Wednesday, 14 February 2018

Pleci Ditawar Rp 45 Juta Tidak Dikasih, Bahkan Ada Yang Sampai Rp 102 Juta, Kolam Emas Hidup


Sebagian penggalan paragraph yang sempat disampaikan ialah sebagai brikut:

“Burung pleci merupakan burung yang berpostur badan kecil dengan ukuran tingi sekitar 5-6 cm dan panjang sekitar 7-8cm dengan cirri warna hijau kekuning-kuningan, harganyapun cukup bervariasi mulai dari yang harga ombyokan yaitu sekitar 15 – 35 ribu rupiah, namun kalau sudah jadi dan pernah diikutsertakan dalam sebuah perlombaan dan mendapat juara maka harganyapun dapat mencapai jutaan bahkan puluhan juta dan bahkan kalau sudah menjadi jawaranya jawara harganya dapat mencapai Rp 35 juta … WOW !”

Semakin banyak burung Pleci / Kacamata ketika dikonteskan mendapat gelar juara sebagaimana Pleci hasil rawatan Bang Opik, yang ketika ini sedang dia tekuni ialah lebih focus pada perawatan pleci sekalipun tidak mau disebut sebagai pleci mania alasannya ketika dikonfirmasi memang tidak/belum bergabung di klub pleci mania. Menurut akreditasi beliau, Pleci hasil rawatannya tersebut sering diikutkan dalam aneka macam lomba burung yang diadakan khususnya di kelas Pleci, dan setiap kali diturunkan / diikutsertakan dalam lomba berdasarkan dia niscaya nyabet juara kalo tidak juara 1 ya juara 2.

Pada suatu ketika Pleci hasil didikannya tersebut ditawar seharga Rp 45 juta, namun hingga artikel ini disusun belum ada info Pleci tersebut sudah dilepas/dijual atau belum.

Dari sekitar 10 ekor Pleci yang dirawatnya ketika kebetulan kami mampir ke kediaman dia ketika sedang dimandikan pagi hari, kelihatannya memang pleci-pleci yang berkualitas, namun sayangnya kami belum sempat ambil gambarnya untuk ditampilkan sebagai display di artikel kami.     

Sedikit dongeng menarik yang dia sampaikan kepada kami ketika kami menginformasikan bahwa ada mitra yang pernah menjual pleci seharga Rp 4 juta alasannya pleci tersebut sudah pernah diikutsertakan di aneka macam kontes dan sempat memperoleh beberapa akta di bebera lomba, sehingga lalu dilirik oleh peminat pleci dan dibayarin dengan harga tersebut dan bahkan ada juga pleci milik seorang Bapak Haji di daerah Condet yang juga laris dijual seharga Rp 12 juta, namun harga itu belum seberapa kalau dibandingkan Pleci milik mitra dia yang sempat terjual seharga Rp 102 juta… WOOOOOOW…. (So fantastic).

Itulah harga pleci yang dapat diibaratkan kolam harga emas hidup. Dan ini hanya kisah segelintir kicaumania yang mungkin diantara kawan-kawan yang juga mungkin mempunyai pengalaman yang sama. Intinya jangan kecil hati dengan apa yang kita miliki walaupun terkadang sempat “dinyek wong lio gara-gara ngingu pleci” (bhs jawa: diejek orang lain gara-gara merawat pleci) tapi ternyata ketika sudah berhasil merawat menjadi burung yang berkualitas tidak kalah kelas dengan burung yang harga bahannya hingga jutaan rupiah.

Demikian sekedar share dan biar bermanfaat


EmoticonEmoticon