Khusus untuk pecinta burung Branjangan di kota Cirebon janganlah menganggap bahwa burung branjangan sudah tidak ada lagi di kota cirebon, ternyata dugaan itu salah besar, alasannya yakni beberapa waktu kemudian aku secara kebetulan bertemu dengan salah seorang pencari burung tersebut dan ternyata Burung Branjangan orisinil Cirebon masih ada dan di temukan, tepatnya di Setu Patok Mundu, Kab. Cirebon.
Selama ini niscaya banyak yang menganggap bahwa burung branjangan yang ada ketika ini yaitu burung branjangan jenis Beber, Ciperna atau Serang dan mungkin yang lainnya sesuai dengan orisinil kawasan masing - masing khususnya di Cirebon dan umumnya untuk kawasan Jawa Barat.
Bagi yang bukan dari kawasan Cirebon mungkin sangat abnormal untuk tempat yang berjulukan Setu Patok di Cirebon, sedikit aku informasikan Setu patok ini yakni Danau atau waduk sengaja di didirikan untuk suatu kepentingan pengairan sawah - sawah di sekitarnya.
![]() |
| Waduk Setu Patok Saat Normal dengan air yang melimpah |
Waduk / Danau Setu Patok yang mempunyai luas kurang lebih 176 hektar dengan kapasitas tampung maksimal mencapai 14.000.000 meter kubik air, berfungsi sebagai pengairan untuk lahan pertanian bagi masyarakat setempat juga di manfaatkan oleh masyarakat untuk budidaya ikan tawar.
Pertanyaannya yakni dimana ke beradaan burung Branjangan tersebut, singkatnya burung branjangan ini muncul entah dari mana datangnya, pada ketika danau atau waduk ini mengalami kekeringan beberapa bulan yang lalu, anda niscaya sedikit tidak percaya, bahwa waduk yang begitu banyak airnya sampai kering kerontang, menyerupai gambar di bawah ini :
![]() |
| Waduk Setu Patok Saat mengalami Kekeringan Extrem |
![]() |
| Waduk Setu Patok hijau sesudah di guyur hujan beberapa hari |
Branjangan orisinil Cirebon dari Setu Patok inilah muncul keberadaannya entah dari mana, sayang dan maaf alasannya yakni aku tidak menampilkan Foto burung Branjangan tersebut alasannya yakni pada ketika itu burung orisinil yang didapat dari sini ada di rumah seseorang yang kebetulan jauh dari tempat danau ini.
Seseorang yang lupa aku tanyakan namanya ini bercerita bahwa pada ketika kering inilah banyak yang mencari burung di sini dengan memakai jaring, katuranggan burung branjangan ini besar dan berwarna kemerahan dan bersuara keras, coletah nya, alasannya yakni ia memeliharanya.
Harganya pun beda dengan harga burung branjangan yang di jual di Pasar Burung Plered Cirebon yang berasal dari Jawa Tengan / Jawa Timur, katanya ia beli seharga Rp. 130.000 hasil dari tangkapan di Danau ini.
Saat itu aku pribadi mengunjungi danau tersebut dan ketika aku mengunjungi Danau Setu Patok ini ternyata keadaannya telah berubah, padahal aku ingin sekali melihat para mencari burung branjangan tersebut, next aku akan tampilkan foto burung branjangan orisinil dari Setu Patok Cirebon.





EmoticonEmoticon