latihan fisik secara berlebihan.

11. Obat jerawat

Sebuah penelitian yang sebelumnya sudah dilakukan di Universitas Maryland Medical Center, untuk membantu dalam mencegah timbulnya jerawat pada kulit wajah dianjurkan untuk mengkonsumsi jahe maksimal 4 gr/hari, lantaran apabila terlalu berlebihan sanggup mengakibatkan imbas samping menyerupai mulas, iritasi dan diare. Bagaimana, tertarik untuk mencoba jahe sebagai obat tradisional penghilang jerawat? Selamat mencoba.

12. Obat mabuk perjalanan

Terlebih untuk yang sering mengalami mabuk dalam perjalanan, sebaiknya mengkonsumsi minuman jahe. Rempah-rempah yang satu ini diyakini sanggup mengurangi rasa mual juga menyembuhkan jet lag.

13. Bersifat anti alergi

Manfaat jahe bersama ekstrak biji anggur sanggup bermanfaat untuk membantu mengurangi demam dan problem serupa yang seringkali sanggup terjadi selama animo alergi.

14. Mengobati morning sickness

Rasa mual, perut kembung dan rasa ingin muntah pada pagi hari, termasuk pada perempuan yang sedang hamil. Morning sickness sanggup disembuhkan dengan mengkonsumsi ramuan minuman jahe.

15. Mengangkal radikal bebas

Jahe mengandung kandungan antioksidan yang bisa untuk sanggup mengatasi imbas merusak lantaran disebabkan oleh radikal bebas dalam tubuh.

16. Peradangan

Jahe menyerupai pada nomor 1 bahwa jahe mempunyai kandungan senyawa yang dinamakan gingerol. Senyawa gingerol ini bertanggung jawab untuk sebagai aroma menyengat dan khasiat anti-inflamasi. Pada dikala mencari obat anti peradangan pastikan obatnya mempunyai kandungan gingerol.

17. Arthritis

Ekstrak jahe yang juga bermanfaat pada penderita arthritis dan osteoarthritis. Kandungan pada jahe sudah diyakini mengandung komponen yang sanggup menghambat COX, dimana COX merupakan salah satu materi kimia tubuh yang bertanggung jawab perihal timbulnya peradangan. Obat resep penghambat COX ini biasanya mempunyai imbas samping yang sanggup merugikan tubuh. Manfaat jahe sebagai salah satu obat herbal alami sanggup mempunyai khasiat yang serupa dan tanpa imbas samping.

18. Membersihkan kotoran dalam tubuh

Apabila sering mengkonsumsi jahe secara rutin dengan cara diseduh, hal tersebut sanggup menciptakan tubuh menjadi berkeringat. Melalui keringat itulah dikeluarkan aneka macam jenis kotoran jahat yang terdapat dalam tubuh.

19. Antikanker

Kandungan nutrisi dalam jahe sanggup mencegah dan meredam perkembangan sel kaner dalam tubuh. Sejumlah studi etlah mengungkapkan bahwa ekstrak jahe bisa memerangi aneka macam jenis kanker, diantaranya yakni penyakit kanker ovarium dan kanker usus.

20. Menurunkan kadar kolesterol jahat

Mengkonsumsi jahe secara rutin bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Kandungan ginerol dalam jahe bersifat antikoagulan yang mencegah terjadinya penggumpalan darah, merangsang pelepasan hormon adrenalin yang kesudahannya sanggup me mperlancar sistem peredaran darah.

21. Mengobati gigitan ular

Cara memakai jahe untuk mengobati luka gigitan ular yakni dengan cara menumbuk rimpang jahe diberi sedikit garam, kemudian tempelkan pada luka bekas gigitan ular beracun, dan langkah ini dilakukan sebagai tunjangan pertama, untuk penanganan lebih lanjut penderita harus ditangai oleh para tenaga medis.

22. Meredakan nyeri sendi

Jahe bisa menghilangkan rasa sakit menyerupai nyeri sendi, kaku pada sendi, dll. Jahe bisa mengurangi pembengkakan rheumatoid arthritis, meredakan nyeri pada punggung dan sakit kepala sebelah.

Sunday, 25 March 2018

Obat Stroke Paten

 Stroke ialah serangan otak yang timbulnya mendadak akhir tersumbat atau pecahnya pembul Obat Stroke Paten
Obat Stroke Paten - Mengenal penyakit stroke, mulai dari gejala, penyebab dan cara pencegahan. Apa itu stroke? Stroke ialah serangan otak yang timbulnya mendadak akhir tersumbat atau pecahnya pembuluh darah otak. Dengan kata lain penyakit stroke ini merupakan penyakit pembuluh darah otak (serebrovaskuler) yang ditandai dengan maut jaringan otak (infark serebral) hal ini disebabkan karenakan adanya penyumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah menuju otak sehingga pasokan darah dan oksigen ke otak berkurang dan menjadikan serangkaian reaksi biokimia yang akan merusakkan atau mematikan sel-sel saraf otak.

Jumlah penderita stroke di Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya. Pada selesai tahun 2012 lalu, sebuah forum mencatat telah terjadi sekitar 500.000 kasus penderita stroke dengan angka 12.500 orang meninggal akhir penyakit tersebut. Sementara sisanya mengalami cacat, baik ringan maupun berat. Karena itu pengobatan awal serta pencegahan menjadi perang penting dalam memerangi stroke.

Penyebab Penyakit Stroke

Ada dua faktor yang merupakan penyebab stroke yaitu resiko medis dan resiko perilaku

1. Faktor risiko medis
Faktor resiko medis yang mengakibatkan atau memperparah stroke antara lain hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), kolesterol, arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), gangguan jantung, diabetes, riwayat stroke dalam keluarga (faktor keturnan) dan migren (sakit kepelah sebelah). Menurut data statistik 80% pemicu stroke ialah hipertensi dan arteriosklerosis.

2. Faktor risiko perilaku
Faktor resiko sikap disebakan oleh gaya hidup dan referensi makan yang tidak sehat ibarat kebiasaan merokok, menkonsumsi minuman bersoda dan beralkohol gemar mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food dan junk food). Faktor resiko sikap lainnya ialah kurangnya aktifitas gerak / olah raga dan obesitas. Salah satu pemicunya juga ialah susasana hati yang tidak nyaman ibarat sering murka tanpa alasan yang jelas.

Gejala Serangan Stroke

Pada tingkat awal, masyarakat, keluarga dan setiap orang harus memperoleh gosip yang terang dan meyakinkan bahwa stroke ialah serangan otak yang secara sederhana mempunyai lima tanda-tanda utama yang harus dimengerti dan sangat difahami. Hal ini penting biar semua orang mempunyai kewaspadaan yang tinggi terhadap ancaman serangan stroke.

Tanda-tanda utama serangan stroke :

  • Rasa bebal atau mati mendadak atau kehilangan rasa dan lemas pada muka, tangan atau kaki, terutama pada satu serpihan tubuh saja
  • Rasa galau yang mendadak, sulit bicara atau sulit mengerti
  • Satu mata atau kedua matamendadak kabur
  • Mendadak sukar berjalan, terhuyung dan kehilangan keseimbangan
  • Mendadak merasa pusing dan sakit kepala tanpa diketahui alasannya ialah musababnya

Selain itu harus dijelaskan pula kemungkinan munculnya tanda-tanda ikutan lain yang sanggup timbul dan atau harus diwaspadai, yaitu;

  • Rasa mual, panas dan sangat sering muntah-muntah
  • Rasa pingsan mendadak, atau merasa hilang kesadaran secara mendadak


Cara Mencegah Penyakit Stroke

Adapun, untuk menghindari stroke seseorang sanggup melaksanakan tindakan pencegahan termasuk membiasakan diri menjalani gaya hidup sehat. Berikut ialah 10 langkah yang sanggup Anda lakukan guna menghindarkan diri dari serangan stroke.

1. Hindari dan hentikan kebiasaan merokok
Kebiasaan ini sanggup mengakibatkan atherosclerosis (pengerasan dinding pembuluh darah) dan membuat darah Anda menjadi gampang menggumpal.

2. Periksakan tensi darah secara rutin
Tekanan darah yang tinggi sanggup membuat pembuluh darah Anda mengalami tekanan ekstra. Walaupun tidak menawarkan gejala, ceklah tensi darah secara teratur.

3. Kendalikan penyakit jantung
Kalau Anda mempunyai tanda-tanda atau gangguan jantung ibarat detak yang tidak teratur atau kadar kolesterol tinggi, berhati-hatilah lantaran hal itu akan meningkatkan risiko terjadinya stroke. Mintalah saran dokter untuk langkah terbaik.

4. Atasi dan kendalikan stres dan depresi
Stres dan depresi sanggup menggangu bahkan menjadikan korban fisik. Jika tidak teratasi, dua hal ini pun sanggup menjadikan duduk kasus jangka panjang.

5. Makanlah dengan sehat
Anda mungkin sudah mendengarnya ribuan kali, namun penting artinya bila Anda disiplin memakan sedikitnya lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Hindari makan daging merah terlalu banyak lantaran lemak jenuhnya sanggup membuat pembuluh darah mengeras. Konsumsi makanan berserat sanggup mengendalikan lemak dalam darah.

Dengan mengenali perihal tanda-tanda dan penyebab serta resiko stroke, dibutuhkan kita semua lebih waspada dan hati-hati dengan selalu menjaga kesehatan. Semoga bermanfaat.

6. Kurangi garam
Karena garam akan mengikatkan tekanan darah.

7. Pantau berat tubuh Anda
Memiliki tubuh gemuk atau obes akan meningkatkan risiko Anda mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes, dan semuanya sanggup memicu terjadinya stroke.

8. Berolahraga dan aktif
Melakukan acara fisik secara teratur membantu Anda menurunkan tensi darah dan membuat keseimbangan lemak yang sehat dalam darah.

9. Kurangi alkohol
Meminum alkohol sanggup menaikkan tensi darah, oleh lantaran itu menguranginya berarti menghindarkan Anda dari tekanan darah tinggi.

10. Mencari Informasi
Dengan mengikuti perkembangan gosip perihal kesehatan, banyak hal penting yang diperoleh guna menghindari kemungkinan atau menekan risiko stroke. Berhati-hatilah, bermacam-macam hormon termasuk pil dan terapi penggantian hormon HRT diduga sanggup membuat darah menjadi kental dan cendrung gampang menggumpal




Mengatasi Penyakit Stroke Dengan Herbal

Pengobatan herbal dengan materi alami sanggup anda jadikan pilihan untuk mengatasi penyakit stroke yang anda derita, Selain murah pengobatan dengan materi alami tentu kondusif tanpa efeksamping.

Salah satu Herbal untuk mengatasi penyakit stroke ialah produk dari De nature Indonesia Centilos dan Morici De nature, Centilos dan Morici paket herbal untuk penyakit stroke yang terbuat dari materi alami dan kondusif di konsumsi lantaran terdaftar di BPOM


Berapa Harga Paket herbal untuk penyakit stroke ini...??
Harga paket herbal penyakit stroke Centilos + Morici Rp. 295.000

Beli Banyak Herga lebih ekonomis dan penobatan lebih intensif
Produk
Jumlah
Harga
  Centiloss + Morici    1 paket    Rp. 295.000,-  
  Centiloss + Morici    2 - 3 Paket    Rp. 275.000,-/Paket  
  Centiloss + Morici    >= 4 Paket    Rp. 250.000,-/Paket  

Bagaimana cara mendapat produk Denature Indonesia ini..??
Silahkan Hubungi KAmi untuk konsultasi dan pemesanan herbal untuk penyakit stroke

Hubungi Kami:
0812 1865 4546 [Call/SMS/Whatsapp]
0819 3173 7711 [Call/SMS/]

Banyak Baget yang menjual produk de nature indonesia di internet, apaka ini Asli (Original)..??
Marketing De Nature Indonesia memang banyak, namun kami tidak buka cabang jadi pengiriman dari satu kawasan (majenang, cilacap, jawa tengah)
jadi jikalau pengiriman dari kota lain sanggup dipastikan itu tidak asli.
Apakah Belanja Online di De Nature Indonesia Aman..??
Berikut ini sebagian screnshot testimoni dari paket yang diterima oleh konsumen kami sebagai materi pertimbangan anda


Mengapa Denature Indonesia..??
  • Produk De Nature Indonesia terdaftar di BPOM
    NAMA PRODUK    
    NOMER REGISTRASI  
Centiloss  TR 163394881
Morici  TR 163395031


  • Produk De nature sudah bersertifikat Halal dari MUI

Jangan tunggu semakin parah untuk penyakit yang anda derita, silahkan hubungi kami untuk pemesanan Morici dan Centiloss De Nature


Hubungi Kami
0812 1865 4546 [Call/SMS/Whatsapp]
0819 3173 7711 [Call/SMS/]

.

Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
Apakah Stroke Ringan Bisa Sembuh Total?
http://herbal234.pbworks.com/w/page/126785120/Obat%20Alami%20Buat%20Mengatasi%20Stroke%20Ringan%20Pada%20Tangan
Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
/search?q=08/cara-mengatasi-gejala-penyakit-stroke-ringan/">Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
/search?q=08/cara-mengatasi-gejala-penyakit-stroke-ringan/">Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
http://getdisabilityinfo.com/obat-penyakit-stroke-ringan.html
Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
/search?q=08/cara-mengatasi-gejala-penyakit-stroke-ringan/">Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
/search?q=08/cara-mengatasi-gejala-penyakit-stroke-ringan/">Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
Penyakit Stroke Sebelah Kiri
Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
/search?q=08/cara-mengatasi-gejala-penyakit-stroke-ringan/">Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
/search?q=08/cara-mengatasi-gejala-penyakit-stroke-ringan/">Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
apa nama obat alami stroke ringan?
http://denature201.bravesites.com/entries/general/mengatasi-gejala-penyakit-stroke-ringan
Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
Terapi Stroke Ringan Adalah
Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
/search?q=08/cara-mengatasi-gejala-penyakit-stroke-ringan/">Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
/search?q=08/cara-mengatasi-gejala-penyakit-stroke-ringan/">Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
Cara Mengatasi Gejala Penyakit Stroke Ringan
Obat Ampuh Sakit Stroke


obat ampuh sakit stroke, obat stroke paling mujarab, pengobatan untuk stroke ringan, cara mengobati hamster stroke, obat tradisional tanda-tanda stroke ringan, pengobatan stroke iskemik, cara mengobati stroke dengan binahong, pengobatan stroke secara medis, pantangan untuk penyakit stroke ringan, distribusi penyakit stroke di indonesia, langkah pengobatan stroke, ubat penyakit stroke, pengobatan stroke secara islam, pengertian penyakit stroke hemoragik, bagaimana mengobati penyakit stroke, obat alami tanda-tanda stroke ringan, pengobatan stroke stem cell, obat penyakit stroke mata, obat stroke penyumbatan, jenis penyakit stroke, obat herbal utk stroke ringan, makalah penyakit stroke hemoragik, penyakit stroke dan cara pencegahannya, nama obat stroke hemoragik, pengobatan stroke batang otak

Monday, 11 June 2018

Lestarikan Jamu Indonesia Dari Dapur Ibu

Me: "MBak Zakia gimana Pak, apa sudah masuk hari ini?."
Pak D: "Belum Bu. Masih Sakit. Hari ini belum dewasa akan Menengok ke Rumah mBak Zakia."
Me: "Kalau Pak Yogi, gimana Pak. Sudah Sehat?"
Pak D: "Beliau hari ini masuk Bu. tetapi kelihatannya masih lemes. Makannya juga masih belum teratur. Hari ini saja ia hanya makan donat. Itu pun sedikit sekali,"
Me: "APa mau saya buatkan jamu ta pak, temulawak apa kunyit begitu?"
Pak D: "Memang ramuan itu bisa untuk pusing ya Bu."
Me: "Kalau bdan pusing dan demam, pilek pakai Jahe saja pak. Madu sama Jahe hangat. Kemarin itu Husni juga saya bikinkan Madu dan Jahe hangat ketika bilang pusing dan pusing. Nggak apa-apa pak, ditawarin saja."
Pak D: "O begitu ya Bu. Isteri saya sering pusing berarti biar minum jahe saja. 
              Itu minumnya sesudah makan ya Bu."
Me: "Kalau Madu dan Jahe itu minumnya sebelum makan nggak apa-apa Pak. Malah manis untuk melapisi lambung. Tapi sebelumnya lambung sudah dinetralisir pakai air putih ya Pak.

Itu yakni sepenggal percakapan saya di sore hari itu bersama HRD di kantor my hubby, lantaran kebetulan beberapa bulan terakhir ini saya membantu my hubby untuk pengembangan di kantor beliau. Yupps, tradisi dan budaya di keluarga saya waktu saya masih kecil terbawa oleh saya hingga saya cukup umur dan berkeluarga. Saya memanfaatkan bahan-bahan yang ada di dapur untuk menjaga kesehatan dan pengobatan kalau sakit.

Ramuan Jamu Godhog (Pic. Dokumen Pribadi, 2012)
Tradisi Keluarga: Ramuan Jamu dari Dapur dan Tanaman Sekitar

Minum ramuan tumbuhan dari kebun dan ladang atau tegalan sudah menjadi tradisi keluarga semenjak saya masih kecil. Saat Ibu saya habis melahirkan, saya diminta membantu mencari daun-daunan menyerupai daun dlingu, daun simbukan, daun katuk untuk diramu bersama bumbu dapur menyerupai ketumbar dan kunyit. Menurut Nenek almarhum, ramuan tersebut sanggup memperlancar Air Susu Ibu (ASI) dan menghilangkan kedaluwarsa anyir ASI dan darah nifas. 
Sengatan kedaluwarsa daun dlingu, daun simbukan, dan kunyit ketika dihaluskan menjadi aroma yang khas yang menusuk di hidung ketika cairan berwarna hijau renta itu siap untuk diminum Ibu.

Tradisi tersebut berlangsung sesudah kami semua sudah beranjak besar dan dewasa. Ibu tetap memakai ramuan daun-daunan dan akar-akaran tidak hanya kalau kami sakit. Tetapi Ibu juga berbagi ramuan untuk kami semua, termasuk Ibu dan Bapak, ramuan untuk menjaga kesehatan. Untuk Bapak, ibu berbagi ramuan kunyit, kunyit putih, brotowali, yang dicampur dengan kuning telur dan madu. Sedangkan untuk kami, anak-anaknya, Ibu menciptakan ramuan tanpa kuning telur.

Saya masih ingat, ketika saya masih kecil dan sakit panas. Ibu akan memberiku minuman kunyit dan telur ayam kampung. Pastinya, telur ayamnya bukan ayam mentah, tetapi telur ayam kampung tersebut dibakar dengan bungkusan daun pisang. Rasa sedap aroma daun pisang yang terbakar menciptakan saya pingin minta lagi dan lagi. 

Jika batuk, maka Ibu akan meminta saya mengunyah kencur. Rasa kencur yang tajam memang menyengat lidah. Namun pada waktu itu saya harus tahan. Dan, lama-lama saya terbiasa juga, sehingga setiap saya batuk saya akan mencari kencur. Setelah mengunyah kencur, batuk memang lebih lancar dan dahak pun gampang keluar, sehingga tenggorokan terasa lega. 
Bahkan hingga sekarang, kalau belum dewasa saya batuk maka saya akan menciptakan parutan kencur dan mengambil airnya. Karena belum dewasa saya tidak terbiasa dengan aroma dan rasa kencur yang menyengat, maka saya memberinya sedikit garam untuk mengatakan sengatan rasa kencur.

Jika batuk yang menyerang disertai pilek dan pusing, maka wedang jahe ibu yang berbicara. Wedang jahe yang dibentuk ibu terasa pedasnya. Terutama kalau ibu menciptakan jahenya dengan memakai jahe merah. Sebagai pemanisnya Ibu memakai Gula Siwalan, yaitu gula yang dibentuk dari nira pohon Siwalan yang banyak ditemukan di kawasan pesisir pantai utara. 
Rasa hangat dan aroma sedap Jahe menciptakan badan ikut hangat dan terasa nyaman. 

Sekarang, kalau belum dewasa batuk dan demam, saya juga masih suka berbagi wedang jahe hangat. Hanya saja, lantaran Gula Siwalan tidak saya temukan di Surabaya, maka pemanisnya saya pakai Madu. Kebetulan saya memakai Madu Lebah Hutan yang saya pesan dari Blitar atau Sumbawa. Madunya bisa madu putih atau madu biasa. Anak-anak sangat menyukai Madu Jahe hangat ini, lantaran rasa hangat dan manisnya memang menciptakan nyaman tubuh.


Nah, ramuan lain yang hingga ketika ini sangat berkesan dalam ingatan saya yakni ramuan daun kumis kucing dan kunyit. Awalnya, Ibu saya mengatakan ramuan ini kepada abang saya yang terkena anyang-anyangan (buang air kecil tidak lancar). Biasanya, di desa kami, ada tradisi kalau terjangkit anyang-anyangan, maka ibu jari kaki akan diikat dengan merang (batang padi yang kering). Namun selama hampir dua hari abang saya mengikat ibu jari kakinya, anyang-anyangan itu tidak juga berhenti. Tentu saja abang saya sangat tersiksa sekali. Hingga balasannya Ibu tetapkan untuk membawa ke rumah Mantri di Puskesmas Desa. 

Sebelum benar-benar berangkat, tiba-tiba ada tamu dari Desa Sebalah (Desa Sendang, Paciran) yang ke rumah dan melewati tumbuhan kumis kucing yang saya tanam di sebelah utara kamar mandi. Melihat tumbuhan tersebut, tamu tersebut menjelaskan bahwa daun kumis kucing sanggup dipakai untuk menyembuhkan orang yang sakit kencing batu. Nah, Ibu pun ada ilham untuk memberikannya kepada kakak. Dengan meramu daun kumis kucing dan kunyit, Ibu meminta abang meminumnya. Rasa pahit daun kumis kucing tersebut memang sangat berkhasiat. Tanpa menunggu lama, abang saya sudah kembali sanggup buang air kecil dengan lancar.

Akhirnya, Ibu pun memasukkan kumis kucing sebagai aktivitas dalam ramuan jamu di keluarga kami. Hebatnya, ketika saya dilepen (dismenore) pun, saya sanggup memakai kumis kucing itu untuk meredakan rasa sakit yang ahli tersebut. Ya, ketika masih remaja, sudah menjadi kebiasaan kalau tiba bulan, maka rasa sakit perut akan menyerang dengan hebat. Dengan daun kumis kucing yang super pahitnya itu, saya biasanya meredakan rasa sakit itu. Saya mengonsumsinya dengan menjadikan lalapan saja, lantaran kalau saya memeras airnya, rasa pahit yang kurasakan sangat tajam. Sedangkan kalau saya menjadikannya lalapan, rasa pahitnya tidak terlalu tajam di lidah.
Aneka Bahan Ramuan Jamu dari Dapur, Kebun, dan Ladang (Pic. Dokumen Pribadi, 2012-2014)
Bukan Sekedar Bumbu Dapur dan Sayur

Dari uraian dongeng di atas, sanggup dilihat bahwa bahan-bahan dari dapur pun sudah bisa dipakai untuk meramu jamu untuk memelihara dan menjaga kesehatan serta untuk pengobatan (preventive, promotive, dan curative). Bahan-bahan di dapur yang harganya murah dan gampang ditemukan. Selain itu, materi dedaunannya pun sanggup diperoleh dengan gampang di kebun atau di ladang.

Jahe
Dalam masyarakat, jahe banyak dipakai untuk menciptakan wedang jahe yang dinikmati ketika hawa dingin. Peran wedang jahe sebagai minuman penghangat ini ternyata juga mempunyai manfaat bagi kesehatan. Sifat khas jahe tersebut timbul lantaran jahe mengandung minyak atsiri (yang menjadikan aroma pedas) dan oleoresin yang menjadikan rasa pedas.
Secara ilmiah, jahe berperan sebagai antikanker, antidepressan, antikoagulasi, antioksidan, sehingga jahe mempunyai manfaat untuk meredakan rasa nyeri, penurun panas, dan peningkat imunitas (Prapti Utami dan Desty Ervira Puspaningtyas, 2013).
Madu dan Jahe (Pic. Dokumen Pribadi, 2013).
Kemampuan jahe dalam meredakan rasa nyeri ini sanggup dipakai untuk melapisi lambung pada penderita sakit maag, di mana jahe dan madu hangat sanggup diminum sebelum makan.


Kencur
Kencur juga merupakan bumbu dapur yang berguna untuk menyedapkan masakan. Namun demikian, kencur mempunyai khasiat kesehatan yaitu untuk mengobati radang lambung, radang anak telinga, influenza, masuk angin, sakit kepala, batuk, menghilangkan lelah. Manfaat kesehatan tersebut disebabkan lantaran kencur mempunyai kandungan minyak atsiri yang terdiri atas kamfer, bormeol, sineol, dan etil alkohol (Setijo Pitojo, 2008).

Kunyit
Secara ilmiah, cuilan rimpang kunyit sanggup dipakai untuk mengobati diabetes mellitus, tifus, usus buntu, disentri, sakit keputihan, memperlancar haid, dan memperlancar asi dan masih banyak manfaat lain yang terkandung dalam kunyit (Biopharmaca Research Center ,BRC).


Ketumbar
Ketumbar merupakan salah satu bumbu dapur yang paling sering dipakai di dapur. Peran ketumbar sebagai penyedap kuliner ini ternyata dilengkapi dengan khasiat kesehatan yang dikandungnya. Dalam biji ketumbar terkandung zat saponin, flavonoid, dan tanin, yang menjadikan ketumbar banyak memberi manfaat kesehatan, menyerupai sariawan, pencernaan, dan haid yang tidak teratur (Suharmiati dan Lestari Handayani, 2005).
Itulah mengapa Ibu memakai ketumbar dalam ramuan jamu sesudah melahirkan. Selain untuk memperlancar nifas, ternyata juga memperbaiki pencernaan, biar nafsu makan tetap terjaga. Dengan demikian, asupan gizi untuk Ibu dan anak tetap terjaga.

Kumis Kucing
Kumis kucing yakni tumbuhan semak-semak yang mempunyai bunga dengan bentuk tangkai putik yang memanjang dari kelopak bunganya. Tangkai-tangkai putik yang terdiri atas beberapa buah tersebut menyerupai dengan kumis kucing sehingga nama flora ini disebut dengan kumis kucing. Dalam Biopharmaca Research Center (BRC) disebutkan bahwa daun kumis kucing  bermanfaat untuk memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik). Inilah makanya, pada ketika abang saya terkena anyang-anyangan, sanggup sembuh dengan cepat ketika meminum ramuan kumis kucing.

Selain itu, juga disebutkan dalam BRC bahwa kumis kucing sanggup dipakai sebagai aniinflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Fungsi sebagai antiinflamasi ini yang membanu saya ketika dismenore menyerang, dan meredakan rasa sakit yang ahli ketika dilepen menyerang.

Daun Katuk
Daun katuk umumnya dimanfaatkan untuk sayur sebagai sobat nasi. namun demikian, dalam daun katuk mengandung manfaat kesehatan yaitu untuk menambah hormon kewanitaan. Itulah mengapa daun katuk banyak dimanfaatkan untuk memperlancar ASI. Kemampuan daun katuk dalam meningkatkan hormon kewanitaan ini disebabkan oleh adanya senyawa fitokimia aktif yang berguna obat, yaitu senyawa eikosanoid dan senyawa yang merangsang pembentukan hormon steroid (Wied Harry Apriadji, 2007).

Mengenalkan Khasiat Bumbu Dapur pada Seluruh Anggota Keluarga

Selain beberapa materi dari dapur ibu dan dedaunan dari ladang dan kebun yang disebutkan di atas, masih ada banyak jenis dedaunan dan bahan-bahan dari dapur yang sanggup dipakai untuk ramuan jamu. Melalui penggunaan dedaunan dan materi yang ada di sekitar kita, maka belum dewasa semenjak dini sudah mengenal bahan-bahan tersebut dan kegunaannya. Bahwa materi di dapur bukan hanya untuk memasak semata, tetapi bisa diramu sebagai jamu yang memberi manfaat kesehatan kepada manusia.

Bagi yang tinggal di kota dengan lahan terbatas, tanaman-tanaman sehat berguna tersebut sanggup ditanam di dalam pot-pot sederhana, yang sanggup dirawat bersama anggota keluarga. Sehingga belum dewasa semenjak dini sanggup mengenali bahan-bahan yang sanggup dimanfaatkan sebagai jamu tradisional dan melanjutkan estafet tradisi secara turun temurun.
Memelihara Tanaman di Pot-pot Sederhana untuk Kebutuhan Dapur dan Kesehatan (pic. dok. Pribadi, 2012)


Referensi:
  • Biopharmaca Research Center (BRC), http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection.
  • Prapti Utami dan Desty Ervira Puspaningtyas, 2013, The Miracle of Herbs, Jakarta, PT Agromedia Pustaka.
  • Setijo Pitojo, 2008, Khasiat Cincau Perdu, Yogyakarta, Kanisius.
  • Suharmiati dan Lestari Handayani, 2005, Ramuan Tradisional untuk Keadaan Darurat di Rumah, Jakarta, PT Agromedia Pustaka.
  • Wied Harry Apriadji, 2007, Makan Enak untuk Hidup Sehat, Bahagia, dan Awet Muda, Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama. 

Saturday, 21 April 2018

Lestarikan Jamu Indonesia Dari Dapur Ibu

Me: "MBak Zakia gimana Pak, apa sudah masuk hari ini?."
Pak D: "Belum Bu. Masih Sakit. Hari ini belum dewasa akan Menengok ke Rumah mBak Zakia."
Me: "Kalau Pak Yogi, gimana Pak. Sudah Sehat?"
Pak D: "Beliau hari ini masuk Bu. tetapi kelihatannya masih lemes. Makannya juga masih belum teratur. Hari ini saja ia hanya makan donat. Itu pun sedikit sekali,"
Me: "APa mau saya buatkan jamu ta pak, temulawak apa kunyit begitu?"
Pak D: "Memang ramuan itu bisa untuk pusing ya Bu."
Me: "Kalau bdan pusing dan demam, pilek pakai Jahe saja pak. Madu sama Jahe hangat. Kemarin itu Husni juga saya bikinkan Madu dan Jahe hangat ketika bilang pusing dan pusing. Nggak apa-apa pak, ditawarin saja."
Pak D: "O begitu ya Bu. Isteri saya sering pusing berarti biar minum jahe saja. 
              Itu minumnya sesudah makan ya Bu."
Me: "Kalau Madu dan Jahe itu minumnya sebelum makan nggak apa-apa Pak. Malah manis untuk melapisi lambung. Tapi sebelumnya lambung sudah dinetralisir pakai air putih ya Pak.

Itu yakni sepenggal percakapan saya di sore hari itu bersama HRD di kantor my hubby, lantaran kebetulan beberapa bulan terakhir ini saya membantu my hubby untuk pengembangan di kantor beliau. Yupps, tradisi dan budaya di keluarga saya waktu saya masih kecil terbawa oleh saya hingga saya cukup umur dan berkeluarga. Saya memanfaatkan bahan-bahan yang ada di dapur untuk menjaga kesehatan dan pengobatan kalau sakit.

Ramuan Jamu Godhog (Pic. Dokumen Pribadi, 2012)
Tradisi Keluarga: Ramuan Jamu dari Dapur dan Tanaman Sekitar

Minum ramuan tumbuhan dari kebun dan ladang atau tegalan sudah menjadi tradisi keluarga semenjak saya masih kecil. Saat Ibu saya habis melahirkan, saya diminta membantu mencari daun-daunan menyerupai daun dlingu, daun simbukan, daun katuk untuk diramu bersama bumbu dapur menyerupai ketumbar dan kunyit. Menurut Nenek almarhum, ramuan tersebut sanggup memperlancar Air Susu Ibu (ASI) dan menghilangkan kedaluwarsa anyir ASI dan darah nifas. 
Sengatan kedaluwarsa daun dlingu, daun simbukan, dan kunyit ketika dihaluskan menjadi aroma yang khas yang menusuk di hidung ketika cairan berwarna hijau renta itu siap untuk diminum Ibu.

Tradisi tersebut berlangsung sesudah kami semua sudah beranjak besar dan dewasa. Ibu tetap memakai ramuan daun-daunan dan akar-akaran tidak hanya kalau kami sakit. Tetapi Ibu juga berbagi ramuan untuk kami semua, termasuk Ibu dan Bapak, ramuan untuk menjaga kesehatan. Untuk Bapak, ibu berbagi ramuan kunyit, kunyit putih, brotowali, yang dicampur dengan kuning telur dan madu. Sedangkan untuk kami, anak-anaknya, Ibu menciptakan ramuan tanpa kuning telur.

Saya masih ingat, ketika saya masih kecil dan sakit panas. Ibu akan memberiku minuman kunyit dan telur ayam kampung. Pastinya, telur ayamnya bukan ayam mentah, tetapi telur ayam kampung tersebut dibakar dengan bungkusan daun pisang. Rasa sedap aroma daun pisang yang terbakar menciptakan saya pingin minta lagi dan lagi. 

Jika batuk, maka Ibu akan meminta saya mengunyah kencur. Rasa kencur yang tajam memang menyengat lidah. Namun pada waktu itu saya harus tahan. Dan, lama-lama saya terbiasa juga, sehingga setiap saya batuk saya akan mencari kencur. Setelah mengunyah kencur, batuk memang lebih lancar dan dahak pun gampang keluar, sehingga tenggorokan terasa lega. 
Bahkan hingga sekarang, kalau belum dewasa saya batuk maka saya akan menciptakan parutan kencur dan mengambil airnya. Karena belum dewasa saya tidak terbiasa dengan aroma dan rasa kencur yang menyengat, maka saya memberinya sedikit garam untuk mengatakan sengatan rasa kencur.

Jika batuk yang menyerang disertai pilek dan pusing, maka wedang jahe ibu yang berbicara. Wedang jahe yang dibentuk ibu terasa pedasnya. Terutama kalau ibu menciptakan jahenya dengan memakai jahe merah. Sebagai pemanisnya Ibu memakai Gula Siwalan, yaitu gula yang dibentuk dari nira pohon Siwalan yang banyak ditemukan di kawasan pesisir pantai utara. 
Rasa hangat dan aroma sedap Jahe menciptakan badan ikut hangat dan terasa nyaman. 

Sekarang, kalau belum dewasa batuk dan demam, saya juga masih suka berbagi wedang jahe hangat. Hanya saja, lantaran Gula Siwalan tidak saya temukan di Surabaya, maka pemanisnya saya pakai Madu. Kebetulan saya memakai Madu Lebah Hutan yang saya pesan dari Blitar atau Sumbawa. Madunya bisa madu putih atau madu biasa. Anak-anak sangat menyukai Madu Jahe hangat ini, lantaran rasa hangat dan manisnya memang menciptakan nyaman tubuh.


Nah, ramuan lain yang hingga ketika ini sangat berkesan dalam ingatan saya yakni ramuan daun kumis kucing dan kunyit. Awalnya, Ibu saya mengatakan ramuan ini kepada abang saya yang terkena anyang-anyangan (buang air kecil tidak lancar). Biasanya, di desa kami, ada tradisi kalau terjangkit anyang-anyangan, maka ibu jari kaki akan diikat dengan merang (batang padi yang kering). Namun selama hampir dua hari abang saya mengikat ibu jari kakinya, anyang-anyangan itu tidak juga berhenti. Tentu saja abang saya sangat tersiksa sekali. Hingga balasannya Ibu tetapkan untuk membawa ke rumah Mantri di Puskesmas Desa. 

Sebelum benar-benar berangkat, tiba-tiba ada tamu dari Desa Sebalah (Desa Sendang, Paciran) yang ke rumah dan melewati tumbuhan kumis kucing yang saya tanam di sebelah utara kamar mandi. Melihat tumbuhan tersebut, tamu tersebut menjelaskan bahwa daun kumis kucing sanggup dipakai untuk menyembuhkan orang yang sakit kencing batu. Nah, Ibu pun ada ilham untuk memberikannya kepada kakak. Dengan meramu daun kumis kucing dan kunyit, Ibu meminta abang meminumnya. Rasa pahit daun kumis kucing tersebut memang sangat berkhasiat. Tanpa menunggu lama, abang saya sudah kembali sanggup buang air kecil dengan lancar.

Akhirnya, Ibu pun memasukkan kumis kucing sebagai aktivitas dalam ramuan jamu di keluarga kami. Hebatnya, ketika saya dilepen (dismenore) pun, saya sanggup memakai kumis kucing itu untuk meredakan rasa sakit yang ahli tersebut. Ya, ketika masih remaja, sudah menjadi kebiasaan kalau tiba bulan, maka rasa sakit perut akan menyerang dengan hebat. Dengan daun kumis kucing yang super pahitnya itu, saya biasanya meredakan rasa sakit itu. Saya mengonsumsinya dengan menjadikan lalapan saja, lantaran kalau saya memeras airnya, rasa pahit yang kurasakan sangat tajam. Sedangkan kalau saya menjadikannya lalapan, rasa pahitnya tidak terlalu tajam di lidah.
Aneka Bahan Ramuan Jamu dari Dapur, Kebun, dan Ladang (Pic. Dokumen Pribadi, 2012-2014)
Bukan Sekedar Bumbu Dapur dan Sayur

Dari uraian dongeng di atas, sanggup dilihat bahwa bahan-bahan dari dapur pun sudah bisa dipakai untuk meramu jamu untuk memelihara dan menjaga kesehatan serta untuk pengobatan (preventive, promotive, dan curative). Bahan-bahan di dapur yang harganya murah dan gampang ditemukan. Selain itu, materi dedaunannya pun sanggup diperoleh dengan gampang di kebun atau di ladang.

Jahe
Dalam masyarakat, jahe banyak dipakai untuk menciptakan wedang jahe yang dinikmati ketika hawa dingin. Peran wedang jahe sebagai minuman penghangat ini ternyata juga mempunyai manfaat bagi kesehatan. Sifat khas jahe tersebut timbul lantaran jahe mengandung minyak atsiri (yang menjadikan aroma pedas) dan oleoresin yang menjadikan rasa pedas.
Secara ilmiah, jahe berperan sebagai antikanker, antidepressan, antikoagulasi, antioksidan, sehingga jahe mempunyai manfaat untuk meredakan rasa nyeri, penurun panas, dan peningkat imunitas (Prapti Utami dan Desty Ervira Puspaningtyas, 2013).
Madu dan Jahe (Pic. Dokumen Pribadi, 2013).
Kemampuan jahe dalam meredakan rasa nyeri ini sanggup dipakai untuk melapisi lambung pada penderita sakit maag, di mana jahe dan madu hangat sanggup diminum sebelum makan.


Kencur
Kencur juga merupakan bumbu dapur yang berguna untuk menyedapkan masakan. Namun demikian, kencur mempunyai khasiat kesehatan yaitu untuk mengobati radang lambung, radang anak telinga, influenza, masuk angin, sakit kepala, batuk, menghilangkan lelah. Manfaat kesehatan tersebut disebabkan lantaran kencur mempunyai kandungan minyak atsiri yang terdiri atas kamfer, bormeol, sineol, dan etil alkohol (Setijo Pitojo, 2008).

Kunyit
Secara ilmiah, cuilan rimpang kunyit sanggup dipakai untuk mengobati diabetes mellitus, tifus, usus buntu, disentri, sakit keputihan, memperlancar haid, dan memperlancar asi dan masih banyak manfaat lain yang terkandung dalam kunyit (Biopharmaca Research Center ,BRC).


Ketumbar
Ketumbar merupakan salah satu bumbu dapur yang paling sering dipakai di dapur. Peran ketumbar sebagai penyedap kuliner ini ternyata dilengkapi dengan khasiat kesehatan yang dikandungnya. Dalam biji ketumbar terkandung zat saponin, flavonoid, dan tanin, yang menjadikan ketumbar banyak memberi manfaat kesehatan, menyerupai sariawan, pencernaan, dan haid yang tidak teratur (Suharmiati dan Lestari Handayani, 2005).
Itulah mengapa Ibu memakai ketumbar dalam ramuan jamu sesudah melahirkan. Selain untuk memperlancar nifas, ternyata juga memperbaiki pencernaan, biar nafsu makan tetap terjaga. Dengan demikian, asupan gizi untuk Ibu dan anak tetap terjaga.

Kumis Kucing
Kumis kucing yakni tumbuhan semak-semak yang mempunyai bunga dengan bentuk tangkai putik yang memanjang dari kelopak bunganya. Tangkai-tangkai putik yang terdiri atas beberapa buah tersebut menyerupai dengan kumis kucing sehingga nama flora ini disebut dengan kumis kucing. Dalam Biopharmaca Research Center (BRC) disebutkan bahwa daun kumis kucing  bermanfaat untuk memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik). Inilah makanya, pada ketika abang saya terkena anyang-anyangan, sanggup sembuh dengan cepat ketika meminum ramuan kumis kucing.

Selain itu, juga disebutkan dalam BRC bahwa kumis kucing sanggup dipakai sebagai aniinflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Fungsi sebagai antiinflamasi ini yang membanu saya ketika dismenore menyerang, dan meredakan rasa sakit yang ahli ketika dilepen menyerang.

Daun Katuk
Daun katuk umumnya dimanfaatkan untuk sayur sebagai sobat nasi. namun demikian, dalam daun katuk mengandung manfaat kesehatan yaitu untuk menambah hormon kewanitaan. Itulah mengapa daun katuk banyak dimanfaatkan untuk memperlancar ASI. Kemampuan daun katuk dalam meningkatkan hormon kewanitaan ini disebabkan oleh adanya senyawa fitokimia aktif yang berguna obat, yaitu senyawa eikosanoid dan senyawa yang merangsang pembentukan hormon steroid (Wied Harry Apriadji, 2007).

Mengenalkan Khasiat Bumbu Dapur pada Seluruh Anggota Keluarga

Selain beberapa materi dari dapur ibu dan dedaunan dari ladang dan kebun yang disebutkan di atas, masih ada banyak jenis dedaunan dan bahan-bahan dari dapur yang sanggup dipakai untuk ramuan jamu. Melalui penggunaan dedaunan dan materi yang ada di sekitar kita, maka belum dewasa semenjak dini sudah mengenal bahan-bahan tersebut dan kegunaannya. Bahwa materi di dapur bukan hanya untuk memasak semata, tetapi bisa diramu sebagai jamu yang memberi manfaat kesehatan kepada manusia.

Bagi yang tinggal di kota dengan lahan terbatas, tanaman-tanaman sehat berguna tersebut sanggup ditanam di dalam pot-pot sederhana, yang sanggup dirawat bersama anggota keluarga. Sehingga belum dewasa semenjak dini sanggup mengenali bahan-bahan yang sanggup dimanfaatkan sebagai jamu tradisional dan melanjutkan estafet tradisi secara turun temurun.
Memelihara Tanaman di Pot-pot Sederhana untuk Kebutuhan Dapur dan Kesehatan (pic. dok. Pribadi, 2012)


Referensi:
  • Biopharmaca Research Center (BRC), http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection.
  • Prapti Utami dan Desty Ervira Puspaningtyas, 2013, The Miracle of Herbs, Jakarta, PT Agromedia Pustaka.
  • Setijo Pitojo, 2008, Khasiat Cincau Perdu, Yogyakarta, Kanisius.
  • Suharmiati dan Lestari Handayani, 2005, Ramuan Tradisional untuk Keadaan Darurat di Rumah, Jakarta, PT Agromedia Pustaka.
  • Wied Harry Apriadji, 2007, Makan Enak untuk Hidup Sehat, Bahagia, dan Awet Muda, Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama. 

Monday, 9 April 2018

Lestarikan Jamu Indonesia Dari Dapur Ibu

Me: "MBak Zakia gimana Pak, apa sudah masuk hari ini?."
Pak D: "Belum Bu. Masih Sakit. Hari ini belum dewasa akan Menengok ke Rumah mBak Zakia."
Me: "Kalau Pak Yogi, gimana Pak. Sudah Sehat?"
Pak D: "Beliau hari ini masuk Bu. tetapi kelihatannya masih lemes. Makannya juga masih belum teratur. Hari ini saja ia hanya makan donat. Itu pun sedikit sekali,"
Me: "APa mau saya buatkan jamu ta pak, temulawak apa kunyit begitu?"
Pak D: "Memang ramuan itu bisa untuk pusing ya Bu."
Me: "Kalau bdan pusing dan demam, pilek pakai Jahe saja pak. Madu sama Jahe hangat. Kemarin itu Husni juga saya bikinkan Madu dan Jahe hangat ketika bilang pusing dan pusing. Nggak apa-apa pak, ditawarin saja."
Pak D: "O begitu ya Bu. Isteri saya sering pusing berarti biar minum jahe saja. 
              Itu minumnya sesudah makan ya Bu."
Me: "Kalau Madu dan Jahe itu minumnya sebelum makan nggak apa-apa Pak. Malah manis untuk melapisi lambung. Tapi sebelumnya lambung sudah dinetralisir pakai air putih ya Pak.

Itu yakni sepenggal percakapan saya di sore hari itu bersama HRD di kantor my hubby, lantaran kebetulan beberapa bulan terakhir ini saya membantu my hubby untuk pengembangan di kantor beliau. Yupps, tradisi dan budaya di keluarga saya waktu saya masih kecil terbawa oleh saya hingga saya cukup umur dan berkeluarga. Saya memanfaatkan bahan-bahan yang ada di dapur untuk menjaga kesehatan dan pengobatan kalau sakit.

Ramuan Jamu Godhog (Pic. Dokumen Pribadi, 2012)
Tradisi Keluarga: Ramuan Jamu dari Dapur dan Tanaman Sekitar

Minum ramuan tumbuhan dari kebun dan ladang atau tegalan sudah menjadi tradisi keluarga semenjak saya masih kecil. Saat Ibu saya habis melahirkan, saya diminta membantu mencari daun-daunan menyerupai daun dlingu, daun simbukan, daun katuk untuk diramu bersama bumbu dapur menyerupai ketumbar dan kunyit. Menurut Nenek almarhum, ramuan tersebut sanggup memperlancar Air Susu Ibu (ASI) dan menghilangkan kedaluwarsa anyir ASI dan darah nifas. 
Sengatan kedaluwarsa daun dlingu, daun simbukan, dan kunyit ketika dihaluskan menjadi aroma yang khas yang menusuk di hidung ketika cairan berwarna hijau renta itu siap untuk diminum Ibu.

Tradisi tersebut berlangsung sesudah kami semua sudah beranjak besar dan dewasa. Ibu tetap memakai ramuan daun-daunan dan akar-akaran tidak hanya kalau kami sakit. Tetapi Ibu juga berbagi ramuan untuk kami semua, termasuk Ibu dan Bapak, ramuan untuk menjaga kesehatan. Untuk Bapak, ibu berbagi ramuan kunyit, kunyit putih, brotowali, yang dicampur dengan kuning telur dan madu. Sedangkan untuk kami, anak-anaknya, Ibu menciptakan ramuan tanpa kuning telur.

Saya masih ingat, ketika saya masih kecil dan sakit panas. Ibu akan memberiku minuman kunyit dan telur ayam kampung. Pastinya, telur ayamnya bukan ayam mentah, tetapi telur ayam kampung tersebut dibakar dengan bungkusan daun pisang. Rasa sedap aroma daun pisang yang terbakar menciptakan saya pingin minta lagi dan lagi. 

Jika batuk, maka Ibu akan meminta saya mengunyah kencur. Rasa kencur yang tajam memang menyengat lidah. Namun pada waktu itu saya harus tahan. Dan, lama-lama saya terbiasa juga, sehingga setiap saya batuk saya akan mencari kencur. Setelah mengunyah kencur, batuk memang lebih lancar dan dahak pun gampang keluar, sehingga tenggorokan terasa lega. 
Bahkan hingga sekarang, kalau belum dewasa saya batuk maka saya akan menciptakan parutan kencur dan mengambil airnya. Karena belum dewasa saya tidak terbiasa dengan aroma dan rasa kencur yang menyengat, maka saya memberinya sedikit garam untuk mengatakan sengatan rasa kencur.

Jika batuk yang menyerang disertai pilek dan pusing, maka wedang jahe ibu yang berbicara. Wedang jahe yang dibentuk ibu terasa pedasnya. Terutama kalau ibu menciptakan jahenya dengan memakai jahe merah. Sebagai pemanisnya Ibu memakai Gula Siwalan, yaitu gula yang dibentuk dari nira pohon Siwalan yang banyak ditemukan di kawasan pesisir pantai utara. 
Rasa hangat dan aroma sedap Jahe menciptakan badan ikut hangat dan terasa nyaman. 

Sekarang, kalau belum dewasa batuk dan demam, saya juga masih suka berbagi wedang jahe hangat. Hanya saja, lantaran Gula Siwalan tidak saya temukan di Surabaya, maka pemanisnya saya pakai Madu. Kebetulan saya memakai Madu Lebah Hutan yang saya pesan dari Blitar atau Sumbawa. Madunya bisa madu putih atau madu biasa. Anak-anak sangat menyukai Madu Jahe hangat ini, lantaran rasa hangat dan manisnya memang menciptakan nyaman tubuh.


Nah, ramuan lain yang hingga ketika ini sangat berkesan dalam ingatan saya yakni ramuan daun kumis kucing dan kunyit. Awalnya, Ibu saya mengatakan ramuan ini kepada abang saya yang terkena anyang-anyangan (buang air kecil tidak lancar). Biasanya, di desa kami, ada tradisi kalau terjangkit anyang-anyangan, maka ibu jari kaki akan diikat dengan merang (batang padi yang kering). Namun selama hampir dua hari abang saya mengikat ibu jari kakinya, anyang-anyangan itu tidak juga berhenti. Tentu saja abang saya sangat tersiksa sekali. Hingga balasannya Ibu tetapkan untuk membawa ke rumah Mantri di Puskesmas Desa. 

Sebelum benar-benar berangkat, tiba-tiba ada tamu dari Desa Sebalah (Desa Sendang, Paciran) yang ke rumah dan melewati tumbuhan kumis kucing yang saya tanam di sebelah utara kamar mandi. Melihat tumbuhan tersebut, tamu tersebut menjelaskan bahwa daun kumis kucing sanggup dipakai untuk menyembuhkan orang yang sakit kencing batu. Nah, Ibu pun ada ilham untuk memberikannya kepada kakak. Dengan meramu daun kumis kucing dan kunyit, Ibu meminta abang meminumnya. Rasa pahit daun kumis kucing tersebut memang sangat berkhasiat. Tanpa menunggu lama, abang saya sudah kembali sanggup buang air kecil dengan lancar.

Akhirnya, Ibu pun memasukkan kumis kucing sebagai aktivitas dalam ramuan jamu di keluarga kami. Hebatnya, ketika saya dilepen (dismenore) pun, saya sanggup memakai kumis kucing itu untuk meredakan rasa sakit yang ahli tersebut. Ya, ketika masih remaja, sudah menjadi kebiasaan kalau tiba bulan, maka rasa sakit perut akan menyerang dengan hebat. Dengan daun kumis kucing yang super pahitnya itu, saya biasanya meredakan rasa sakit itu. Saya mengonsumsinya dengan menjadikan lalapan saja, lantaran kalau saya memeras airnya, rasa pahit yang kurasakan sangat tajam. Sedangkan kalau saya menjadikannya lalapan, rasa pahitnya tidak terlalu tajam di lidah.
Aneka Bahan Ramuan Jamu dari Dapur, Kebun, dan Ladang (Pic. Dokumen Pribadi, 2012-2014)
Bukan Sekedar Bumbu Dapur dan Sayur

Dari uraian dongeng di atas, sanggup dilihat bahwa bahan-bahan dari dapur pun sudah bisa dipakai untuk meramu jamu untuk memelihara dan menjaga kesehatan serta untuk pengobatan (preventive, promotive, dan curative). Bahan-bahan di dapur yang harganya murah dan gampang ditemukan. Selain itu, materi dedaunannya pun sanggup diperoleh dengan gampang di kebun atau di ladang.

Jahe
Dalam masyarakat, jahe banyak dipakai untuk menciptakan wedang jahe yang dinikmati ketika hawa dingin. Peran wedang jahe sebagai minuman penghangat ini ternyata juga mempunyai manfaat bagi kesehatan. Sifat khas jahe tersebut timbul lantaran jahe mengandung minyak atsiri (yang menjadikan aroma pedas) dan oleoresin yang menjadikan rasa pedas.
Secara ilmiah, jahe berperan sebagai antikanker, antidepressan, antikoagulasi, antioksidan, sehingga jahe mempunyai manfaat untuk meredakan rasa nyeri, penurun panas, dan peningkat imunitas (Prapti Utami dan Desty Ervira Puspaningtyas, 2013).
Madu dan Jahe (Pic. Dokumen Pribadi, 2013).
Kemampuan jahe dalam meredakan rasa nyeri ini sanggup dipakai untuk melapisi lambung pada penderita sakit maag, di mana jahe dan madu hangat sanggup diminum sebelum makan.


Kencur
Kencur juga merupakan bumbu dapur yang berguna untuk menyedapkan masakan. Namun demikian, kencur mempunyai khasiat kesehatan yaitu untuk mengobati radang lambung, radang anak telinga, influenza, masuk angin, sakit kepala, batuk, menghilangkan lelah. Manfaat kesehatan tersebut disebabkan lantaran kencur mempunyai kandungan minyak atsiri yang terdiri atas kamfer, bormeol, sineol, dan etil alkohol (Setijo Pitojo, 2008).

Kunyit
Secara ilmiah, cuilan rimpang kunyit sanggup dipakai untuk mengobati diabetes mellitus, tifus, usus buntu, disentri, sakit keputihan, memperlancar haid, dan memperlancar asi dan masih banyak manfaat lain yang terkandung dalam kunyit (Biopharmaca Research Center ,BRC).


Ketumbar
Ketumbar merupakan salah satu bumbu dapur yang paling sering dipakai di dapur. Peran ketumbar sebagai penyedap kuliner ini ternyata dilengkapi dengan khasiat kesehatan yang dikandungnya. Dalam biji ketumbar terkandung zat saponin, flavonoid, dan tanin, yang menjadikan ketumbar banyak memberi manfaat kesehatan, menyerupai sariawan, pencernaan, dan haid yang tidak teratur (Suharmiati dan Lestari Handayani, 2005).
Itulah mengapa Ibu memakai ketumbar dalam ramuan jamu sesudah melahirkan. Selain untuk memperlancar nifas, ternyata juga memperbaiki pencernaan, biar nafsu makan tetap terjaga. Dengan demikian, asupan gizi untuk Ibu dan anak tetap terjaga.

Kumis Kucing
Kumis kucing yakni tumbuhan semak-semak yang mempunyai bunga dengan bentuk tangkai putik yang memanjang dari kelopak bunganya. Tangkai-tangkai putik yang terdiri atas beberapa buah tersebut menyerupai dengan kumis kucing sehingga nama flora ini disebut dengan kumis kucing. Dalam Biopharmaca Research Center (BRC) disebutkan bahwa daun kumis kucing  bermanfaat untuk memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik). Inilah makanya, pada ketika abang saya terkena anyang-anyangan, sanggup sembuh dengan cepat ketika meminum ramuan kumis kucing.

Selain itu, juga disebutkan dalam BRC bahwa kumis kucing sanggup dipakai sebagai aniinflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Fungsi sebagai antiinflamasi ini yang membanu saya ketika dismenore menyerang, dan meredakan rasa sakit yang ahli ketika dilepen menyerang.

Daun Katuk
Daun katuk umumnya dimanfaatkan untuk sayur sebagai sobat nasi. namun demikian, dalam daun katuk mengandung manfaat kesehatan yaitu untuk menambah hormon kewanitaan. Itulah mengapa daun katuk banyak dimanfaatkan untuk memperlancar ASI. Kemampuan daun katuk dalam meningkatkan hormon kewanitaan ini disebabkan oleh adanya senyawa fitokimia aktif yang berguna obat, yaitu senyawa eikosanoid dan senyawa yang merangsang pembentukan hormon steroid (Wied Harry Apriadji, 2007).

Mengenalkan Khasiat Bumbu Dapur pada Seluruh Anggota Keluarga

Selain beberapa materi dari dapur ibu dan dedaunan dari ladang dan kebun yang disebutkan di atas, masih ada banyak jenis dedaunan dan bahan-bahan dari dapur yang sanggup dipakai untuk ramuan jamu. Melalui penggunaan dedaunan dan materi yang ada di sekitar kita, maka belum dewasa semenjak dini sudah mengenal bahan-bahan tersebut dan kegunaannya. Bahwa materi di dapur bukan hanya untuk memasak semata, tetapi bisa diramu sebagai jamu yang memberi manfaat kesehatan kepada manusia.

Bagi yang tinggal di kota dengan lahan terbatas, tanaman-tanaman sehat berguna tersebut sanggup ditanam di dalam pot-pot sederhana, yang sanggup dirawat bersama anggota keluarga. Sehingga belum dewasa semenjak dini sanggup mengenali bahan-bahan yang sanggup dimanfaatkan sebagai jamu tradisional dan melanjutkan estafet tradisi secara turun temurun.
Memelihara Tanaman di Pot-pot Sederhana untuk Kebutuhan Dapur dan Kesehatan (pic. dok. Pribadi, 2012)


Referensi:
  • Biopharmaca Research Center (BRC), http://biofarmaka.ipb.ac.id/brc-upt/brc-ukbb/bccs-collection.
  • Prapti Utami dan Desty Ervira Puspaningtyas, 2013, The Miracle of Herbs, Jakarta, PT Agromedia Pustaka.
  • Setijo Pitojo, 2008, Khasiat Cincau Perdu, Yogyakarta, Kanisius.
  • Suharmiati dan Lestari Handayani, 2005, Ramuan Tradisional untuk Keadaan Darurat di Rumah, Jakarta, PT Agromedia Pustaka.
  • Wied Harry Apriadji, 2007, Makan Enak untuk Hidup Sehat, Bahagia, dan Awet Muda, Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama. 

Tuesday, 23 January 2018

Cara Beternak Dan Penangkaran Rusa Sebagai Ternak Alternatif

Rusa Sambar. Jenis rusa yang orisinil Indonesia ini, bersama anggota genus Muntiacus lainnya, dipercaya sebagai jenis rusa tertua. Kijang berasal dari Dunia Lama dan telah ada semenjak 15 – 35 juta tahun yang silam. Rusa jantan mempunyai ranggah (tanduk) yang pendek, tidak melebihi setengah dari panjang kepala dan bercabang dua serta gigi taring yang keluar. Kijang atau menjangan (Muntiacus muntjak) merupakan binatang soliter. Kijang jantan menandai daerahnya dengan menggosokkan kelenjar frontal preorbital yang terdapat di kepala mereka di tanah dan pepohonan. Selain itu kijang jantan juga menggoreskan kuku ke tanah atau menggores kulit pohon dengan gigi sebagai penanda kawasan.
Rusa Sambar (Cervus Unicolor Brookei) termasuk gologan ternak ruminansia yang mempunyai tingkah laris terperinci berbeda dengan ruminansia lain, yaitu mempunyai ketajaman penciumam dan indera pendengaran serta kecepatan berlari dan melompat cukup tinggi.  Pada umur remaja berbadan besar, tungkai panjang, hidung gelap dan bunyi khas melengking nyaring. Umumnya bulu berwarna hitam kecoklatan dan cenderung coklat keabu-abuan atau kemerahan, warna gelap sepanjang potongan atas. Bobot rusa sambar remaja (10-12 bulan), betina 80-90 kg. Panjang tubuh berkisar 1,5 m dan tinggi tubuh 1,4-1,6 m. Bobot lahir 3-4 kg, sedangkan yang jantan antara 90-125 kg. Perkawinan alami secara umum berkisar antara bulan juli hingga september, masa bunting 235 hari atau 7-8 bulan dan calving interval 10-12 bulan.
Jenis rusa orisinil Indonesia ini biasanya aktif di malam hari meskipun sering kali tetap melaksanakan aktifitas di siang hari. Makanan utamanya yaitu daun-daun muda, rumput, buah, dan akar tanaman. Kijang merupakan binatang poligami. Jenis rusa ini tidak mempunyai ekspresi dominan kawin tertentu sehingga perkawinan terjadi sepanjang tahun. Kijang betina sanggup melahirkan sepanjang tahun dengan usia kehamilan berkisar 6-7 bulan. Dalam sekali masa kehamilan, kijang melahirkan 1-2 ekor anak.



Jenis-Jenis Ternak Rusa
1. Rusa sambar

Rusa sambar (disebut juga rusa sambur, sambhur, Tamil: Kadaththi man), yaitu jenis rusa besar yang umum berhabitat di Asia. Spesies yang umum mempunyai ciri khas tubuh yang besar dengan warna bulu kecoklatan. Sambar sanggup tumbuh setinggi 102 cm - 160 cm hingga pundak dengan berat sekitar 546 kg. Sambar umumnya berhabitat di hutan dan bergantung pada tumbuhan semak atau rerumputan. Mereka umumnya hidup dalam kelompok dengan anggota 5 - 6 anggota banyak terdapat di Pulau Sumatera dan Kalimantan di Indonesia.
2. Rusa bawean

Rusa bawean (Axis kuhlii) yaitu sejenis rusa yang dikala ini hanya ditemukan di Pulau Bawean di tengah Laut Jawa, Secara administratif pulau ini termasuk dalam Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.
3. Cervus timorensis

Jenis Cervus timorensis, mempunyai bulu coklat dengan warna potongan bawah perut dan ekor berwarna putih. Hewan jantan relatif lebih besar dibandingkan dengan betinanya. Tinggi badannya antara 91-102 cm dengan berat tubuh 103-155 kg, lebih kecil kalau dibandingkan dengan Sambar (Cervus unicolor). Rusa jantan mempunyai tanduk yang bercabang. Tanduk akan tumbuh pertama kali pada anak jantan umur 8 bulan. Setelah dewasa, ranggah menjadi tepat yang ditandai dengan terdapatnya 3 ujung runcing.

4. Kijang atau muncak

Kijang atau muncak yaitu kerabat rusa yang tergabung dalam genus Muntiacus. Kijang berasal dari Dunia Lama dan dianggap sebagai jenis rusa tertua, telah ada semenjak 15-35 juta tahun yang lalu, dengan sisa-sisa dari masa Miosen ditemukan di Perancis dan Jerman.
Kijang tidak mengenal ekspresi dominan kawin dan sanggup kawin kapan saja, namun sikap ekspresi dominan kawin muncul kalau kijang dibawa ke daerah beriklim sedang. Jantannya mempunyai tanduk pendek yang sanggup tumbuh kalau patah.
5. Rusa totol

Rusa totol (Axis axis) merupakan binatang herbivora yang menyukai segala jenis tumbuhan terutama rumput dan dedaunan. Rusa totol remaja (pubertas) pada umur 10-15 bulan (rusa betina) dan pada jantan pada umur 12-16 bulan (pada jantan). Seekor rusa betina akan bunting selama 234 hari, dan mempunyai jarak antar kelahiran sekitar 275 hari. Usia rusa yang menjadi ikon Istana Bogor ini berkisar antara 20-30 tahun.



Sistem Perkawinan Ternak Rusa
Reproduksi yaitu suatu proses biologi yang terjadi antara jantan dan betina dengan tujuan membentuk satu individu gres di dalam kehidupannya. Perbandingan yang ideal di dalam suatu penangkaran yaitu 1 : 4 atau 5 yaitu 1 individu jantan dan 4 atau 5 betina. Berahi menunjukan bahwa betina telah mengalami remaja kelamin dan bersedia mendapatkan pejantan dalam perkawinan. Tanda-tanda berahi pada betina yaitu nafsu makan berkurang, tidak tenang, berdiri damai apabila dinaiki pejantan atau sesama betina, sering kencing, mencium dan menjilat alat kelamin jantan, vulva (alat kelamin betina paling luar) terlihat membengkak, merah, dan apabila dipegang terasa hangat. Tanda-tanda berahi pada jantan yaitu sering meraung, berkubang, menancapkan ranggah ke tanah atau pohon, bahkan sering mencium dan membaui urine yang dikeluarkan rusa betina sambil menjulurkan lidah. Lama berahi pada rusa diamati mulai dari permulaan timbulnya impian untuk kawin hingga dikala terakhir yakni 2,25 hari dengan siklus berahi 20,25 hari.

Pubertas atau remaja kelamin pada jantan ditandai oleh kesanggupan berkopulasi (kawin) dan menghasilkan sperma, serta perubahan-perubahan kelamin sekunder lain. Pubertas pada betina ditandai oleh terjadinya estrus, ovulasi, sanggup bereproduksi atau menghasilkan keturunan walau belum mencapai ukuran bobot tubuh dewasa, pubertas pada rusa jantan 8 bulan dan betina 8,13 bulan. Perkawinan pertama pada rusa timor betina dara dilakukan beberapa bulan sesudah mencapai remaja kelamin (pubertas). Apabila perkawinan dilakukan pada dikala pubertas, induk akan sulit melahirkan bahkan anak yang dilahirkan cenderung lemah, kurang sehat, bobot lahir rendah, dan pertumbuhan induk akan kerdil lantaran organorgan reproduksi belum berkembang secara sempurna. Umur yang tepat untuk mengawinkan betina dara pada rusa timor yaitu 15,25 bulan dan jantan 12,67 bulan.

Rata-rata usang kawin 2,33 detik dengan frekuensi kawin 2,14 kali/hari. Permulaan pembuahan pada rusa sulit diketahui, sehingga yang dijadikan tolok ukur dalam memilih kebuntingan yaitu sikap sesudah terjadi perkawinan dimana terlihat rusa betina lebih tenang, perut sebelah kanan membesar, susu (ambing) menurun, dan selalu menolak atau menghindar apabila didekati pejantan. Rata-rata usang bunting pada rusa timor 8,38 bulan dan umur kebuntingan pertama 17,00 bulan. Aktivitas kelahiran (partus) pada rusa sama ibarat halnya mamalia lainnya, terdiri dari tiga tahap yakni kontraksi uterus, pengeluaran anak (foetus), dan pengeluaran placenta. Rusa timor termasuk golongan beranak tunggal dan rata-rata umur beranak pertama 25,50 bulan dengan interval kelahiran pertama dan kedua 13,25 bulan.


Manajemen dan Penangkaran Ternak Rusa
Penangkaran rusa timor tersebut memakai lahan seluas 7,0 ha yang terdiri dari: Sistem semi terkurung, dilakukan dalam bentuk mini ranch dengan cara memelihara pada areal yang luas (± 1,0 ha), dipagari, dan rusa dibiarkan merumput sendiri tetapi kadang kala pakan disuplai dari luar apabila pakan di dalam areal tidak mencukupi. Sistem bebas (ranch) yaitu sistem penangkaran rusa yang dilakukan secara ekstensif dalam areal yang luas dan berpagar (± 1,0 – 5,0 ha atau tergantung ketersediaan lahan dan tujuan penangkaran). Rusa dibiarkan merumput secara alami tanpa campur tangan insan kecuali mengontrol dan mengatur daya dukung.

Pemeliharaan rusa dengan sistem ranch dan mini ranch sebaiknya memenuhi kebutuhan hidup ibarat habitat alamnya. Oleh alasannya itu, habitat buatan dalam sangkar penangkaran yang berpagar keliling sanggup dilengkapi dengan areal pepohonan dan bersemak, sumber air, tempat pakan dan lapangan perumputan. Areal berpohon sangat bermanfaat untuk berlindung dan tempat tidur, sedangkan areal bersemak sanggup dijadikan tempat istirahat, pengasuhan anak dan kebutuhan biologis lainnya. Jenis-jenis pohon yang ditanam mempunyai tajuk yang cukup rindang sebagai peneduh, seperti: beringin, sawo, mangga, lengkeng, dan aneka macam jenis tumbuhan hutan lainnya. Beberapa jenis pohon sering dimakan kulitnya oleh rusa. Oleh alasannya itu, pemagaran beberapa jenis pohon perlu dilakukan apabila dikuatirkan cepat rusak atau mati lantaran dimakan kulitnya oleh rusa.

Beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan dalam penetapan lokasi penangkaran rusa, antara lain berada di luar daerah suaka alam; terletak di tempat yang tenang; kondusif dari gangguan; gampang dicapai atau ditempuh pada ekspresi dominan hujan dan ekspresi dominan kemarau; tersedia air yang banyak sepanjang tahun untuk keperluan minum,

Kandang
Kandang berfungsi sebagai tempat berlindung dari hujan, panas, dan predator; tempat berteduh, beristirahat, berkembangbiak, makan dan minum; perawatan bagi yang sakit; dan untuk memudahkan dalam pengontrolan. Bahan sangkar yang dipakai terdiri dari kayu, paku, besi, kawat harmonika atau ram, batako, semen, dan pasir. Tiang-tiang beton dibangun di atas pondasi dengan ukuran sangkar untuk satu individu rusa remaja yaitu 2,0 m². Kandang rusa diberi pintu, semoga gampang dalam penanganan untuk donasi pakan, penangkapan untuk penimbangan, pengukuran, donasi tanda, investigasi kesehatan, atau donasi perlakuan. Drainase pada lantai sangkar dibentuk agak miring dan diusahakan semoga tidak becek; sangkar rusa sebaiknya disekat sesuai dengan status fisiologis.

Kandang rusa terdiri dari aneka macam bentuk tergantung kegunaannya, antara lain bangunan peneduh. Bangunan ini berfungsi sebagai tempat berteduh lantaran mempunyai atap dan dinding sehingga terhindar dari terpaan air hujan. Bangunan ini sangat diharapkan dalam penangkaran rusa yang menganut sistem terkurung (kandang). Atap bangunan terdiri dari genteng, alang-alang atau rumbia, sedang dindingnya dari tembok dengan tinggi minimal 50 cm. Bangunan berukuran 1 m² untuk satu individu rusa dewasa. Penangkaran rusa yang memakai sistem bebas (ranch), sanggup memakai pohon-pohon yang rindang atau semak belukar.
- Kandang pembiakan (kandang tertutup yang berukuran 6 x 2 m2 dan disekat menjadi tiga ruang yakni untuk sangkar kawin (2 x 3 m2), sangkar melahirkan dan menyusui (2 x 1,5 m2) dan sangkar sapih anak (2 x 1,5 m2),
- Kandang individu dan penelitian (masing-masing berukuran 2 x 2 m),
- Kandang transit (kandang terbuka seluas ± 560 m2 untuk menampung rusa yang gres datang),
- Kandang pembesaran seluas ± 288 m2 yang dibagi menjadi empat sub unit masingmasing seluas ± 72 m2 untuk seleksi pasangan, pembesaran anak dan training (exercise) bagi salah satu pasangan untuk menyegarkan kondisi tubuh dari sangkar pembiakan, serta isolasi untuk perkara tertentu. Kandang ini biasanya disebut yard dan sebaiknya berbentuk bundar atau melingkar yang dipakai untuk perawatan rusa, dan tempat bagi rusa yang sedang bunting atau melahirkan. Dinding sangkar yard terbuat dari papan yang berpengaruh dengan tinggi minimum 2,0 m, dan tertutup rapat semoga rusa gampang diberi perlakuan tanpa menimbulkan kepanikan atau stres. Kandang berbentuk bundar semoga rusa lebih gampang diberi perlakuan lantaran rusa akan berada di potongan tengah kandang. Namun apabila sangkar berbentuk persegi, rusa cenderung lebih bahagia berada di sudut-sudut sehingga sulit untuk memberi perlakuan. Lantai sangkar terdiri dari lantai bernafsu atau paving block.
- Kandang pedok atau mini ranch (kandang pemeliharaan terbuka ukuran 38 x 38 m2), pengolahan limbah (untuk mengolah dan memanfaatkan limbah pakan dan kotoran rusa, terdiri dari 2 buah masing-masing berukuran 4 x 2 x 1 m3 dan 2 x 2 x 1 m3),
- Gudang pakan (bangunan permanen berukuran 8 x 6 m2 yang dipakai sebagai gudang pakan, obat-obatan dan peralatan penangkaran),
- Pusat informasi (bangunan permanen berukuran 10 x 6 m untuk pusat data dan informasi penangkaran rusa serta acara manajemen dan pelatihan).

Pagar
Pagar dibentuk mengelilingi areal penangkaran dan bahannya yaitu tiang pagar (besi, beton, atau pohon hidup), dan kawat (harmonika atau ram, kawat duri). Tinggi tiang pagar minimum 2,5 m dari permukaan tanah, ditanam 50 – 75 cm dengan pondasi beton dan ujung potongan atas dibengkokkan sepanjang 0,5 m dan diberi kawat duri sebanyak 3 – 4 baris. Jarak antar tiang pagar maksimal 2,0 m. Tiang pagar yang berasal dari pohon hidup, ditanam di sekitar pagar setinggi 2,5 m dari permukaan tanah dengan diameter batang minimum 10 cm dan ditanam 50 – 75 cm. Pohon hidup ditanam di antara tiang besi siku, untuk membantu penguatan pagar. Pemagaran pohon dilakukan setinggi 1-2 meter memakai materi bambu, kayu atau kawat harmonika. Apabila peneduh alami dianggap kurang, peneduh buatan (shelter) sanggup dibentuk dengan ukuran setinggi 2 meter dari materi yang tidak gampang rusak dengan jumlah dan penempatan peneduh yang terpisah sesuai kebutuhan.

Areal pengembangan pakan
Areal pengembangan pakan merupakan salah satu sarana yang sangat penting didalam penangkaran lantaran produktivitas dan perkembangbiakan rusa sangat tergantung oleh pakan. Oleh lantaran itu perlu dikelola secara intensif untuk menjaga kualitas dan kuantitas jenis pakan. Jenis pakan yang ditanam diubahsuaikan dengan jenis-jenis yang disukai rusa, tahan terhadap kekeringan yang terdiri dari jenis rumput (poaceae) dan leguminosae. Pakan rusa berupa hijauan, baik jenis rumput, rambatan maupun dedaunan, dan pakan aksesori (konsentrat). Pakan hijauan rumput antara lain rumput gajah, rumput raja, rumput setaria, sorghum, dan rumput lapangan ibarat kolonjono, rumput pait, a’awian, gewor, bayondah, dan padi-padian. Pakan hijauan rambatan dan dedaunan, antara lain mikania, kangkung, daun ubi, daun kacang, kaliandra, daun jagung, daun nangka, daun jati, daun lamtoro, daun turi, daun beringin, daun Acacia l., daun mangkokan, daun nampong, dan daun gamal. Jenis pakan aksesori berupa dedak, kulit kacang, bungkil kelapa, kulit pisang, ubi, jagung dan kulitnya, wortel, pellet ternak Selain itu, diberikan pula vitamin organik, obat-obatan, dan pupuk organik. Pengadaan materi tersebut dipakai untuk memacu pertumbuhan dan reproduksi rusa. Pakan diberikan 2 atau 3 kali sehari, terutama pagi dan sore hari, dengan rata-rata persentase kebutuhan pakan segar menurut bobot tubuh (BB) rusa masing masing sebesar 28,70% - 18,75% (umur kurang dari 12 bulan), kemudian semakin menurun menjadi 19,60% - 13,91% (umur 12 - 24 bulan) dan 12,32% - 10,93% (umur 24–36 bulan). Waktu donasi pakan terbanyak yaitu pada sore hari

Tempat makan
Tempat makan yang biasa dipakai berbentuk palungan berukuran panjang 1,5 – 2,0 m dan lebar 0,5 m atau berbentuk bundar segi enam berukuran diameter 50 – 75 cm dengan tinggi 30 cm dari atas permukaan tanah. Bahan yang dipakai terdiri dari papan, kayu, atau seng polos atau licin. Tempat makan diletakkan di tengah atau di sudut sangkar dan diusahakan setiap sangkar terdapat satu buah tempat makan. Tempat pakan harus gampang dijangkau petugas yang memberi pakan, tetapi penempatannya memungkinkan bagi rusa memakan dari segala arah. Tempat pakan diberi peneduh untuk menghindari pakan gampang kering lantaran kepanasan atau berair lantaran kehujanan. Apabila jumlah rusa yang ditangkar cukup banyak dalam satu areal penangkaran, tempat pakan sanggup dibentuk di beberapa tempat semoga tidak terjadi persaingan kuliner antara individu rusa. Ukuran tempat pakan yang diubahsuaikan dengan jumlah rusa yang dipelihara. Lantai tempat pakan sanggup dibentuk dari semen atau papan. Bentuk tempat pakan yang dibentuk panggung akan mengurangi sisa pakan yang terbuang lantaran diinjak-injak atau bercampur dengan kotoran (faeses dan urine).

Tempat minum
Rusa memerlukan air untuk minum, dan berkubang sehingga sebaiknya selalu higienis dan sering diganti. Pada ekspresi dominan kawin, rusa jantan sangat menyenangi air sebagai tempat berkubang. Tempat minum yang dipakai berbentuk kolam dilengkapi dengan pembuangan untuk menghindari rusa jantan yang sering menanduk terutama apabila memasuki ekspresi dominan kawin. Letak tempat minum berada di tengah atau di sudut sangkar dan setiap sangkar diusahakan terdapat satu tempat minum.

Jalan kontrol
Jalan kontrol berfungsi untuk pengontrolan dan donasi pakan dengan lebar jalan 1,5 – 2,0 m dan sebaiknya terletak di sepanjang pinggiran sangkar atau pagar.

Saluran air
Air diharapkan untuk mengairi pakan, pemeliharaan sangkar dan rusa. Penangkaran sebaiknya mempunyai kolam penampung dan menara air lengkap dengan generator. Saluran air perlu dibersihkan setiap hari semoga tidak tergenang dan menimbulkan anyir yang kurang sedap, serta sebaiknya dibentuk agak miring menuju tempat pembuangan.

Gudang dan peralatan
Bangunan ini berfungsi untuk menyimpan peralatan dan perlengkapan penangkaran, pemeliharaan pakan (alat-alat pertanian), pakan, dan obat-obatan. Di samping itu, diharapkan pula sarana dan prasarana pendukung penangkaran berupa
sekat harmonika, sekat portable, sangkar jepit, instalasi air (sumur, menara air, tanki air, pipa saluran), instalasi listrik (pemasangan listrik PLN 3.500 VA, tiang dan kabel, lampu penerangan, gardu meteran), dan pos jaga.



Teknik Pemeliharaan Ternak Rusa 

A. Pemeliharaan Rusa
Pemeliharaan rusa terdiri dari pengelompokan rusa, penyapihan anak, kesehatan, dan penandaan atau donasi nomor (tagging).
1. Pengelompokkan rusa
Rusa dikelompokkan menurut status fisiologi yakni jantan dan betina yang telah siap kawin, jantan yang belum siap kawin (baru disapih), betina yang belum siap kawin (baru disapih), betina yang sedang bunting, betina yang melahirkan, dan rusa yang sakit. Pengelompokan tersebut bermanfaat untuk memudahkan dalam donasi pakan sesuai kebutuhan, memudahkan dalam pengaturan perkawinan, menjaga pejantan semoga tidak mengganggu rusa yang lain, keamanan bagi induk yang bunting dalam proses kelahiran, ketenangan bagi induk yang menyusui dalam merawat anak, menghindari perkawinan sebelum waktunya, memperoleh kesempatan makan bagi rusa yang gres disapih, dan memudahkan penanganan bagi rusa yang sakit
2. Penyapihan rusa
Penyapihan yaitu induk betina bersatu dengan anaknya hingga berumur 4 bulan, semoga anak rusa menerima air susu lebih banyak. Penyapihan sebelum berumur 4 bulan, contohnya ditinggal mati oleh induk, diharapkan penambahan air susu dari luar dengan memakai dot atau sendok.
3. Kesehatan
Kesehatan rusa perlu diperhatikan semoga produktivitas semakin meningkat. Kematian dalam penangkaran rusa lebih banyak terjadi pada ekspresi dominan hujan dan penyakit yang sering menyerang yaitu pneumonia (radang paru-paru) lantaran sangkar yang becek dan lembab. Kematian pada rusa remaja lebih banyak disebabkan oleh faktor makanan, lingkungan, dan stres akhir penanganan. Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit pada rusa timor, dilakukan dengan beberapa cara, antara lain sanitasi lingkungan kandang, donasi pakan yang memenuhi standar gizi, memperbaiki teknik penanganan, dan vaksinasi, serta donasi obat sesuai jenis penyakit dan proposal medis.
4. Penandaan (tagging)
Penandaan (tagging) pada rusa merupakan hal penting dalam manajemen penangkaran. Penandaan sebaiknya dilakukan sebelum anak rusa disapih dan tujuannya yaitu untuk mengetahui silsilah (pedigree), umur, memudahkan dalam
pengontrolan, memudahkan dalam pengenalan individu, dan untuk memudahkan
pengaturan perkawinan. Cara donasi nomor pada rusa timor di penangkaran

B. Pemeliharaan Pagar dan Kandang
Pemeliharaan pagar dan sangkar dilakukan secara teratur semoga rusa tidak ke luar sangkar lantaran kerusakan pagar. Kerusakan pagar lebih sering terjadi pada dikala ekspresi dominan kawin lantaran pada dikala itu, ranggahnya gatal sehingga kawat yaitu salah satu target yang ditanduk. Lingkungan dan sanitasi dalam sangkar harus tetap terjaga semoga tidak lembab terutama pada dikala ekspresi dominan hujan. Pemeliharaan sangkar dilakukan dengan cara pencucian setiap pagi hari sebelum donasi pakan sehingga rusa sanggup mengkonsumsi pakan dalam kondisi higienis dan kesehatanpun terjamin. Pencarian dan pengambilan pakan dilakukan pada kebun pakan yang telah dikelola dan juga berasal dari lingkungan sekitar HP Dramaga. Alokasi tenaga kerja yang dipakai untuk pemeliharaan kandang, pencarian, pengambilan dan donasi pakan, pengolahan kebun pakan, pengolahan limbah penangkaran dan lingkungan sekitar serta pengamanan rusa dilakukan selama 24 jam secara bergantian.

C. Pemeliharaan Pakan
Pemeliharaan pakan dilakukan semoga memperoleh pakan yang baik dan selalu tersedia secara kontinyu sepanjang musim, dengan cara pembersihan, pengolahan tanah, pemupukan, pendangiran, dan penyiraman. Pembersihan rumput liar dan pendangiran dilakukan tiga bulan sekali sedang pengolahan tanah dan pemupukan setahun sekali.

D. Teknik Pemberian Pakan
Pemberian pakan segar pada rusa timor didasarkan pada perhitungan 10% x bobot tubuh x 2. Maksud dikalikan dua yakni diperhitungkan dengan jumlah hijauan yang tidak dimakan lantaran sudah tua, tidak disenangi, kotor lantaran terinjak-injak, dan telah bercampur dengan urine dan faeces. Pemberian pakan selalu disertai dengan donasi garam sebagai perangsang nafsu makan dan untuk memenuhi kebutuhan mineral. Pemberian pakan dilakukan dengan cara pengaritan dimana hijauan dipotong 3-5 cm kemudian diberikan pada rusa dalam kandang, baik ekspresi dominan hujan maupun ekspresi dominan kemarau. Frekuensi donasi pakan sebanyak 2 atau 3 kali sehari (pagi, siang, dan sore) sedang donasi pakan aksesori berupa dedak padi diberikan tiga kali dalam seminggu, sebanyak 0,5 kg/individu. Pemberian pakan pada rusa bunting, harus lebih intensif baik kualitas maupun kuantitas lantaran peranan kuliner sangat penting untuk pertumbuhan janin di dalam rahim dan juga mempunyai kegunaan untuk mempertahankan kondisi tubuh induk. Sedang donasi pakan pada anak rusa, dimulai pada umur dua ahad dengan cara menunjukkan hijauan muda (pucuk) yang dipotong kecil-kecil. Selain itu, dilakukan pula donasi vitamin organik, obat-obatan, dan pupuk organik untuk memacu pertumbuhan dan reproduksi rusa, serta mengurangi anyir kotoran.



Pemanfaatan Ternak Rusa
Dalam mendukung proteksi dan pemanfaatan rusa sambar secara lestari maka Menteri Pertanian mengeluarkan Surat Keputusan nomor 362/kpts/TN, 120/5/1990 pada tanggal 20 Mei 1990 yang isinya diantaranya memasukkan rusa sebagai kelompok aneka ternak yang sanggup dibudidayakan sebagaimana ternak lainnya, termasuk juga wacana pengaturan ijin usahanya (Jacoeb, 1994). Dalam hal pemanfaatannya hampir semua potongan dari rusa sanggup dimanfaatkan. Menurut potensi pemanfaatannya, pemanfaatan rusa sambar sanggup digolongkan menjadi dua, yaitu:

1. pemanfaatan langsung, mencakup
- Pemanfaatan Daging
Daging rusa merupakan komonditi yang mempunyai prospek yang baik, terutama dalam upaya memenuhi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat. Rusa sambar sebagai penghasil daging mempunyai keunggulan komparatif dibanding dengan ternak penghasil daging lainnya. Menurut Dradjat (2002) pada tahun 1978 Yerex dan Spiers melaporkan bahwa rusa sanggup menkonversi 30 kg materi kering menjadi 3 kg daging. Satwa ini sangat efisien dalam memakai pakan untuk diubah menjadi daging, di Selandia Baru penggunaan pakan rusa lebih efektif 4–5 kali dibandingkan dengan ternak domba atau sapi (Jacoeb, 1994). Keunggulan lain yaitu kalau dibandingkan dengan daging sapi kadar proteinnya lebih tinggi dan kadar lemaknya lebih rendah. Kadar protei daging rusa 21,1 % dan daging sapi yaitu 18,8 %, sedangkan kadar lemak daging rusa 7,0 % dan daging sapi 14,0 % (Putri, 2002) dengan kandungan kolesterol 58 mg/100 gram (Semiadi, 2004). Sehingga daging rusa sangat cocok bagi orang yang berpantang terhadap kolesterol.
- Pemanfaatan Ranggah Tua,
Ranggah renta yang sudah lepas sanggup dijadikan materi baku kerajianan tangan sebagai hiasan dinding, hiasan meja atau diubah menjadi pernak-pernik yang menarik ibarat pipa rokok atau yang lainnya.
- Ranggah muda (velvet)
Ranggah/tanduk muda rusa tumbuh dari substrat tulang rawan yang di potongan luarnya dibungkus velvet yang banyak mengandung pembuluh darah dan jaringan vaskuler dan sanggup dijadikan sebagai materi baku obat tradisional. Dalam ranggah muda rusa mengandung mineral yang tinggi dan sekitar 15 jenis asam amino, yaitu: Alanina, Arginina, Aspartat, Fenilalanina, Glisina, Glutamat, Histidina, I,leuisin, Leusina, Lisina, Methionona, Serina, Threonina, Tirosina dan Valina. Ranggah muda sanggup dikembangkan menjadi emping yang merupakan irisan tipis ranggah muda yang dikeringkan, juga sebagai serbuk dalam bentuk kapsul sebagai peningkat vitalitas tubuh.
- Produk sampingan
Kulit rusa sanggup dipakai sebagai materi baku produk kerajinan dompet ikat pinggang dan jaket atau sepatu, hal itu dikarenakan kulit rusa sambar berpengaruh dan
lentur. Jerohan rusa mempunyai peluang untuk dijadikan produk lain, diantaranya dalam bentuk soto tebas rusa.
- Pemanfaatan lainnya
Pada lang kah lebih lanjut dalam penangkaran rusa pada kesannya juga diharapkan sanggup menjadi breeding stock atau penghasil pejantan/induk yang berkualitas untuk pengembangan rusa lebih luas.
2. Pemanfaatan secara tidak eksklusif
Pemeliharaan selain untuk keperluan komersil, rusa telah usang dipelihara lantaran postur tubuh, corak bulunya dan keindahan ranggahnya. Seperti halnya rusa totol di Istana Kepresidenan Bogor, yang dipelihara lantaran keindahan bulunya yang totol-totol putih. Sedangkan rusa sambar menarik dilihat dari postur tubuhnya yang tinggi dan tegap padat dengan ranggah yang indah pada rusa jantannya. Selain itu apabila acara penangkaran sudah berjalan dengan baik, sebagai upaya diversifikasi pemanfaatan sanggup dikembangkan menjadi areal wisata berburu rusa sangat mungkin untuk diwujudkan.
Rusa merupakan jenis ternak yang mempunyai potensi ekonomi tinggi, lantaran hampir seluruh potongan tubuh sanggup dimanfaatkan, antara lain daging sebagai sumber protein, tanduk muda (velvet) sebagai materi baku obat tradisional, tanduk renta (antler) sebagai materi industri, kulit sebagai materi baku industri penyamakan kulit. Rusa mempunyai potensi produksi daging yang tinggi dengan keunggulan menghasilkan karkas sebesar 56-58 % dibandingkan dengan sapi yang hanya 51-55 % dan domba 44-50 % (Semiadi, G. 1998). Daging rusa yang disebut venison, dikenal lantaran rendah kandungan kolesterol dan lemak, selain dari sifat dagingnya yang empuk, rasa yang spesifik (gamey flavour) dan rendah kalori. Hal inilah yang dicari oleh para konsumen tingkat menengah ke atas dimasa kini.