Monday, 19 February 2018

Mengapa Dan Apa Yang Terjadi Dengan Burung Branjangan ?


Membahas sedikit ihwal burung Branjangan (BR).

Sempat beberapa hari kemudian ngobrol-ngobrol ringan sambil ngupi dan ngudut… heheheh bersama mitra sesama penghobi burung, kebetulan ada salah seorang diantara mereka yakni pemain burung yang boleh dibilang sudah senior, dan berdasarkan saran dia dikala saya akan tukar BR yang saya miliki dengan Love Bird yang sudah rajin milik kawan,kata dia “ga usak dituker” tidak usah ditukar dan mending dirawat saja apalagi kondisi sudah mapan sekalipun belum terlalu gacor.

Secara singkat pendapat dia (panggil: Om Wit), BR sekalipun belum terlalu rajin bunyi tetapi dikala sudah mau nangkring pada tangkringan bab atas yang biasanya juga terbuat dari kerikil apung, itu sudah mengatakan nilai lebih dan sudah mempunyai harga tersendiri apalagi bila sudah bunyi. Karena itulah keunikan burung Branjangan yang berdasarkan beliau, jangankan sudah rajin dan gacor, sudah mau nangkring diatas dan stand-by saja sudah mempunyai nilai lebih. 

  
Memang sih… berdasarkan sejarah yang sering kita dengar dari banyak sekali sumber bahwa BR yakni burung yang sempat menjadi animo topik dalam hal perburungan pada tahun 90an bahkan tahun sebelumya, alasannya yakni pada waktu itu orang yang mempunyai burung branjangan yang sudah gacor yakni merupakan kebanggan tersendiri, namun alasannya yakni perawatan BR memang tidaklah gampang dan harus membutuhkan kesabaran yang benar-benar bahkan terkadang sampai 6 bulan atau lebih gres mau berbunyi, sementara bila sudah jadi (jinak dan rajin bunyi) kicauannya juga tidak terlalu cantik sebagaimana burung lain menyerupai murai batu, kenari, kacer, jalak suren dan juga burung lainnya yang lebih memeiliki power dari segi suaranya, maka dengan alalasan tersebut diatas sangat jarang penghobi burung yang mampu merawat BR sampai menjadi burung yang rajin bahkan gacor.

Namun semua itu kembali lagi kepada kita selaku pelestari lingkungan terutama yang menyangkut ihwal fauna, alangkah baiknya dikala kita merawat burung, hendaknya disamping kita ambil manfaat dari segi materi, namun lebih mulia bila kita memikirkan seberapa banyak partisipasi kita atas kelestarian lingkungan kita ini…. heheheh.. maaf yaaa… J kaya pakar aja….

Demikian semoga bermanfaat.
Salam burungbudidaya


EmoticonEmoticon