Cara Ternak Murai Batu Untuk Pemula - Burung adalah hewan yang banyak disukai banyak orang, warnanya yang bagus dan kicauannya yang merdu membuat siapapun ingin memilikinya, tak heran jika saat ini tak sedikit orang yang memelihara burung.Salah satu burung yang banyak diminati sebagai piaraan adalah Burung Murai Batu. Bagi kalian yang belum pernah beternak Murai Batu, berikut ini akan Saya ulas cara berternak Murai Batu untuk pemula.
1. Menyiakan Lokasi Kandang
Untuk lokasi kandang, pilih lokasi yang tenang dan nyaman, bisa dibelakang rumah atau samping rumah, yang penting jauh dari suara bising dan gangguan.
2. Membuat Kandang Ternak
Kandang ternak bisa dibuat sesuai dengan selera kita, tapi ada hal yang mesti diperhatikan dalam membuat kandang.
· Ukuran kandang bisa disesuikan dengan luas lokasi yang ada, rekomendasi untuk ukuran kandang yang baik adalah panjang 90 cm, lebar 90 cm dan tinggi 80 cm.
· Pilih bahan kandang yang tidak menimbulkan suara berisik, untuk atapnya sebaiknya gunakan genteng.
· Pastikan kandang terhindar dari hembusan angin kencang dan juga jauh dari genangan air.
· Sebaiknya kandang yang dibuat menghadap kearah Matahari pagi, tujuaannya agar burung mendapatkan sinar matahari pagi yang cukup untuk perkembangan dan kesehatannya.
· Kandang yang baik adalah kandang yang memiliki kelengkapan yang dibutuhkan burung, sperti tempat minum, tempat makan, sarang burung dan lampu. Lampu yang digunakan sebaiknya yang memiliki daya 5-10 watt, kegunaan lampu ialah agar ketika hujan turun burung tidak kedinginan.
3. Memilih Indukan
Indukan Jantan
· Pilih Murai yang sudah jinak, sebaiknya ambil dari hasil penangkaran, karena ternak hasil dari tangkapan hutan membutuhkan waktu untuk beradaptasi, sehingga tidak disarankan untuk pemula.
· Pilih Indukan Jantan yang telah berumur lebih dari 2 tahun, pada umur ini indukan jantan telah matang dalam bereproduksi.
· Pejantan yang baik adalah yang tidak memiliki cacat fisik, misalnya pada kaki, sayap, kepala, mata, atau pada bagian lainnya.
· Pastikan indukan jantan dalam kondisi sehat, lincah dan memiliki nafsu makan yang banyak.
Indukan Betina
· Pilih indukan betina yang sdah jinak, agar mempermudah perawatannya, terutama bagi pemula.
· Pilih Indukan betina yan telah berumur lebih dari satu tahun, biasanya pertama kali betina bertelur biasanya gagal, tapi tak perlu khawatir, hal ini wajar karna baru pertama .
· Sama seperti indukan pejantan, pilih betina dalamkondisi sehat,lincah dan nafsu makan yang banyak.
· Indukan betina yang baik adalah yang tidak mengalami cacat fisik.
4. Pakan Ternak Murai Batu
Pakan alami Murai Batu berupa serangga, jangkrik, cacing, ulat hongkong, dan kroto (telur semut rangrang).Agar kebutuhan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral Murai Batu terpenuhi sebaiknya berikan pakan 2 sampai3 jenis pakan alami.
5. Mengembangbiakkan Murai Batu
· Langkah pertama, yang harus dilakukan adalah menyiapkan dua sangkar, yakni untukbetina dan pejatan
· Kedua,masukkan Murai Batu betina ke dalam sangkar A dan biarkan sendirian, biarkan selama seminggu agar Murai Batu beradaptasi.
· Ketiga,masukkan Murai Batu Jantan ke dalam sangkar B, dan tempatkan di dekat sangkar A, nantinya kedua Murai Batu ini akan saling mengenal.
· Langkah terakhir, setelah berjalan 2 minggu satukan kedua burung dalam satu sangkar untuk memberikan untuk memberi kesempatan kedua burung ini kawin.
Diatas telah saya paparkan cara berternan Murai Batu bagi pemula, jika kalian tertarik, taka da salahnya untuk mencoba, karena ada manfaat yang dapat kita peroleh dari berternak burung ini. Manfaat pertama adalah berternak Murai memberi keuntungan yang besar, karena harga Murai Batu dipasaran cukup tinggi, sehingga berternak Murai dapat menjadipeluang usaha yang menjanjikan dan memiliki prospek yang baik. Kedua, dengan berternak Murai sama artinya dengan melestarikan keberadaan Murai yang saat ini jumlahnya agak berkurang, dan taka ada salahnya jika usaha ternak kita maju dan memiliki beberapa pasang ekor kita lepaskan sepasang Murai ke habitat asalnya guna menjaga keseimbangan ekosistem yang ada.
Ya, cukup sekian info untuk kali ini, semoga bermanfaat untuk para pecinta burung…Baca:
Cara Ternak Murai Batu Untuk Pemula
1. Menyiakan Lokasi Kandang
Untuk lokasi kandang, pilih lokasi yang tenang dan nyaman, bisa dibelakang rumah atau samping rumah, yang penting jauh dari suara bising dan gangguan.
2. Membuat Kandang Ternak
Kandang ternak bisa dibuat sesuai dengan selera kita, tapi ada hal yang mesti diperhatikan dalam membuat kandang.
· Ukuran kandang bisa disesuikan dengan luas lokasi yang ada, rekomendasi untuk ukuran kandang yang baik adalah panjang 90 cm, lebar 90 cm dan tinggi 80 cm.
· Pilih bahan kandang yang tidak menimbulkan suara berisik, untuk atapnya sebaiknya gunakan genteng.
· Pastikan kandang terhindar dari hembusan angin kencang dan juga jauh dari genangan air.
· Sebaiknya kandang yang dibuat menghadap kearah Matahari pagi, tujuaannya agar burung mendapatkan sinar matahari pagi yang cukup untuk perkembangan dan kesehatannya.
· Kandang yang baik adalah kandang yang memiliki kelengkapan yang dibutuhkan burung, sperti tempat minum, tempat makan, sarang burung dan lampu. Lampu yang digunakan sebaiknya yang memiliki daya 5-10 watt, kegunaan lampu ialah agar ketika hujan turun burung tidak kedinginan.
3. Memilih Indukan
Indukan Jantan
· Pilih Murai yang sudah jinak, sebaiknya ambil dari hasil penangkaran, karena ternak hasil dari tangkapan hutan membutuhkan waktu untuk beradaptasi, sehingga tidak disarankan untuk pemula.
· Pilih Indukan Jantan yang telah berumur lebih dari 2 tahun, pada umur ini indukan jantan telah matang dalam bereproduksi.
· Pejantan yang baik adalah yang tidak memiliki cacat fisik, misalnya pada kaki, sayap, kepala, mata, atau pada bagian lainnya.
· Pastikan indukan jantan dalam kondisi sehat, lincah dan memiliki nafsu makan yang banyak.
Indukan Betina
· Pilih indukan betina yang sdah jinak, agar mempermudah perawatannya, terutama bagi pemula.
· Pilih Indukan betina yan telah berumur lebih dari satu tahun, biasanya pertama kali betina bertelur biasanya gagal, tapi tak perlu khawatir, hal ini wajar karna baru pertama .
· Sama seperti indukan pejantan, pilih betina dalamkondisi sehat,lincah dan nafsu makan yang banyak.
· Indukan betina yang baik adalah yang tidak mengalami cacat fisik.
4. Pakan Ternak Murai Batu
Pakan alami Murai Batu berupa serangga, jangkrik, cacing, ulat hongkong, dan kroto (telur semut rangrang).Agar kebutuhan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral Murai Batu terpenuhi sebaiknya berikan pakan 2 sampai3 jenis pakan alami.
5. Mengembangbiakkan Murai Batu
· Langkah pertama, yang harus dilakukan adalah menyiapkan dua sangkar, yakni untukbetina dan pejatan
· Kedua,masukkan Murai Batu betina ke dalam sangkar A dan biarkan sendirian, biarkan selama seminggu agar Murai Batu beradaptasi.
· Ketiga,masukkan Murai Batu Jantan ke dalam sangkar B, dan tempatkan di dekat sangkar A, nantinya kedua Murai Batu ini akan saling mengenal.
· Langkah terakhir, setelah berjalan 2 minggu satukan kedua burung dalam satu sangkar untuk memberikan untuk memberi kesempatan kedua burung ini kawin.
Manfaat Berternak Murai Batu
Diatas telah saya paparkan cara berternan Murai Batu bagi pemula, jika kalian tertarik, taka da salahnya untuk mencoba, karena ada manfaat yang dapat kita peroleh dari berternak burung ini. Manfaat pertama adalah berternak Murai memberi keuntungan yang besar, karena harga Murai Batu dipasaran cukup tinggi, sehingga berternak Murai dapat menjadipeluang usaha yang menjanjikan dan memiliki prospek yang baik. Kedua, dengan berternak Murai sama artinya dengan melestarikan keberadaan Murai yang saat ini jumlahnya agak berkurang, dan taka ada salahnya jika usaha ternak kita maju dan memiliki beberapa pasang ekor kita lepaskan sepasang Murai ke habitat asalnya guna menjaga keseimbangan ekosistem yang ada.
Ya, cukup sekian info untuk kali ini, semoga bermanfaat untuk para pecinta burung…Baca:

EmoticonEmoticon