Showing posts sorted by date for query cara-merawat-suara-burung-kacer. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query cara-merawat-suara-burung-kacer. Sort by relevance Show all posts

Tuesday, 18 June 2019

Mengatasi Kacer Yang Over Birahi

OB atau over birahi yaitu problem besar semua pemilik burung. Pasalnya, dengan keadaan menyerupai ini burung akan enggan mengeluarkan suaranya atau pun berkicau (baca: suara kacer). Bahkan ketika burung sedang OB terkadang Ia malah cenderung ngeruji dan turun dari tangkringannya.

Jika hal tersebut terjadi ketika hari-hari biasa, mungkin Anda dapat maklumi dan tidak masalah. Tapi coba bayangkan jikalau hal ini terjadi ketika kontes, tentu hal ini akan mengurangi evaluasi juri dan menciptakan burung ini menjadi kalah kontes.

OB atau over birahi yaitu problem besar semua pemilik burung Mengatasi Kacer Yang Over Birahi

Perlu Anda ketahui, semua jenis burung kicauan pernah mengalami problem ini. Sedangkan penyebabnya sendiri beragam, dari mulai pakan hingga salah perawatan. Maka dari itu, untuk mencegah kacer yang over birahi, sebaiknya pemilik burung ini harus benar-benar merawat kacer dengan baik dan benar. Sedangkan jikalau burung ini sudah terlanjur OB, maka hal terbaik yaitu dengan melaksanakan penanganan dengan sesegera mungkin.

Dalam mengatasi kacer yang over birahi, ada hal wajib yang perlu Anda perhatikan. Dan hal tersebut yaitu alasan mengapa burung ini mengalami. Perlu Anda ketahui, dengan mengetahui alasan kacer mengalami OB yaitu tindakan penanganan yang paling baik.

Pasalnya, dengan cara ini Anda akan dengan gampang menangani problem dengan se-efektif dan secepat mungkin. sedangkan alasan umum mengapa seekor kacer mengalami OB yaitu sebagai berikut:

1. Karena kacer sudah matang dan siap dikawinkan.
2. Karena terlalu banyak mengonsumsi extra food yang menambah birahi.
3. Karena kacer terlalu usang menjalani proses penjemuran.

Perlu Anda ingat, untuk alasan nomor satu, Anda tidak dapat mengatasi over birahi pada kacer selain dengan mengawinkan burung ini dengan burung yang lain. Akan tetapi, untuk alasan yang nomor 2 dan 3, Anda dapat melaksanakan penanganan dengan cara-cara berikut:

1. Kurangi porsi jangkrik menjadi 2 ekor setiap pagi dan sore hari.
2. Kurangi intensitas berjemur minimal 30 menit sekali berjumur ketika burung sedang mengalami OB.
3. Pemberian cacing cukup 2 kali dalam seminggu, itu pun hanya 2 ekor saja setiap pemberian.
4. Perbanyak intesitas mandi, kalau perlu Anda dapat memandikan burung ini sebanyak 3 kali dalam sehari yaitu, pagi, siang, dan sore hari.
5. Lakukan proses pengembunan dari jam 5 pagi sebelum melaksanakan aktifitas lainnya.

Nah, itu tadi yaitu cara mengatasi kacer yang sedang over birahi. Ingat, lakukan cara ini ketika OB kacer disebabkan lantaran burung ini terlalu banyak berjemur dan mengkonsumsi extra food. Akan tetapi, ketika OB burung disebabkan lantaran hal yang alami, yaitu lantaran burung ingin kawin. Maka Anda wajib mengawinkan burung ini dengan burung kacer yang lain.

Tuesday, 11 June 2019

Tips Merawat Kacer Biar Rajin Suara Dan Tidak Kembung

Kacer yakni salah satu burung dengan kemampuan berkicau yang baik (baca: suara kacer). Ia pun mempunyai skill dan mental yang baik, terutama dalam bertanding di kontes. Akan tetapi tidak semua burung mempunyai skill tersebut.

Maka dari itu, pemilik Kacer harus melatih dan merawat burung ini biar mempunyai skill tersebut. Selain itu, dengan kondisi cuaca ibarat ini, seorang pemilik Kacer juga harus merawat burung kesayangan mereka tidak sakit dan kembung.

Kacer yakni salah satu burung dengan kemampuan berkicau yang baik  Tips Merawat Kacer Agar Rajin Bunyi dan Tidak Kembung

Jika Anda punya burung ini dan ingin melaksanakan semua perawatan di atas, Anda bisa mengikuti tips merawat Kacer biar rajin bunyi dan tidak kembung yang biasa dilakukan oleh pemilik Kacer pada umumnya.

Adapun tips dan cara perawatan yang dimaksud yakni sebagai berikut:

1. Saat jam 7 pagi, Anda harus memandikan burung ini dengan cara disemprot atau pun dimandikan dengan keramba.
2. Agar burung nyaman, Anda juga harus membersihkan sangkar burung secara rutin minimal sehari sekali. Jangan lupa, Anda juga harus mengganti voer dan air minum Kacer secara rutin.
3. Lakukanlah penjemuran minimal 1-2 jam sehari, dan itu pun dilakukan dibawah jam 10 pagi. Tapi ingat, dalam melaksanakan perawatan ini, Anda harus menjauhkan Kacer dari jenis burung yang lain. Selain untuk menjaga mood Kacer, hal ini juga mempunyai kegunaan untuk menjaga birahi dan mental Kacer itu sendiri.
4. Tips merawat Kacer biar cepat bunyi lainnya yakni dengan memperlihatkan EF. Sedangkan jenis EF yang baik untuk menciptakan burung rajin bunyi yakni jangkrik, ulat, dan kroto. Pemberiannya sendiri dilakukan pada pagi hari dan sore hari. Lalu, untuk jumlahnya sendiri yakni 2 ekor untuk jangkrik dan 1 sendok untuk kroto untuk sekali pemberian.
5. Saat Kacer sudah makan, tepatnya jam 11 siang, Anda bisa memperlihatkan training pada Kacer. Lakukanlah training Kacer dengan memperdengarkan masteran pada burung ini.
6. Nah pada jam 3 sore, Anda bisa menggantang burung ini kemudian memberinya pakan berupa jangkrik 3 ekor.

Setelah semua tips merawat Kacer biar rajin bunyi di atas Anda lakukan, maka lanjutkanlah dengan mengkredong sangkar Kacer dari jam 5 sore hingga pagi hari. Untuk melatih skill Kacer biar semakin baik, Anda bisa memperdengarkan masteran pada burung ini.

Tuesday, 8 January 2019

Beli Kacer Bakalan Memang Lebih Murah Tapi Harus Sabar. Ini 5 Tips Untuk Menggacorkannya


Sebagian besar kicaumania di Indonesia lebih menyukai merawat burung semenjak masih bakalan. Selain harganya lebih murah, ada tantangan tersendiri dalam perawatannya, dan membuahkan kepuasan bila burung nantinya gacor. Tidak menyerupai burung yang sudah jadi, perawatan burung bakalan memerlukan ketekutan dan kesabaran. Anda harus melalui lima tahapan dalam merawat burung bakalan sebelum balasannya menjadi rajin berbunyi.

Secara umum, ada lima tahapan yang harus kita lalui dalam merawat burung bakalan hasil tangkapan hutan sebelum balasannya burung benar-benar mau berbunyi dengan rajin. Kelima tahapan itu adalah:

TAHAP ADAPTASI
Burung bakalan yang gres dibeli umumnya mempunyai sifat penakut dan masih giras. Burung tidak akan mau bertengger dengan hening saat melihat insan menghampirinya.
Biasanya, begitu mendapat burung bakalan, kita akan menggantang sangkarnya di daerah ramai, baik ramai oleh kegiatan insan maupun adanya berbagai jenis burung kicauan.
Sebenarnya cara ini tidak dianjurkan untuk burung bakalan yang gres dibeli. Sebab hal ini justru akan menciptakan burung tidak mau berbunyi.
Simpan burung di daerah tenang, tanpa gangguan dari burung lain atau lalu-lalang manusia. Berikan pakan alaminya (full EF) menyerupai kroto, jangkrik, ulat hongkong, dan sebagainya.
Jika tak ada ruangan / daerah lain untuk menggantang burung, Anda bisa memperlihatkan full kerodong pada kandang burung bakalan tersebut, kemudian menggantangnya di daerah yang berjauhan dari kandang burung lainnya, contohnya digantung di pojokan.
Selama proses adaptasi, biarkan burung menenangkan diri. Jangan terburu-buru mendengar suaranya apalagi eksklusif memancingnya bunyi dengan menempelkan burung sejenis atau memakai cermin. Setelah burung mulai tenang, barulah kita beralih ke tahap selanjutnya.
TAHAPAN PENJINAKAN
Pada tahap ini, burung bakalan dilatih biar terbiasa menghadapi kegiatan insan dan burung lainnya (jika ada) di sekitar rumah kita.
TAHAP PENGENALAN VOER
Pada tahap ini, kita akan mengenalkan pakan kering (voer) kepada burung bakalan. Ada beberapa cara melatih burung bakalan biar mau makan voer, Misalnya kombinasi UH + voer merah untuk burung bakalan.
Cara lain yang sanggup dilakukan yaitu mencampur kroto dan voer halus. Burung menganggap pakan yang disediakan yaitu kroto, alasannya voer halus cenderung tersamar.
TAHAP PEMASTERAN
Setelah burung bakalan dalam kondisi jinak, mau makan voer total, dan sudah mau mengikuti keadaan yang ditunjukkan dengan mulai berkicauan, tahap selanjutnya yaitu melaksanakan pemasteran. Burung yang mempunyai banyak simpanan lagu tentu akan berusaha untuk rajin berbunyi dalam rangka memperlihatkan kemampuannya.
Pemasteran pada burung bakalan bisa dilakukan dengan memanfaatkan burung masteran atau memutarkan bunyi rekaman dari burung lainnya. Cara pemasterannya pun bisa dilakukan dalam ruangan atau di luar ruangan dengan memperhatikan beberapa kondisi, antara lain:
  • Lokasi pemasteran tidak terganggu oleh suara-suara lain yang bisa menghambat proses pemasteran.
  • Suara yang diputarkan sesuai dengan abjad bunyi dari burung yang sedang dilatih.
  • Suara yang diputarkan terdengar jernih, dan tidak diputarkan dengan volume yang sangat kencang.
Pemasteran bukanlah pekerjaan instan. Kita harus rutin memutarkan beberapa bunyi masteran setiap hari, biar salah satu atau beberapa bunyi yang diajarkan bisa masuk dan terekam dalam memori burung. Biasanya dalam waktu 1-2 ahad burung bisa memalsukan bunyi yang rutin didengarnya.
TAHAP PENGGACORAN
Tahap penggacoran merupakan salah satu bentuk perawatan harian yang bisa mengakibatkan burung sehat dan rajin berbunyi. Burung bakalan menjadi rajin berkicau bila kebutuhan gizinya terpenuhi, kondisinya selalu fit dan sehat.
Melalui dukungan pakan yang kaya protein, burung gampang mencapai kondisi birahi yang optimal dan memungkinkannya rajin berbunyi. Jika protein berlebihan, burung cenderung mengalami over birahi. Jika kekurangan protein, burung susah gacor.
Di sinilah seninya memainkan pengaturan pakan, terutama pengaturan extra fooding (EF) yang kaya protein menyerupai kroto, jangkrik, dan ulat hongkong. Dari sinilah muncul istilah setelan, setting, dan sejenisnya.
Perlu diperhatikan, beberapa jenis burung kicauan tidak begitu saja mengeluarkan bunyi kicauannya dengan lantang. Ada beberapa tahapan yang harus dilaluinya, dimulai dari ngeriwik halus, ngeriwik kasar, ngeplong (suara lantang), dan gacor (lantang dan rajin bunyi).
Jadi jangan risau bila burung masih bersuara ngeriwik. Jika umur bertambah, disertai perawatan rutin, suatu hari nanti burung akan mengeluarkan bunyi kicauannya yang lantang.
Itulah lima tahapan yang sangat mempengaruhi kondisi burung bakalan biar bisa rajin bunyi.

semoga bermanfaat
sumber www.omkicau.com

Wednesday, 26 September 2018

Beli Kacer Bakalan Memang Lebih Murah Tapi Harus Sabar. Ini 5 Tips Untuk Menggacorkannya


Sebagian besar kicaumania di Indonesia lebih menyukai merawat burung semenjak masih bakalan. Selain harganya lebih murah, ada tantangan tersendiri dalam perawatannya, dan membuahkan kepuasan bila burung nantinya gacor. Tidak menyerupai burung yang sudah jadi, perawatan burung bakalan memerlukan ketekutan dan kesabaran. Anda harus melalui lima tahapan dalam merawat burung bakalan sebelum balasannya menjadi rajin berbunyi.

Secara umum, ada lima tahapan yang harus kita lalui dalam merawat burung bakalan hasil tangkapan hutan sebelum balasannya burung benar-benar mau berbunyi dengan rajin. Kelima tahapan itu adalah:

TAHAP ADAPTASI
Burung bakalan yang gres dibeli umumnya mempunyai sifat penakut dan masih giras. Burung tidak akan mau bertengger dengan hening saat melihat insan menghampirinya.
Biasanya, begitu mendapat burung bakalan, kita akan menggantang sangkarnya di daerah ramai, baik ramai oleh kegiatan insan maupun adanya berbagai jenis burung kicauan.
Sebenarnya cara ini tidak dianjurkan untuk burung bakalan yang gres dibeli. Sebab hal ini justru akan menciptakan burung tidak mau berbunyi.
Simpan burung di daerah tenang, tanpa gangguan dari burung lain atau lalu-lalang manusia. Berikan pakan alaminya (full EF) menyerupai kroto, jangkrik, ulat hongkong, dan sebagainya.
Jika tak ada ruangan / daerah lain untuk menggantang burung, Anda bisa memperlihatkan full kerodong pada kandang burung bakalan tersebut, kemudian menggantangnya di daerah yang berjauhan dari kandang burung lainnya, contohnya digantung di pojokan.
Selama proses adaptasi, biarkan burung menenangkan diri. Jangan terburu-buru mendengar suaranya apalagi eksklusif memancingnya bunyi dengan menempelkan burung sejenis atau memakai cermin. Setelah burung mulai tenang, barulah kita beralih ke tahap selanjutnya.
TAHAPAN PENJINAKAN
Pada tahap ini, burung bakalan dilatih biar terbiasa menghadapi kegiatan insan dan burung lainnya (jika ada) di sekitar rumah kita.
TAHAP PENGENALAN VOER
Pada tahap ini, kita akan mengenalkan pakan kering (voer) kepada burung bakalan. Ada beberapa cara melatih burung bakalan biar mau makan voer, Misalnya kombinasi UH + voer merah untuk burung bakalan.
Cara lain yang sanggup dilakukan yaitu mencampur kroto dan voer halus. Burung menganggap pakan yang disediakan yaitu kroto, alasannya voer halus cenderung tersamar.
TAHAP PEMASTERAN
Setelah burung bakalan dalam kondisi jinak, mau makan voer total, dan sudah mau mengikuti keadaan yang ditunjukkan dengan mulai berkicauan, tahap selanjutnya yaitu melaksanakan pemasteran. Burung yang mempunyai banyak simpanan lagu tentu akan berusaha untuk rajin berbunyi dalam rangka memperlihatkan kemampuannya.
Pemasteran pada burung bakalan bisa dilakukan dengan memanfaatkan burung masteran atau memutarkan bunyi rekaman dari burung lainnya. Cara pemasterannya pun bisa dilakukan dalam ruangan atau di luar ruangan dengan memperhatikan beberapa kondisi, antara lain:
  • Lokasi pemasteran tidak terganggu oleh suara-suara lain yang bisa menghambat proses pemasteran.
  • Suara yang diputarkan sesuai dengan abjad bunyi dari burung yang sedang dilatih.
  • Suara yang diputarkan terdengar jernih, dan tidak diputarkan dengan volume yang sangat kencang.
Pemasteran bukanlah pekerjaan instan. Kita harus rutin memutarkan beberapa bunyi masteran setiap hari, biar salah satu atau beberapa bunyi yang diajarkan bisa masuk dan terekam dalam memori burung. Biasanya dalam waktu 1-2 ahad burung bisa memalsukan bunyi yang rutin didengarnya.
TAHAP PENGGACORAN
Tahap penggacoran merupakan salah satu bentuk perawatan harian yang bisa mengakibatkan burung sehat dan rajin berbunyi. Burung bakalan menjadi rajin berkicau bila kebutuhan gizinya terpenuhi, kondisinya selalu fit dan sehat.
Melalui dukungan pakan yang kaya protein, burung gampang mencapai kondisi birahi yang optimal dan memungkinkannya rajin berbunyi. Jika protein berlebihan, burung cenderung mengalami over birahi. Jika kekurangan protein, burung susah gacor.
Di sinilah seninya memainkan pengaturan pakan, terutama pengaturan extra fooding (EF) yang kaya protein menyerupai kroto, jangkrik, dan ulat hongkong. Dari sinilah muncul istilah setelan, setting, dan sejenisnya.
Perlu diperhatikan, beberapa jenis burung kicauan tidak begitu saja mengeluarkan bunyi kicauannya dengan lantang. Ada beberapa tahapan yang harus dilaluinya, dimulai dari ngeriwik halus, ngeriwik kasar, ngeplong (suara lantang), dan gacor (lantang dan rajin bunyi).
Jadi jangan risau bila burung masih bersuara ngeriwik. Jika umur bertambah, disertai perawatan rutin, suatu hari nanti burung akan mengeluarkan bunyi kicauannya yang lantang.
Itulah lima tahapan yang sangat mempengaruhi kondisi burung bakalan biar bisa rajin bunyi.

semoga bermanfaat
sumber www.omkicau.com

Saturday, 15 September 2018

Burung Lovebird Memiliki Banyak Warna Indah

 Kalau bicara perihal burung yang satu  ini tampaknya tidak akan berhenti hingga di sini Burung Lovebird Mempunyai Banyak Warna Indah
Kalau bicara perihal burung yang satu ini tampaknya tidak akan berhenti hingga di sini, kenapa begitu? ya alasannya dikala ini burung lovebird sedang banyak dibicarakan oleh para pehobi burung kicau mania, dan yang lebih dahsyatnya lagi mereka khususnya para breeding lovebird berlomba-lomba untuk membuat warna-warna yang unik dan elok dengan cara mengawinkan silang antara lovebird yang satu dengan yang lain dengan impian sanggup membuat warna yang lain dari yang sudah ada pada hasil breeding nya.

Pada awalnya burung lovebird ini dipelihara oleh para pehobi burung hanya sebagai burung hias terutama alasannya keindahan warna bulunya juga untuk mengisi sebagai master burung ocehan seperti, murai, cucak ijo, anis, kacer dan lain-lain, namun seiring dengan perkembangan waktu dan trendnya dikala ini, maka lovebird dipelihara untuk memunculkan suara-suara khas lovebird yang panjang selain itu juga warna bulunya yang beraneka corak.

Berikut ini Ada beberapa hal Umum dan penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan materi atau bakalan pada burung Love Bird, di antaranya yaitu :
  • Bentuk paruh,  sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar, panjang dan terlihat kokoh.
  • Berkepala besar. Ini pertanda burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
  • Postur badan, pilihlah materi yang berpostur sedang dengan panjang leher, tubuh dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan menentukan materi yang berleher dan berbadan pendek. Sebaiknya juga pilihlah materi yang berdada lebar.
  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini pertanda materi tersebut  sehat. Pilihlah Kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak kuat terhadap mental burung.
  • Lincah dan berangasan makan besar. Ini merupakan ciri-ciri materi yang bermental baik.
  • Leher panjang padat berisi, pertanda burung ini akan mengeluarkan power bunyi secara maksimal.
  • Bola mata besar dan higienis bersinar, pertanda burung ini mempunyai prospek yang cerah apabila dijadikan burung lomba, alasannya akan sangat gacor.

Adapun masakan burung ini yakni biji-bijian dan sayuran segar ibarat :
  1. Bijian Mix. Kita sanggup memperlihatkan biji-bijian yang telah dicampur yang banyak dijual dipasaran sebagai pakan utamanya. ( khusus biji-bijian untuk burung pemakan biji )
  2. Sayuran segar, Burung Love Bird sangat menggemari sayuran dan buah segar seperti: Apel, Pir, Anggur, Kangkung, Sawi Putih, Jagung Muda dan sayuran lainnya.
  3. Asinan. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium, burung ini membutuhkan asupan kalsium tambahan. Dapat diberikan tulang sotong untuk melengkapi kebutuhan kalsium yang dibutuhkan.
  4. Extra Fooding. Biji bunga Matahari, biji Fumayin, biji Kedelai, biji Kacang Merah dan biji Kacang Hijau sangat digemari oleh burung ini untuk melengkapi kebutuhan vitamin, protein dan menaikkan suhu tubuh serta meningkatkan sistem metabolisme didalam tubuhnya.
Itu semua yakni dasar daripada masakan dan beberapa kriteria perihal burung love bird, dan untuk cara perawatan burung yang satu ini aku rasa para pehobi burung pecinta love bird mania sudah paham betul dan sudah tidak gila lagi, alasannya memang berdasarkan aku cara merawat burung ini sangatlah gampang dan tidak ada yang terlalu di istimewakan, bukan begitu agan-agan..?

Wednesday, 12 September 2018

Melatih Burung Untuk Di Master Dengan Burung Lain

 Memaster burung biasanya dilakukan oleh para pemain burung khususnya burung Melatih Burung Untuk Di Master Dengan Burung Lain
Memaster burung biasanya dilakukan oleh para pemain burung khususnya burung-burung yang dilombakan, menyerupai burung murai, burung cucak ijo, kacer, anis dan burung lainnya.

Dan memaster burung ini sudah wajib bagi para pecinta burung-burung kontes di Indonesia, alasannya yaitu maksud dan tujuan memaster burung tersebut yaitu untuk mengakibatkan burung lombanya mempunyai suara  isian burung yang bervariasi, bunyi komplit yang artinya satu burung sanggup menirukan beberapa burung ocehan lainnya, tentu saja bunyi burung master yang konon katanya harus mempunyai tonjolan atau tembakan-tembakan yang dahsyat keras dan tajam.

Apakah arti dari memaster, dalam istilah burung, memaster yaitu tak lain melatih burung kita supaya sanggup menirukan bunyi burung lain, menyerupai menirukan burung gereja, cililin, lovebird, kenari, cucak jenggot dan sanggup juga menirukan bunyi jangkrik dan belalang.

Masuk tidaknya bunyi burung master itu juga tergantung dari daya tangkap dan kecerdasan burung yang dimasternya, alasannya yaitu ada beberapa burung yang susah dimaster dan juga praktis untuk dimaster, adapula praktis masuk dan praktis lupa tuh burung yang dimasternya.

Diantara burung yang praktis dalam menirukan suara-suara burung lainnya yaitu seperti, murai, anis, branjangan, cucak ijo, kacer, cendet ( toet ), alasannya yaitu berdasarkan saya burung-burung ini sangat cerdas dan cepat menirukannya serta sanggup tahan usang dalam menyimpan memori suara-suara burung lainnya.

Dalam memaster burung, kita tidak hanya sekedar menentukan burung-burung master tapi kita juga harus memperhatikan kualitas burung master itu sendiri, selain itu kita juga harus memperhatikan jenis lagu dan bunyi yang akan dimaster, hal ini guna mempermudah siburung yang akan dimaster dari mulai lagunya dan tingkat volume burung tersebut.

1. Memaster Burung Dengan Suara Burung Elektronik

Cara ini yaitu cara yang paling praktis berdasarkan saya, bagaimana tidak mudah, anda tidak perlu merawat dan kasih makan apalagi mandi dan jemur, hehehe..cuma kalo listrik mati, gres sunyi…wakakakak.

Konon katanya banyak pendapat yang berbeda-beda, cara ini dianggap jauh lebih mudah, efektif dan sekaligus murah, bayangkan saja dalam satu perangkat ini anda sanggup mempunyai beberapa burung master, coba kalo anda membelinya burung master satu persatu yang benar-benar gacor, sudah berapa duit anda keluar, betul nggak..?

Dan lagi dengan cara ini secara tidak eksklusif kita sudah mendukung jadwal Konservasi alam untuk melestarikan dan menjaga supaya burung-burung master tetap ada di alamnya.

Ada juga para kicau mania mempunyai pendapat, bahwa dalam memaster burung akan lebih baik bila memakai burung master aslinya yang sudah benar-benar gacor, sanggup juga ada benarnya, alasannya yaitu selama ini banyak dari para kicau mania menemukan bunyi master dalam bentuk CD, Kaset dll yang banyak beredar dipasaran ternyata tidak sesuai dengan standart dengar untuk burung berkicau, baik dari segi kualitas bunyi maupun frekwensi suaranya.

Karena secara nyatanya yang niscaya burung-burung anda yang di master niscaya akan menirukan suaranya yang bersumber dari perangkat elektronik tersebut dan kesannya akan sama persis dengan bunyi burung master yang menyerupai dengan burung master bukannya bunyi dari burung master yang orisinil pada umumnya, ini yang banyak tidak disadari.

Akan tetapi saran saya ada baiknya pergunakanlah rekaman bunyi burung master yang benar-benar telah diadaptasi dengan standart DENGAR untuk burung, tidak mengalami deviasi bunyi dan natural artinya bunyi akan sama persis dengan bunyi burung aslinya.


2. Memaster Burung Dengan Burung Master Aslinya
Memaster dengan burung master yaitu sebagai contohnya, misalkan burung Murai dimaster dengan cucak jenggot, cililin atau kenari atau ciblek dll, supaya si Murai sanggup menirukan bunyi burung cucak jenggot dan kenari, hampir semua mengarah dan mengacu pada hasil simpulan burung yang dimaster, yaitu variasi lagu dan tembakan yaitu syarat mutlak yang harus ditiru dan harus ada, alasannya yaitu inti dari memaster itu yaitu adanya tembakan dan irama lagu yang akan dibawa.

Bukan itu saja, selain tembakan dan tonjolan-tonjolan yang dibawa supaya burung sanggup tampil lebih istimewa dan dahsyat maka perlu ditambahkan variasi speed atau kecepatan dalam membawakan lagu, speed rapat biasanya paling diutamakan dalam burung lomba dilapangan, oleh alasannya yaitu itu kita juga harus mencari burung master yang mempunyai speed rapat menyerupai burung geraja, lovebird, jenggot dan kenari.

Didalam memaster burung bekerjsama para pemain burung-burung lomba sudah mempunyai cara dan kiat-kita sendiri, menyerupai contohnya, dalam cara penempatan burung sebisa mungkin dibentuk nyaman dan damai supaya siburung dengan praktis dan terperinci mendengarkan burung masternya dan akan cepat menirukan burung masternya.

Juga dalam menggantang, biasanya atau ada juga posisi master berada diatas burung yang akan dimaster dengan jarak yang tidak terlalu akrab sehingga antara maaster dan burung yang akan dimaster tidak saling dilihat, tapi boleh juga ada baiknya burung yang akan dimaster dikrodong supaya optimal, alasannya yaitu bila saling melihat sanggup mengakibatkan stres atau down dari salah satu burung tersebut. 

Thursday, 26 July 2018

Mengenal Ciri-Ciri Dan Sikap Burung Manyar Dengan Sarangnya Yang Unik Dan Khas


Sarang Burung Manyar Sangat Berbeda Dengan Sarang Burung Jenis Lainnya, Apa Saja Keunikannya?

Manyar ialah jenis burung pemakan biji-bijian atau granivora yang menyukai habitat terbuka menyerupai padang rumput, tepi hutan, rawa dan persawahan. Musim berbiak dimulai bulan April hingga Oktober. Seekor pejantan sanggup mengawini lebih dari satu betina. Beberapa pakan hidup yang begitu disukai burung manyar yaitu ulat hongkong, jangkrik dengan ukuran kecil (anak jangkrik), rayap ataupun laron serta kroto.

Ciri khas burung Manyar muda sanggup dibedakan dari warna paruh yang cokelat hingga dengan warna kehitaman. Untuk kepingan kepala, warna bulu burung Manyar ini nampak semburat warna kekuningan. Bulu yang ada di kepingan punggung didominasi dengan warna hitam. Untuk kepingan dada bulunya akan terlihat berwarna kekuningan. Bentuk badan jantan biasanya lebih besar apabila dibandingkan dengan badan dari burung betina.

Bagaimana Keistimewaan Bentuk Sarang Burung Manyar?


Bentuk Sarang Burung Manyar


Bentuk Sarang Burung Manyar


Bentuk Sarang Burung Manyar

Manyar juga disebut sebagai burung yang pekerja keras.Sebab burung ini akan menjalin rumput kecil untuk dijadikan sarang yang kondusif semoga sanggup ditempati keluarganya. Biasanya burung Manyar hanya istirahat sebentar kurang lebih selama 1 jam sehari. Kemudian mereka akan terus merangkai sarangnya hingga sanggup siap untuk ditinggali. Burung Manyar juga disebut sebagai burung penenun yang sanggup mengakibatkan sarang dengan indah. Dalam sarang tersebut ada pintu jebakan supaya para predator tertipu.

Terkadang juga kita lihat sarang burung manyar di alam bebas, ada yang berasarang di pohon yang tinggi menyerupai pohon kelapa, asem serta pohon yang tinggi lainnya. akan tetapi ada juga yang menciptakan sarang tidak terlalu tinggi yang erat dengar rerumputan yang tinggi mereka juga sanggup menciptakan sarang dengan berkelompok.


Bentuk Sarang Burung Manyar


Bentuk Sarang Burung Manyar


Bentuk Sarang Burung Manyar

Tentunya keistimewaan dan juga keahlian merajut sarang yang akan mereka gunakan untuk bertelur, cenderung hanya di lakukan oleh burung Manyar jantan. di karenakan intinya dengan model serta Bentuk Sarang yang terlihat menarik dan juga sangat kokoh tentunya akan menjadi point perhiasan untuk menggoda burung betina. cenderung juga kita sering melihat sarang burung manyar di alam bebas terlihat dalam 1 pohon di huni aneka macam sarang - sarang burung manyar di ranting - rantingnya. maka dari itu sering kali burung manyar juga sering di sebut burung yang berkembangbiaknya dengan cara berkoloni, baik itu pada ketika mereka berkembangbiak maupun pada ketika mereka mencari makan.

Di balik ciri khas burung manyaran yang unik dan kepandaiannya ini, burung manyar masih diremehkan oleh sebagian orang. Tapi siapa sangka, burung ini apabila dilatih dan diberikan nutrisi yang tepat, kicauan atau suaranya sanggup sangat merdu dan lantang. Tak akan kalah dengan bunyi burung sekelas kenari, kacer, gelatik, Mozambik, ataupun Blackthroat. Burung ini juga terkenal dengan keahliannya menyanyikan nada dengan begitu merdu. Inilah yang mengakibatkan banyak orang mulai tertarik untuk menjadikannya sebagai burung peliharaan. Suara burung Manyar ini begitu nyaring dan juga indah didengar. Akan tetapi harus dilakukan perawatan yang sempurna supaya burung Manyar sanggup berbunyi dengan baik.
Download Mp3 Burung Kicau. Selain melihat keistimewaan sarang burung Manyar, anda juga sanggup download mp3, mendengarkan dan melihat video youtube bunyi tembakan burung cililin dan bunyi burung branjangan dan bunyi burung selendang biru yang nyaring dan merdu serta bunyi tembakan burung cucak ijo, bunyi gacor burung Trucukan dan download Mp3 bunyi burung kicauan untuk terapi pemulihan burung stress, di situs ini anda juga sanggup download MP3 kicauan burung lainnya seperti: kicau jalak putih, kicau anis merah, kicau anis kembang, teriakan elang bahari yang melengking, kicau burung cucak rowo, kicau gelatik, kicau lovebird, kicau burung nuri, kicau kenari, kicau poksay, kicau jalak suren, jalak putih, kicau cucak hijau, lengkingan burung falcon, kicau burung cililin untuk masteran, kicau kolibri si burung madu, kicau raja udang dan jenis burung lainnya yang akan segera menyusul. Silakan kunjungi link downloadnya dengan KLIK Download Mp3 DISINI.
Tips Cara Merawat Burung Manyar

Jika anda mempunyai peliharaan burung manyar yang sebaiknya anda lakukan sebagai pemilik dari burung manyar tersebut yaitu dengan menunjukkan jenis pakan yang pastinya mempunyai kualitas bagus.

Kemudian salah satunya termasuk jenis dari pakan khusus burung kenari. Kemudian anda juga sanggup menunjukkan jenis masakan perhiasan menyerupai EF kroto, tulang sotong hingga dengan kroto.

Pada waktu anda melaksanakan proses memandikan burung, maka lebih baiknya anda mandikan kurang lebih sekitar jam 8 pagi. langkahnya dengan di semprot dengan memakai spray di setiap harinya.

Di dalam proses penjemuran anda sanggup melaksanakan kurang lebih 1 hingga dengan 2 jam dalam 1 hari.

Sesudah anda melaksanakan proses penjemuran, maka sebaiknya anda lakukan proses penganginan burung. Dalam waktu kurang lebih 30 ataupun 15 menit saja. Kemudian selanjutnya anda kerodong kembali kemudian anda masukan ke dalam rumah.

Manyar gotong royong merupakan jenis burung yang simpel sekali menyesuaikan diri dengan manusia. Perilaku tersebut sanggup dilihat pada burung-burung manyar yang lainnya. Beberapa waktu yang lalu, masih banyak orang yang sanggup melihat keberadaan burung manyar di halaman / pekarangan rumah tanpa merasa terganggu dengan acara manusia.

Tuesday, 26 June 2018

Ciri Perbedaan Kacer Jantan Dan Betina

- Burung kacer merupakan salah sat burung kicau yang sanggup menirukan bunyi kicau burung lain. Burung kacer merupakan burung fighter yang mempunyai kicauan yang sangat merdu menyerupai burung murai. Burung kacer hitam maupun kacer poci semuanya rata-rata sanggup menirukan bunyi kicau burung lainnya. Oleh alasannya itu burung kacer sangat di gemari para pecinta burung kicau di indonesia, selain burung kacer manis untuk hobi burung kacer ini juga sanggup dipelihara untuk lomba yang nantinya akan sanggup menjadikan  pujian tersindiri dan tentunya sanggup hadiahnya, kacer yang sering di ikutnya limba yakni jenis kacer putih atau dada putih. Sedangkan untuk kacer hitam sering kita jumpai sebagai klangenan meski tak jarang pula para akseptor lomba membawanya ke arena.

Akan tetapi, meskipun kacer hitam sebagai burung klangenan secara umum kacer hitam lebih mempunyai nilai jual yang tinggi, ini sanggup dilihat pada umumnya banyak para penangkar yang lebih suka atau menentukan burung kacer hitam di bandingkan kacer poci.

Biasnya burung kacer yang manis yang suka berkicau yakni burung kacer yang berjenis kelamin jantan adapun untuk mengetahui ciri kacer poci jantan, terutama ketika menganjak usia sampaumur itu tidaklah terlalu sulit.

Berikut adalh ciri perbedaan burung kacer  jantan dan poci betina:



 Burung kacer merupakan salah sat burung kicau yang sanggup menirukan bunyi kicau burung lain Ciri Perbedaan Kacer Jantan dan Betina --  Burung kacer merupakan salah sat burung kicau yang sanggup menirukan bunyi kicau burung lain Ciri Perbedaan Kacer Jantan dan Betina 

  • Saat burung kacer poci masih anakan atau trotol, burung kacer poci jantan akan didominasi trotol warna hitam dengan kombinasi warna putih kekuningan, sedangaka untuk kacer poci betina mempunyai trotol hitam dengan warna putih keabu-abuan.  
  • Pada umunya burung kacer putih jantan mempunyai postur badan yang lebih besar, di bandingkan dengan kacer putih berina. 
  • Burung kacer putih jantan mempunyai warna bulu hitam yang mengkilap, sedangkan untuk kacer putih betina mempunyai warna bulu cenderung kusam dan keabu-abuan. 
  • Untuk segi kicau burung kacer poci jantan bunyi kicaunya bervariatif dan gacor, sementara burung kacer poci betina bunyi kicaunya cenderung monoton. 
Sumber referensi  : dari banyak sekali sumber omkicau.com, wikipedia.org , blog dan web di google

Demikian tadi sedikit tips cara membedakan burung kacer jantan dan betina agar sanggup bermanfaat bagi semua, baca juga artikel terkait yang lainya.

Wednesday, 14 February 2018

Cara Sukses Merawat Burung Ocehan


Cara Sukses Merawat Burung Ocehan | burungbudidaya -Masalah yang paling banyak ditampilkan dalam bermacam-macam komunitas burung adalah bagaimanakah bikin burung yg tidak suara jadi suara ; suara jelek jadi manis ; suara manis terus berkelanjutan bagus. Hal semacam ini sangatlah lumrah karena maksud paling utama yang dikejar beberapa kicaumania dalam pelihara burung adalah bagaimanakah burung mereka sanggup suara bagus. 

Kicauan burung sangatlah terkait dengan kesehatan juga sebagai variabel bangkit sendiri (yang memengaruhi). Kesehatan ini ada dua ; fisik serta mental, yang keduanya tak sanggup dipisahkan sekalipun. Sesehat apa pun keadaan fisik burung, kalau terganggu keadaan mentalnya, jadi kesehatan fisik segera terganggu serta akan tidak pernah ingin bunyi, terlebih suara bagus. Begitupun kalau mentalnya bagus, jadi dikala keadaan fisiknya terganggu, umpamanya nglabrak serta pangkal paruhnya berdarah, jadi bakal mengakibatkan burung tak sanggup tampak optimal. 

Pakan 
  • Kesehatan fisik bakal terwujud apabila burung terpenuhi dalam soal pakan (4 sehat, 5 prima), air serta cahaya matahari. 
  • Kesehatan mental bakal terwujud apabila burung ada dalam keadaan “senang” serta tak tertekan. 
Terkait dengan tercukupinya 4 sehat 5 prima, jadi utamalah untuk burung selalu untuk disuplai kuliner penambahan. 
  • Untuk burung dengan pakan paling utama serangga (MB, type2 kacer, dan lain-lain) butuh di beri penambahan vitamin dengan cara teratur serta terarah. Untuk type burung ini yang punya kebiasaan di beri voor, sanggup diperhitungkan butuh tidaknya santunan vitamin. Bila dalam paket voor telah tercatat bahwa voor tsb kaya kandungan vitamin, mungkin saja tak memerlukan penambahan suplemen. Untuk burung2 yg tidak di beri voor (lantaran di kuatirkan bakal turunkan kwalitas nada) mutlak mesti ditambah tambahan (terutama vitamin). 
  • Untuk burung dengan pakan paling utama berbentuk buah (type cucak umpamanya), butuh di beri serangga dengan teratur serta terarah. 
  • Untuk burung pemakan biji, butuh kerap di beri serangga serta buah/sayuran. Kenari serta branjangan umpamanya, memerlukan kroto dalam sajian makanannya. 

Terkait dengan tercukupinya cahaya matahari (untuk pengubahan pro vitamin D jadi vit D ; mematikan jamur serta kutu), jadi tersebut pentingnya penjemuran. Untuk sebatas argumen kesehatan (bukanlah treatment biar “ganas” dsb), penjemuran teratur cukup 30 – 60 menit pada pagi hari. 

Konsistensi 

Lebih utama dari segalanya diatas adalah permasalahan ketekunan dalam pemberian, baik dalam soal jadwal ataupun ukuran. 

Pemberian pakan dengan jadwal yg tidak teratur, terkadang ditukar pagi, terkadang sore ; atau jumlah yg tidak teratur, terkadang sesendok terkadang tiga sendok, atau type pakan (umpamanya voer) yang bertukar-ganti, terkadang brand A terkadang brand B, bikin burung tak stabil. 

Terkait dengan permasalahan ketekunan inilah jadi butuh sangkanya untuk beberapa kicaumania untuk mengambil keputusan type, jadwal serta jumlah pakan untuk burung mereka yang dikerjakan dengan cara berkelanjutan. 

Umpamanya Anda telah mengambil keputusan tumpuan makan : pagi jangkrik 4 ekor, siang kroto sesendok, sore jangkrik 5 ekor plus cacing 2 ekor, jadi berkelanjutan saja itu dikerjakan. 

Demikian juga tentang dalam soal memandikan serta menjemur. Mesti berkelanjutan. Bila burung Anda umum dimandikan pagi, ya pagi selalu. Bila sore, ya sore selalu. Bila pagi-sore, ya pagi-sore selalu. Bila satu ahad cuma sekali pada hari Minggu, ya satu ahad sekali saja pada haru Minggu. Bukanlah jadi satu ahad 2 x cuma karena kebetulan pada ahad itu ada libur terkecuali hari Minggu. 

Bila memanglah memerlukan pergantian jadi sebaiknya pergantian tak dikerjakan dengan cara mencolok serta berkelanjutan mengaplikasikan tumpuan gres itu. Selenggarakan pergantian dengan cara bertahap. Untuk ubah brand pakan umpamanya, jadi campur saja pakan yang umumnya dengan pakan yang baru. Hari selanjutnya, brand spesifik yang akan di hilangkan, dikurangi porsinya sedikit untuk sedikit, sampai selanjutnya cuma voer pengganti yang kita sodorkan.

Sunday, 11 February 2018

Cara Menyimpan Kroto Supaya Lebih Infinit Dan Tahan Lebih Lama

damaiBagi kalangan pencinta burung terutama burung terutama burung pemakan serangga, kebutuhan kroto pada pagi hari atas burung yang kita rawat bagaikan rutinitas kita yang terbiasa dengan sarapan pagi. Biasanya ada pilihan antara bubur ayam, ketupat sayur dan ada juga yang tidak absurd lagi yaitu nasi uduk dan juga lainnya namun ada juga yang sekedar ngeteh dengan masakan ringan dan gorengan saja. Begitu pula dengan burung yang kita rawat terutama untuk burung-burung yang membutuhkan EF (Extra Food) berupa kroto, menyerupai murai kerikil yang memang tampaknya salah satu hidangan pokok hampir setiap hari diberikan kepada burung tersebut, begitu juga dengan burung lainnya menyerupai Kacer, Cucak Ijo, dan juga burung lainnya yang membutuhkan kroto tersebut, anggap saja kita sarapan sama-sama
dengan peliharaan kesayangan kita dengan nasi uduk … heheheheh.

Namun demikian terkadang kita sedikit direpotkan sebab harus hampir setiap hari membeli kroto, sebab memang faktor kebutuhan, namun demikian apakah tidak ada cara lain semoga kroto sanggup tahan lebih usang dan abadi selama penyimpanan sehingga tidak harus setiap hari membeli kroto ke daerah penjualan kroto dan membelinya pun tidak hanya untuk sekali konsumsi sehari habis, jadi sanggup membeli untuk jangka waktu beberapa hari yang kita perlukan dengan cara menyimpannya di daerah yang sanggup lebih awet.

Pada dasarnya kroto kalau hanya dibiarkan begitu saja berpengaruh hanya sekitar 1 – 2 hari dan selanjutnya akan membusuk, maka dengan ini ada sedikit tips sederhana dan mudah yang sanggup dilakukan untuk menyimpan kroto semoga tidak mengecewakan lebih usang dengan kondisi masih layak konsumsi untuk burung rawatan kita. 
  1. Langkah Pertama adalah, kalau sempat, basuh kroto terlebih dahulu, sebab biasanya kroto yang kita beli dari toko burung ataupun penjual perlengkapan burung masih tercampur dengan campuran-campurang yang kurang layak untuk dikonsumsi burung, namun kalau berdasarkan anda tidak perlu ya ga apa-apa. Selanjutnya kalau memang jadi dicuci, terlebih dahulu keringkan dengan kipas angin, sesudah kering masukkan dalan kertas Koran atau kertas putih dan masukkan dalam wadah penyimpanan dari plastik kemudian simpan dalam kulkas dengan suhu dan posisi yang tidak terlalu hirau taacuh atau tergantung pengaturannya.
  2. 2. Langkah kedua kalau memang tidak kita masukkan dalam kulkas bahkan sebab di rumah tidak ada kulkas, cukup diangin-anginkan memakai kipas angin semoga kelembabannya berkurang jadi kondisi kroto menjadi akan sedikit lebih kering sehingga akan sedikit lebih awet, namun kalau ada kulkas tetap lebih dianjurkan memakai lemari hirau taacuh tersebut.

Kedua opsi di atas diperuntukkan sebagai alternatif penyimpanan kroto apabila untuk pemakaian lebih dari 1 hari atau untuk jaga-jaga apabila terjadi persediaan kroto di pasaran langka atau habis, namun kalau kita yakin dan sempat serta bersahabat dengan penyedia kroto ya lebih baik kroto yang paling kita nilai lebih segar yang kita berikan untuk EF burung yang kita rawat.

Salam burungbudidaya
sumber: damai9.blogspot.com

Saturday, 10 February 2018

Cara Merawat Murai Kerikil Semoga Tetap Fit Dikala Trend Hujan

damai- Seperti pada artikel lainnya ihwal cara merawat burung supaya tetap fit di ketika demam isu hujan, tidak berbeda jauh dengan jenis burung pemakan serangga lainnya, sebagaimana perawatan burung kacer, kenari dan juga burung lainnya.  

Berikut yakni beberapa cara untuk mengantisipasi dan mengkondisikan supaya burung Murai Batu tetap fit selama demam isu hujan:

  1. Jika pada demam isu kemarau setiap pagi dan sore burung kita mandikan bahkan sesudah di mandikan pun terkadang burung masih nyebur ke cepuk mandi dengan sendirinya, namun pada demam isu hujan supaya mengurangi volume mandi, bahkan ketika kita akan memandikan pada keramba mandi supaya dikurangi volume airnya serta melihat kondisi cuaca pada ketika akan memandikannya.
  2. Penambahan extra food (EF), supaya ditambahkan porsi penambahan porsi jangkrik dari sebelumnya pagi 5 ekor sore 5 ekor misalnya, menjadi 7-8 ekor setiap pagi dan sore, kalau biasanya tidak pernah diberi ulat hongkong, maka pada ketika  musim hujan dapat diberikan 2-3 ekor pagi dan sore dan juga tetap berikan kroto.
  3. Pemberian Multi Vitamin merupakan faktor yang sangat dianjurkan terutama manfaat vitamin yang menyangkut supaya burung tetap fit selama demam isu hujan, banyak direkomendasikan oleh  pakar kicau mania ibarat yang banyak di muat di internet.
  4. Usahakan, apabila kita termasuk orang yang dalam kesehariannya di rumah, ketika muncul sinar matahari kapanpun munculnya, segerakan jemur burung walau hanya sebentar.
  5. Pada ketika hujan turun, apabila di luar rumah cuaca hambar dan burung terlihat kedinginan, lebih baik burung dimasukkan ke dalam rumah supaya lebih hangat dan apabila sesudah dimasukkan ke rumah burung masih juga terlihat membisu saja, memekarkan bulu-bulunya dan mata terpejam, alangkah lebih baiknya lagi burung dikerodong, bahkan ada salah satu murai watu mania karena hati-hatinya ia memakai kerodong untuk murai watu kesayangannya dengan kerodong berbahan wool (selibut tebal) ... maaf belum sempat upload gambarnya gambar segera menyusul.
Dan ada juga beberapa mitra yang sempat meracik jenis makanannya dengan adonan yang berbahan dasar bahan-bahan yang dapat menghangatkan tubuh, ibarat dicampur dengan sedikit jahe bakar lalu dihaluskan yang dicampurkan ke kuliner yang berupa voer dengan porsi cukup sekadar sebagai penghangat saja.

Demikian semoga bermanfaat.
Salam burungbudidaya
sumber: damai9.blogspot.com