Fungsi Organ Limpa dalam Tubuh Manusia - Limpa ialah kelenjar tanpa saluran (ductless) yang berkaitan erat dengan sistem sirkulasi dan berfungsi untuk menghacurkan sel darah merah yang tua. Limpa ialah salah satu organ badan yang termasuk ke dalam siste limfoid, selain timus, dan kelenjar limfe. Limpa merupakan kelenjar limfoid terbesar dan terletak di potongan depan dan bersahabat dengan punggung rongga perut di antara diafragma dan lambung. Secara otomatis, tepi limpa yang normal berbentuk pipih.
Limpa ini ialah organ penting yang dianggap sebagai potongan dari sistem limfatik. Organ limpa ini ada di hampir semua vertebrata, termasuk insan dan anjing, dan limpa ini melaksanakan beberapa fungsi penting dalam tubuh. Limpa insan ialah organ yang lunak, dengan warna ungu gelap. Jaringan organ limpa sanggup diklasifikasikan menjadi 2 jenis, pulpa putih dan pulpa merah, yang bertanggungjawab untuk melaksanakan beberapa fungsi tertentu. Sekitar 10% dari populasi juga mempunyai limpa kecil di samping yang biasa. Limpa tambahan ini disebut pemanis limpa dan tidak menimbuhkan bahaya.
Seperti organ badan yang lain, limpa juga rentan terhadap banyak sekali penyakit dan infeksi. Kondisi ini sanggup mengakibatkan pembesaran organ ini, yang disebut dengan splenomegali. Gangguan ini serius sanggup menghambat fungsi limpa dalam tubuh.
Fungsi Organ Limpa dalam Tubuh Manusia
Limpa berkaitan dengan produksi limfosit, yang merupakan sel darah putih. Jadi, limpa merupakan potongan integral dari sistem kekebalan badan manusia, sebagaimana limfosit yang bertanggungjawab untuk memproduksi antiodi untuk melawan bakteri, virus atau mikroorganisme penyebab penyakit pada tubuh. Ini fungsi kekebalab limpa ialah subyek organ pulpa putih.
Sementara itu, pulpa merah berkaitan dengan proses penyaringan, yaitu menghilangkan sel-sel darah merah yang renta atau yang sudah rusak dari tubuh. Selain itu, juga bertanggungjawab sebagai reservoir darah yang akan diberikan pada ketika keadaan darurat menyerupai syok hemoragik atau kelebihan/kehilangan darah akhir luka atau cedera. Dengan bertindak sebagai filter, limpa bisa meregenerasi sel darah merah yang tua, yang rusak, dan cacat dari dalam badan kita. Sel-sel darah merah yang renta ini lalu dipecah oleh makrofag yang merupakan jenis fagosit. Makrofag tidak hanya menelan dan mencerna sel-sel darah merah, namun juga mikroorganisme lain serta sampah-sampah sisa metabolisme.
Fungsi penting lainnya dari limpa ialah terletak pada proses penyaringan darah, yaitu ketika menghancurkan sel-sel darah merah yang sudah tua(rusak) mempertahankan zat besi dan beberapa komponen penting lainnya. Zat besi disimpang dalam limpa bersama bilirubin dan feritin, yang lalu diangkut ke sumsung tulang, yang merupakan situs utama untuk sintesis hemoglobin.
Hemoglobin sendiri ialah jenis protein yang mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan organ badan kita. Terlepas dari fungsi, limpa juga menyimpan monosit, yang merupakan leukosit yang membantu mencerna kuman dan mikroorganisme berbahaya lainnya.
Beberapa penyakit sanggup mengakibatkan pembesaran limpa dan dengan demikian mengganggu fungsinya. Pembesaran limpa atau splenomegali merupakan duduk kasus kesehatan utama yang bekerjasama dengan organ. Kondisi menyerupai infeksi, malaria, anemia, lupus sistematik, kanker menyerupai limfoma dan leukemia dan penyakit hati menyerupai sirosis sanggup mengakibatkan pembesaran organ, yang hasil dari kelebihan perangkap sel darah dan trombosit. Hal ini pada gilirannya, sanggup meningkatkan risiko penyakit lain dan infeksi. Kadang-kadang, peningkatan yang signifikan dalam ukuran limpa sanggup menjadikan pecah, yang memerlukan perhatian medis segera. Kondisi ini mungkin memerlukan operasi untuk mengangkat sebagian atau seluruh limpa. Kondisi medis lain yang menghambat fungsi limpa ialah anemia sel sabit. Pada penyakit ini, sel-sel darah merah yang asing menghambat fatwa darah ke limpa, sehingga menghasilkan kegagalan.
Ini kondisi asing sanggup didiagnosis dengan CT scan, MRI, ultrasound atau biopsi sumsum tulang. Pembesaran limpa sanggup dirasakan oleh dokter selama investigasi fisik. Sebuah evaluasi umum tanda-tanda ini dilakukan dalam rangka untuk memastikan penyebab disfungsi limpa.
Ini kondisi asing sanggup didiagnosis dengan CT scan, MRI, ultrasound atau biopsi sumsum tulang. Pembesaran limpa sanggup dirasakan oleh dokter selama investigasi fisik. Sebuah evaluasi umum tanda-tanda ini dilakukan dalam rangka untuk memastikan penyebab disfungsi limpa.
Meskipun limpa melaksanakan banyak sekali fungsi penting lainnya dalam tubuh, tapi limpa bukanlah organ vital, akhirnya insan sanggup bertahan hidup tanpa limpa. Dalam masalah operasi pengangkatan seluruh organ, sebagian besar fungsi limpa diambil oleh hati dan organ badan lainnya. Akan tetapi, kalau hanya sebagian dari limpa diangkat, organ sanggup beregenerasi sendiri.
Meskipun kita sanggup bertahan hidup tanpa limpa, hal ini tentunya akan meningkatkan resiko infeksi. Selain itu juga sanggup menghipnotis jumlah sel darah dan trombosit. Oleh alasannya ialah itu, pembesaran limpa dilarang diabaikan dan harus segera dilakukan pengobatan semoga tidak berdampak jelek terhadap kesehatan badan dan organ lainnya. (Baca : Obat Tradisional Penyakit Limpa Bengkak).

EmoticonEmoticon