Showing posts with label PERKUTUT. Show all posts
Showing posts with label PERKUTUT. Show all posts

Tuesday, 27 November 2018

Tips Beternak Burung Perkutut Dengan Memakai Kandang Gantung

Buat teman burung yang ingin beternak perkutut, jikalau tidak memungkinan beternak perkutut ditempat yang luas, barangkali sanggup juga dilakukan dalam sangkar gantung, ukuran sangkarnya sendiri sanggup menggunakan sangkar burung ocehan yang berbentuk kotak dengan ukuran 60x60x75 atau menggunakan sangkar untuk kacer, murai kerikil ataupun cucak hijau yang tidak terpakai, yang penting semakin besar ukuran kandangnya semakin leluasa burung perkutut sanggup bergerak.

Siapkan dahulu area sarangnya di dalam sangkarnya dengan materi sarang yang sudah kemudian didalamnya. Setelah itu barulah ke-2 burung perkutut dimasukan dalam sangkar penangkarannya.

Apabila sudah berjodoh perkutut sanggup saling meloloh kemudian kerjakan ritual ngecer serta diakhiri dengan ritual kawin yang sebenarnya. Sistem ngecer ini biasanya ditangani kurang lebih 4-5 kali, burung jantan sanggup menaiki burung betina melewati segi kiri atau segi kanannya untuk kemudian hinggap di sampingnya, maka dari itu diperlukan sangkar yang besar semoga ke-2 burung lebih leluasa berlatih pemanasan sebelum akan kawin.

Tips Perawatan Bagi Indukan Perkutut 

Bagaimana perawatan yang cocok semoga perkutut sanggup segera kawin serta bertelur, silahkan simak beberapa tips berikut :

Lakukan penjemuran masing-masing pagi hari ( pastinya dengan sangkar gantungnya ) untuk merangsang burung cepat birahi, biasanya pada waktu penjemuran itu burung sanggup kerjakan perkawinan. Ada waktu jalan sesudah penjemuran selesai.

Setelah kawin biasanya burung sanggup bertelur dalam periode waktu 1-2 minggu, apabila sudah terlihat tanda tanda sanggup bertelur sebaiknya sangkar jangan hingga dipindah geser lagi, biarlah melekat dengan tembok semoga sangkar lebih kokoh serta tidak simpel goyang.

Perkutut sanggup mengerami telurnya selama 2 minggu, apabila terlihat tanda tanda sanggup menetas sangkar sanggup dijemur kembali waktu pagi pagi hari kurang lebih jam 06. 30 selama 5-10 menit saja, jangan hingga usang lama, serta penjemuran lantas jangan hingga pada waktu matahari sedang terik teriknya, sesudah piyikan keluar bulu barulah ditambah lagi waktu penjemurannya lantas 10-15 menit.

Setelah anakan berusia 5-7 hari sanggup segera dipasang ring pengenal.

Pada umur 7-8 hari inilah burung sanggup diambil serta di satukan dengan burung puter ( dititipkan ) untuk diloloh. Setelah anakan dipisahkan dari indukannya sangkar sanggup dibersihkan supaya sanggup dipakai indukan perkutut untuk bertelur lagi. Namun apabila anda tidak punya pengasuh lain ( burung puter ) untuk meloloh anakannya biarlah saja diloloh oleh induknya selama bln..

Sunday, 25 November 2018

Tips Tunjangan Pakan Olahan Untuk Burung Perkutut

Memberikan pakan yang berkualitas untuk perkutut amat penting untuk melindungi performa burung. Perkutut umumnya sanggup makan biji-bijian dikarenakan memanglah telah punya kebiasaan dengan pakan tersebut. Pakan yang sanggup beri sumbangan performa perkutut yakni pakan olahan yang berkualitas. Pakan tersebut sanggup anda peroleh di toko makanan burung. Tetapi jikalau anda tertarik untuk membuatnya sendiri, tersebut disini beberapa materi serta cara pembuatannya.

Bahan yang diharapkan untuk menciptakan pakan olahan burung perkutut

 amat penting untuk melindungi performa burung Tips Pemberian Pakan Olahan untuk Burung Perkutut
  • 1kg millet 
  • 2 hingga 3 butir telur, di ambil kuningnya 
  • 1kg gabah 
  • 2 siung bawang putih 
  • 1/4kg ketan hitam 
  • 3 jari tangan jahe 
  • 1/4kg canary seed 
  • 3 jari tangan kencur 
  • 1/8kg jewawut 
  • ½ sendok makan garam 
  • 5 sendok makan madu 
  • ½ sendok teh lada putih 

Cara pembuatan pakan olahan burung perkutut

Bumbu berbentuk kencur, jahe, bawang putih, lada putih, serta garam ditumbuk hingga hancur kuning telur dikocok hingga mengembang, lantas diberi madu lebah serta dikocok lagi hingga tercampur benar. Sesudah madu telur itu tercampur, bumbu yang sudah ditumbuk tadi dicampurkan pada telur serta madu, diaduk-aduk hingga rata.

Ketan hitam, millet, gabah, canary seed, serta jewawut, sebelum ketika dicampurkan dicuci higienis dulu di buang yang mengambang lantas ditiriskan, digelar dalam tempeh atau sejenisnya. Setelah itu dijemur hingga kering. Biji-bijian yang telah kering inilah yang dicampurkan dalam gabungan telur madu yang berbumbu tadi.

Bahan digabung aduk hingga rata, jikalau perlu diremas-remas dengan tangan. Sesudah gabungan tercampur benar di gongsong ( digoreng tanpa minyak ) sepanjang lebih kurang dua menit. Lantas diangkat serta dituangkan diatas nyiru, untuk diangin-anginkan di area teduh hingga kering serta dingin.

Wednesday, 14 November 2018

Mempersiapkan Bakalan Burung Perkutut Bangkok Juara

Mempersiapkan Bakalan Burung Perkutut Bangkok Juara Mempersiapkan Bakalan Burung Perkutut Bangkok Juara
Mengikuti lomba perkutut bangkok dan sanggup mengantarkan burung kesayangan kita masuk dalam nominasi juara atau dengan kata lain berhasil mendapat piala kejuaraan amat membanggakan kita sebagai seorang kicaumania. Tapi lebih membanggakan lagi manakala burung yang kita bawa kelapangan perlombaan ialah hasil dari peternakan kita

Dalam lomba perkutut bangkok penilaian-penilaian hanya didasari pada keindahan bunyi burung perkutut bangkok, dan tidak didasari pada sangkar perkutut bangkok, pemilik ataupun farm yang mengeluarin, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan manakala kita mencoba melombakan burung perkutut Bangkok yang kita hasilkan dari peternakan kita sendiri.

Dalam beternak burung perkutut bangkok tiap peternak tentu punya harapan supaya suatu ketika kelak sanggup punya burung perkutut bangkok juara yang lahir dari peternakannya. Supaya peternakan kita menghasilkan perkutut bangkok juara tapi dengan modal yang tidak terlalu besar, ada tips dan trik yang sanggup teman burung coba, diantaranya adalah:

1. Pemilihan bakalan perkutut Bangkok

Pemilihan bibit yang akan kita pakai untuk indukan ialah faktor utama dalam beternak perkutut bangkok. Indukan tersebut memang tidak harus berharga mahal, yang murahpun tidak jadi duduk perkara asal kita tahu terang ras atau keturunan dari burung tersebut, siapa bapak dan ibunya siapa pula kakek dan neneknya. Nah dari silsilah ini kita sanggup mulai meraba bagaimana tipe burung ini, apakah bertipe irama menyerupai burung orisinil Indonesia atau bertipe bunyi burung Bangkok yang punya volume keras dan nada yang panjang. Kalau kita sudah mengidentifikasi suara, gres kita menyilangkan tipe burung tersebut dengan mempertimbangkan animo bunyi burung yang berlaku ketika ini.

Trend bunyi burung perkutut bangkok ketika ini yang rata-rata memiliki volume besar tapi tidak gembos, bunyi tengah yang senggang dan ujung yang panjang, ada baiknya kita milih indukan dengan prosentasi tipe bunyi Bangkok 75% dan tipe irama 25%.

Contoh:
  • Perkutut bangkok A anak dari perkutut bangkok jantan A1 dan betina A2
  • Perkutut bangkok B anak dari perkutut bangkok jantan B1 dan betina B2 (tipe irama)
Maka jikalau kita kawinkan perkutut bangkok A dan perkutut bangkok B maka kemungkinan besar perkutut bangkok yang dihasilkan dari perkawinan indukan A dan B akan punya ciri-ciri yaitu memiliki bunyi depan yang elok dengan bunyi tengah senggang dan volume besar serta ujung yang bagus.

Perkutut Bangkok yang kini banyak beredar di Indonesia memang tidak semuanya elok tergantung kita yang milih. dan jikalau kita tidak punya modal yang besar untuk mendapat perkutut bangkok (Thailand), kita cukup membeli dari peternak Indonesia yang telah melaksanakan persilangan indukan dengan bahan Bangkok dengan Bangkok .Dan jikalau itu masih terlalu mahal kita sanggup membeli F2 dari indukan Bangkok dengan Bangkok tersebut. Kalau sudah sanggup gres kita silangkan dengan indukan yang bertipikal bunyi Indonesia biarpun burung tersebut bersuara kecil asalkan burung tersebut punya irama yang bagus.

Dari sini jikalau kita mau mendapat produk dari peternak tertentu yang pertama kita cermati ialah apakah ada silsilah dari burung yang akan kita beli, siapa bapak dan ibunya, dan siapa kakek dan neneknya. Prinsipnya nambah banyak identitas/ras dari burung yang akan kita beli, maka akan semakin simpel kita mengolah (menjodohkan) dengan burung perkutut yang kita punya.

2. Penjodohan burung perkutut Bangkok

Kalau kita sudah mendapat perkutut bangkok dengan identitas atau silsilah yang jelas, hingga ke kakek dan neneknya maka kita sanggup menjodohkan perkutut bangkok tersebut dengan perkutut bangkok yang kita punya (asal silsilahnya cocok).

Hal pertama yang harus kita perhatikan dalam tahap perjodohan ini ialah umur dari burung yang akan kita jodohin, usahakan burung yang kita jodoh kan sudah diatas 1 tahun.

Sebelum kita memasukkan kedalam kandang, ada baiknya kita beri obat cacing terlebih dulu, jikalau tidak ada cacing yang keluar kita sanggup lanjutin dengan pertolongan vitamin. Nah, jikalau sudah bugar maka kita sanggup memasukkan burung tersebut dalam kandang.

Memasukkan sangkar sebaiknya sore hari sehingga burung tidak sempat bertengkar. Kalau bertengkar kita sanggup melaksanakan penyemprotan dengan sprayer hingga burung tersebut terlihat  akur atau tidak bertengkar lagi. Setelah jodoh, ada baiknya setiap hari kita kasih vitamin pada air minumnya sehingga vitalitas pasangan tadi tetep terjaga.

3. Merawat piyik perkutut Bangkok

Setelah pasangan perkutut bangkok tadi beranak dan menghasilkan piyek, hal yang harus kita ingat dalam merawat piyek ialah kita harus memperhatikan kesehatan piyek lewat terpenuhinya kebutuhan akan gizi dan vitamin dan mineral.

Perawatan terbaik sanggup dilakukan sehabis piyek berumur 7 hari. Dari situ kita sanggup pisahkan piyek tersebut dari induk, kemudian kita suapi dengan Holliday Extra Fooding atau dengan biji-bijian menyerupai dengan adonan kacang hijau, beras merah, gabah putih, gabah merah dan millet yang di tumbuk halus. Intinya, kita usahakan supaya  piyek tersebut tidak sakit dan tidak kekurangan gizi.

Disamping itu pertolongan vitamin setiap 2 hari sekali dan berganti-ganti vitamin wajib diberikan dengan takaran yang kita cocokan dengan burung perkutut Bangkok kita. Penyuapan piyek tiap hari kita lakukan 3x sehari hingga perkutut Bangkok sanggup makan sendiri. Kalau sudah sanggup makan sendiri penyuapan berkurang menjadi 1 x sehari. Lalu hentikan penyuapan dengan extra fooding hingga perkutut bangkok berumur kurang lebih 1 bulan.

Setelah penyuapan kita hentikan sebaiknya pertolongan vitamin tetap dilanjutin hingga berumur kurang lebih 4 bulan. Dan sehabis tahap ini perawatan burung kita lanjutkan dengan perawatan burung perkutut bangkok dewasa.

4. Melatih piyek perkutut Bangkok

Melatih piyek bergotong-royong sanggup kita lakukan semenjak burung tersebut berumur 2,5 bulan dan jikalau nyatanya burung tersebut layak kita lombakan dan punya mental yang elok maka kita sanggup melombakan burung perkutut Bangkok dan mengakibatkan burung tersebut jadi burung lomba yang siap menjadi juara.

Sunday, 11 November 2018

Tips Merawat Kandang Perkutut Semoga Awet

 sanggup dikatakan sebagai kandang burung yang berharga mahal di banding dengan kandang buru Tips Merawat Sangkar Perkutut Agar Awet
Dari segi harga, kandang perkutut sanggup dikatakan sebagai kandang burung yang berharga mahal di banding dengan kandang burung pada umumnya, hal ini dikarenakan kandang perkutut dibubuhi karya seni yang tinggi dalam setiap pembuatannya. Maka dari itu kandang perkutut perlu menerima perawatan yang baik pula, terlebih lagi bila kandang yang dipakai buat perlombaan, maka perawatan rutin pun harus dilakukan setiap hari untuk menjaga biar kandang tetap dalam kondisi baik dan awet.

Mungkin sudah menjadi kebiasaan bagi 'sobat perkutut' menaruh sangkarnya pada ruangan khusus yang terhindar dari panas dan hujan biar lebih awet. Tips merawat kandang perkutut yang benar ialah dengan cara menaruh kandang di kawasan yang aman, menjauhkan kandang perkutut dari api, lalu tatalah kandang dengan rapih, atau bila memungkinkan sesering mungkin mengontrolnya.

Sangkar perkutut tidak sama dengan kandang burung lainnya, maka bedakan kandang yang murah, sedang dan kualitas tinggi. Terakhir jangan lupa untuk segera memperbaiki kandang perkutut bila ternyata rusak.

Saturday, 23 June 2018

Perkutut Kelas Lomba Tidak Sekedar Dimandikan

Burung Kicau Nusantara - Mempunyai burung perkutut sendiri kelas lomba bisa memperlihatkan pujian tersendiri. Apalagi dikala diikutkan lomba biasa menyandang predikat juara mulai dari tingkat lokal, regional hingga nasional. Adapun untuk merawat perkutut-perkutut jawara ini membutuhkan kedisiplinan, ketekunan serta perlu meluangkan waktu setiap harinya.

Tak jarang pemilik perkutut kelas lomba alasannya yakni faktor kesibukanya menitipkan perkutut jawara di rumah perawat perkutut yang dikenal piawai menangani perkutut-perkutut kualitas lomba.

Menurut para penghobi perkutut, perawatan rutin secara umum yang dilakukannya untuk perkutut kelas lomba, antara lain seminggu sekali dimandikan. Waktu memandikan biasanya setiap 3 hari sebelum burung ikut lomba. Contohnya rabu pagi dimandikan sebelum turun lomba pada ahad paginya. Sehingga dikala dilombakan burung lebih bersih, sehat dan wangi. 

Menurut para penghobi yang pernah menjuarai lomba perkutut, burung perkutut tidak hanya dimandikan dengan air biasa saja, namun juga memandikan burung perkutut dengan memakai rebusan sejumlah materi alami antara lain ada daun sirih, saga dan katuk. Ketika air hasil rebusan sudah hambar atau hangat, perkutut diambil dari sangkar kemudian dimandikan dan beberapa kali serpihan tubuh direndam.
Mempunyai burung perkutut sendiri kelas lomba bisa memperlihatkan pujian tersendiri Perkutut kelas lomba tidak sekedar dimandikan


Sisa-sisa air yang masih melekat di bulu-bulu, dikala dibersihkan perkutut  sendiri akan memakai paruhnya dan terminum justru itu manis untuk perkutut sendiri. Bahan-bahan yang direbus dan airnya untuk mandi manis juga untuk mendukung kesehatan perkutut.

Setiap hari perkutut di jemur di pagi atau sore harinya tergantung cuaca. Saat dijemur burung juga di pantau kesehatannya, termasuk dikala pada ganti bulu (mabung), bisa diambil dari sangkar soliter dan ditempatkan di sangkar umbaran. Ketika mabung sebaiknya tak diikutkan lomba maupun latihan bersama. Selain itu setiap seminggu sekali diloloh minyak ikan, antara lain sanggup membantu menjaga perkutut tetap fit dan bulu-bulunya bisa tampil bagus.

Perkutut jawara yang ingin dijodohkan, tak boleh juga meloloh anakan atau piyikannya alasannya yakni dikhawatirkan bisa merusak kualitas suara. Ketika telur yang dierami sekitar satu ahad segera diambil dan ditempatkan di sarang perkutut babu yang sedang mengeram.

Perkutut merupakan burung yang termasuk unik antara lain anakan yang berasal dari indukan jawara maupun mantan burung langganan juara belum tentu manis kualitasnya. Namun peluang mendapat manis tetap besar sehingga anakan dari burung manis atau juga indukan mantan jawara tetap diburu kug mania (para penggemar burung perkutut ), Selain itu anakan dari indukan yang biasa-biasa saja, bisa juga menghasilkan anakan yang berkualitas.

Karakter

Setiap pemilik maupun perawat perkutut kelas lomba, sudah mengetahui abjad ataupun perlakuan yang diberikan pada setiap jawaranya.
 
Salah satu laba bisa ikut latihan serta lomba secara rutin, yaitu bisa  hafal abjad masing-masing burung sekaligus melatih  mental bersama puluhan bahkan ratusan perkutut berkualitas.
 
Biasanya para kug mania akan memperlihatkan terapi pada burung perkutut pada malam harinya sebelum turun lomba yaitu dengan cara memperlihatkan pijatan ringan, sesudah itu dipindah ke sangkar berkualitas manis dan pagi harinya akan "kerja" baik dan  mengumpulkan poin maksimal.
 
Adapun sangkar-sangkar berkualitas bagus, bahkan bisa bertahan bertahun-tahun secara umum dikuasai dibanderol dengan harga di atas Rp.1 juta bahkan ada yang hingga Rp. 7 juta persangkarnya.

Untuk pakan burung perkutut biasanya para kug mania memberi adonan milet putih, gabah bangkok dan beras hitam.

Sumber referensi  : dari aneka macam sumber omkicau.com, wikipedia.org , blog dan web di google
 

Itu tadi sedikit gosip mengenai Perkutut kelas lomba tidak sekedar dimandikan yang bisa kami sampaikan semoga sedikit gosip ini bisa bermanfaat buat anda semuanya, untuk memperbaharui gosip yang menarik lainya kami akan selalu mengupdate secara terencana jadi pastikan anda tidak ketinggalan informasinya.

Baca Juga Informasi Menerik Lainya : 

Friday, 22 June 2018

Cara Menentukan Dan Membeli Bakalan Burung Perkutut

Burung Kicau Nusantara - Dalam menentukan burung perkutut bakalan yang nantinya entah untuk lomba atau sebagai klangenan kita harus jeli dan teliti dalam menentukan nya. Karena dalam menentukan bakalan perkutut tidak seperti membeli jenis burung-burung yang lainnya, selain diharapkan kejelian dan ketelitian diharapkan juga ketelatenan supaya kita tidak menyesal di lalu harinya.

Sebelum kita memberli burung perkutut ada beberapa hal dan kriteria yang harus diperhatikan: 

Pertama kita harus mengetahui dulu untuk apa kita membeli perkutut, jikalau membeli bakalan untuk Konkurs, tentu terang kita harus menentukan bakalan perkutut yang jantan. Karena dalam membeli bakalan yakni identik dengan piyik yaitu antara mulai dari menetas hingga umur 5 bulan, maka untuk membeli bakalan perkutut di masing-masing umur diharapkan pengetahuan dan perhatian sendiri-sendiri perihal bagaimana membedakan bakalan perkutut jantan dan betina.

Biasanya bagi para pembeli yang tujuan membeli perkutut untuk didengarkan suaranya atau untuk lomba, niscaya akan menentukan burung bakalan perkutut jantan. Karena burung perkutut jantan yakni burung yang mempunyai bunyi yang kencang, nyaring, powernya besar dan tekanan bas pada suaranya besar, sehingga saat bernyanyi atau berkicau akan terdengar lantang dan stabil. Untuk para penggemar perkutut pemula yang masih awam akan burung perkutut tentu akan mengalami sedikit kesulitan dalam menentukan perkutut jantan dan betina.

Untuk bagi anda yang masih kesulitan dalam menentukan jenis perkutut jantan dan betina bisa memperhatikan ulasan berikut ini:

Dalam menentukan burung perkutut bakalan yang nantinya entah untuk lomba atau sebagai klangen Cara menentukan dan membeli bakalan burung perkutut
Untuk membedakan bakalan perkutut bisa dilakukan dengan cara melihat supit ( tulang di bawah ekor) apabila tulang supit rapat dan hampir bersentuhan bisa dipastikan bahwa perkutut tersebut yakni jantan. Akan tetapi jikalau supit tersebut lebar (sekitar 1 cm atau seruas jari) maka burung perkutut tersebut yakni betina. Cara ini bisa dilakukan saat perkutut berumur sekitar 4 bulan, alasannya yakni jikalau masih di bawah 4 bulan rata-rata supit antara perkutut jantan dan betina hampir sama, sehingga akan sedikit kesulitan bagi orang awam.

Akan tetapi jikalau sesudah 4 bulan maka akan semakin gampang dalam membedakan burung perkutut jantan dan betina alasannya yakni selain tulang supit yang semakin menyempit kita juga bisa melihat perbedaannya dari bentuk kepala, bentuk bola mata dan juga bunyi kicauannya. Biasanya burung perkutut jantan akan mempunyai ukuran kepala yang lebih besar dan lingkaran dibandingkan dengan perkutut betina yang relatif kecil dan lonjong. Begitu juga dengan ukuran tubuhnya, perkutut jantan bisanya akan mempunyai badan yang lebih besar dibandingkan dengan perkutut betina. Atau bisa juga dengan melihat bentuk bola matanya jikalau bola mata perkutut tersebut terlihat lebih menonjol dengan sorotan mata yang tajam dipastikan burung perkutut tersebut yakni jantan. Untuk bunyi dibedakan dengan cara keras tidaknya bunyi perkutut tersebut burung perkutut jantan akan mempunyai bunyi yang keras dibandingkan dengan burung perkutut betina.

Meski pun kita sudah mengetahui burung perkutut tersebut jantan hal yang tidak kalah penting yakni memastikan bahwa tulang supit yang dimiliki burung perkutut tersebut harus sama panjang dan sejajar. Karena jikalau burung perkutut tidak mempunyai tulang supit yang sejajar ini kurang disukai oleh para kug mania alasannya yakni dianggap cacat dalam katuranggan atau dalam tubuhnya.

Jika anda ingin membeli bakalan di umur 1 hingga 1,5 bulan kita bisa memperhatikan dari segi suaranya, bagi yang sudah paham akan hal ini sudah sanggup memperkirakan bunyi dewasanya.Jika yang keluar bunyi pess-pess-pes, bisa dipastikan burung tersebut nantinya bersuara engkel atau jalan tiga. Kalau pess-pess-pess-pess, diperkirakan tumpang sari atau dobel. Kalau bunyi piyik tersebut terdengar pess-pess-pess...pess..pess, diperkirakan burung tersebut nantinya bersuara dobel, tumpang sari, atau engkel. Oleh alasannya yakni itu perlu kejelian dalam mendengarkan panjang pendeknya bunyi angin sehingga sanggup diketahui pess mana yang menjadi bunyi tengah dan yang mana bunyi belakang. Kalau masih ragu dengan kemampuan memilih, sebaiknya dinantikan hingga burung berumur 1,5-2 bulan. Pada umur ini bunyi angin yang dimiliki piyik akan berganti dengan bunyi perkutut yang lebih terang walaupun masih belum memperlihatkan bunyi orisinil perkutut dewasa.

Untuk lebih amanya jikalau kita ingin membeli burung bakalan perkutut sebaiknya membeli kepada peternak yang sudah mempunyai nama atau yang sudah terbukti kualitas nya terhadap para konsumen nya yang sudah membuat perkutut-perkutut yang juara.  Karena tak jarang juga peternakan yang sudah sering melahirkan perkutut juara akan memperlihatkan garansi terhadap burung yang kita beli jikalau burung tersebut di rasa kurang maka bisa ditukarkan.

Untuk anda yang ingin membeli burung perkutut yang sudah remaja sebaiknya bertanya dulu terhadap diri kita sendiri buat apa kita membeli burung perkutut tersebut. Jika ingin membeli perkutut untuk klangenan yang di dengarkan suaranya di rumah sebaiknya menentukan burung perkutut yang murah saja di sekitaran harga Rp.25ribu hingga Rp.50ribu. Tetapi jikalau tujuan utama kita membeli untuk di turunkan di Konkurs / lomba sebaiknya pilih burung dan daerah peternakan yang berkualitas pula.
Sumber referensi  : dari banyak sekali sumber omkicau.com, wikipedia.org , blog dan web di google

Demikian tadi informasi mengenai Cara menentukan dan membeli bakalan burung perkutut yang bisa burung kicau nusnatara sampaikan supaya dengan sedikit informasi ini bisa bermanfaat buat kicau mania semuanya.

Baca juga artikel terkait lainya :

Wednesday, 20 June 2018

Burung Perkutut Dan Istilah Katuranggan

Keyword :
  • artikel perkutut katuranggan
  • perkutut katuranggan murah
  • cara perkutut katuranggan
  • perkutut katuranggan penangkaran
Burung Kicau Nusantara - Katuranggan ialah salah satu melihat burung dari segi fisik atau bentuk badannya  bila dalam bahas belanda di sebut Exterieur yang artunya sama ia atas pada masyarakat indonesia katannya dengin melihat katurangganya maka akan sanggup melihat kualitas dari si burung, khusunya burung perkutut banyak yang bilang bila kita menacri bibit dengan melihat Katuranggannya maka akan mendapat burung Perkutut yang manis dan akan gacor.


Katuranggan ialah salah satu melihat burung dari segi fisik atau bentuk badannya Burung Perkutut Dan Istilah KaturangganAda beberapa ciri untuk menemukan bakalan atau bibit perkutut yang mempunyai Katuranggan berikut ini ialah ciri-cirinya :

Di Lihat dari Bbentuk Badan, Paruh dan Ekor dari Samping

  1. Apabila burung perkutut tubuhnya menyerupai jagung yang belum di kupas kulitnya dan mempunyai paruh menyerupai cabe besar dan mempunyai ekor yang tidak runcing ini bisanya burung akan lemah pada bunyi kicaunya pada saura tengah.
  2. Apabila burung perkutut tubuhnya menyerupai buah nangka dan mempunyai paruh menyerupai padi dan mempunyai ekor yang panjang dan tumpul ini bisanya burung akan mempunyai bunyi kicau engahnya baik.
  3. Apabila burung perkutut tubuhnya menyerupai bunga buah pisang yang kuncup dan mempunyai paruh menyerupai buah kepal dan mempunyai ekor yang panjang dan mempunyai garis-garis yang terang ini bisanya burung akan mempunyai bunyi kicau tengah yang sanggup di andalkan.
  4. Apabila burung perkutut tubuhnya menyerupai buah kelapa yang masih kecil atau orang jawa sering menyebut dengan blulug dan mempunyai paruh menyerupai pelepah pisang dan pendek dan tumpul ini bisanya burung perkutut akan mempunyai saura tengan yang cukup baik.
  5. Apabila burung perkutut tubuhnya menyerupai asahan pisau yang telah habis bab tengahnya dan mempunyai paruh menyerupai cabe rawit dan mempunyai ekoryang mekar menyerupai kapas kering maka burung ini tidak akan mempunyai bunyi yang bagus.

Melihat Kepala Burung Perkutu Dari Samping

  1. Kepala dengan bentuk kepala biji nagka atau juga di sebut dengan kepala beton, pada burung yang mempunyai kepala beton ini konon di perkirakan burung akan mempunyai bunyi yang sanggup bertahan usang meskipun burung telah berusia renta burung ini tetap akan mengerluarkan kicaunya, tapi burung dengan kepala beton tidak akan sanggup mengeluarkan bunyi yang maksimal.
  2. Kepala sperti uang logam atau di sebut juga ngobog burung ini akan mempunyai saura yang manis tapi memerlukan waktu yang usang bisanya burung ini akan memerlukan masa rambahan hingga 8 tahun dan kualitas bunyi akan berkurang semakin bertambhanya usia.
  3. Kepala sperti buah jambe muda apa bila kicau mania mendapat burung yang mempunyai kepala jambi atau pinang ini kicau mania akan mendapat burung perkutu yang sanggup ngerol secara maksimal dan sanggup bertahan hingga tua.
  4. Kepala bawang burung perkutut dengan kepala bawang ini mempunyai bunyi yang tidak tentu kadang suaranya manis kadang juga tidak mau bersuara.
  5. Kepala takir ini berarti burung tidak sanggup di harapkan pada kualitas suarnya
Sumber : dari banyak sekali sumber omkicau.com, wikipedia.org , blog dan web di google

Demikian tadi sedikit warta mengenai Istilah Katuranggan dalam perkutut biar warta yang sedikit ini sanggup bermanfaat terimakasih dan salam kicau mania.

Tag :  ciri perkutut katuranggan, katuranggan merpati, perkutut majapahit, perkutut lokal .
Baca Juga :