Friday, 22 June 2018

Burung Kedasih Si Burung Maut

Burung Kicau Nusantara - Burung kedasih atau burung wiwik kelabu merupakan jenis burung kangkong yang habitatnya di kawasan hutan terbuka, pedesaan, tegalan dan juga ditemukan di pemukiman perkotaan. Burung kedasih ini mempunyai ukuran sedang sekitar 21cm dari kepala hingga ekor. Burung kedasih mempunyai bunyi kicau yang khas yang mendayu-dayu ibarat 'kuntilanak' dan sering terdengar siang dan malam hari, namun burung ini agak susah diamati sebab berbunyi di ketinggian pohon yang rimbun, dengan bunyi kalau dituliskan ibarat ini :

“tii..tut..twiiit, ..tii..tut..twiit, ..tii..tut..twiiit” bertambah cepat dan bertambah tinggi nadanya.

Atau bunyi,
“tii..tut..twiit, ..twiit, ..twiit, ..twiit, ..twiit, ..wit, ..wit, ..wit-wit-wit-wit-wit-wit” dengan nada yang meninggi diawal, lalu semakin menurun dan pendek diakhir.

Atau suaranya ibarat mengikik,
“kwiik..kwiik..kwiiik, ..kwiik, ..kwiik, ..kwiik, ..kwiik, ..kik, ..kik, ..kik-kik-kik-kik-kik-kik” dengan nada yang meninggi diawal lalu semakin menurun dan semakin pendek diakhir.

Burung kedasih atau burung wiwik kelabu merupakan jenis burung  Burung Kedasih Si Burung Maut

Burung kedasih muda
Untuk burung kedasih muda mempunyai warna burik kecoklatan dengan garih hitam disisi atas badan dan keutihan dengan garis-garis hitam yang halus. 

Burung kedasih dewasa
Sementara untuk burung kedasih berilmu balig cukup akal mempunyai merah, kecoklatan di serpihan di serpihan punggung dan warna kuning jingga di serpihan perut. Burung kedasih berilmu balig cukup akal mempunyai warna leher, kepala dan dada serpihan atas berwarna kelabu.

Burung kedasih ini merupakan burung yang unik, sebab burung ini tidak mempunyai atau  menciptakan sarang dan tidak mengerami telur nya sendiri. Burung kedasih mempunyai telur berintik keputihan atau kebiruan dengan ukuran ibarat telur burung perenjak akan tetapi agak besar sedikit. Burung kedasih ini suka menitipkan telur-telur nya di sarang-sarang burung perenjak, ciblek atau burung-burung kecil yang sejenisnya.
Yaitu degan cara bertelur pada sarang burung lain yang ada telur nya yang sedang ditinggal oleh induknya, dengan cara membuang telur-telur burung yang orisinil dengan telur-telurnya (wah burung kedasih jahat ya ) dengan cara bertelur disitu dan meninggalkan telurnya begitu saja. Dan burung perenjak alhasil mengerami dan tidak menyadari bahwa telur yang di erami yaitu telur kedasih.

Mitos Burung Kedasih
Karena suaranya yang mendayu-dayu banyak masyarakat yang mengaitkan dengan kabar jelek atau kabar janjkematian terutama pada kawasan Betawi, Sunda dan Jawa. Konon jikalau ada yang mendengar bunyi burung ini makan akan ada orang yang  akan meninggal.

Untuk hal itu kembali lagi pada kita bawha baik dan jelek datanganhya yaitu dari Tuhan bukan sebab sauara burung.
Sumber referensi  : dari banyak sekali sumber omkicau.com, wikipedia.org , blog dan web di google

Demikian tadi sedikit gosip mengenal mengenai burung kedasih atau burung wiwik dari burungkicaunusantara.com sampaikan supaya sedikit gosip ini dapat bermanfaat bagi kicau mania semua.

Baca Juga Artikel Terkait lainya :


EmoticonEmoticon