Monday, 11 June 2018

Berawal Dari Yang Manis, Jangan Hingga Bikin Gigi Terkikis

Itu ialah sepenggal percakapanku dengan Syifa, salah satu karyawan my hubby yang tengah terjangkit sakit gigi. Pengalaman sakit gigi yang juga pernah saya alami membuatku sanggup mencicipi bagaimana rasanya sakit gigi yang dirasakan Syifa. Sakit gigi yang membuatku harus mengulum air garam, mengunyah jahe, berkumur air rendaman daun sirih, hingga harus pergi ke dokter gigi untuk mencabut gigi. Hanya saja, lantaran ketika itu saya tengan hamil, maka dokter tidak melaksanakan pencabutan, tetapi hanya melaksanakan pencucian karang gigi.

Sakit gigi yang pernah saya rasakan merupakan buah dari kebiasaan jelek yang saya lakukan semenjak kecil, yaitu keenggananku dalam merawat gigi dengan teratur. Seringkali saya mengabaikan gosok gigi sebelum tidur dan sesudah makan, terutama seusai makan masakan yang manis.

Selain masakan yang anggun memang menarik hati selera, kita memang membutuhkan masakan yang anggun untuk memenuhi kebutuhan gula dan kalori dalam tubuh. Tentunya dengan dosis yang sempurna ya, lantaran kalau berlebihan makan masakan yang manis-manis juga akan berdampak jelek bagi kesehatan. Terlebih, ketika kita sudah berumur, kita harus mulai mempertimbangkan jumlah pasokan gula ke dalam tubuh. Jika tidak, maka justru penyakit yang akan menghampiri kita.
Ragam Makanan Khas yang Berasa Manis dan Legit yang Banyak Disuguhkan Saat Idulfitri dan Perjamuan Keluarga (Dok. Pri)
Nah, masakan anggun memang menarik hati selera, terutama bagi anak-anak. Mulai dari masakan khas yang anggun dan suka lengket di gigi menyerupai Prol Tape Jember, Jumbreg Paciran, Pudak Gresik, aneka roti, gula-gula,  lolipop, biskuit, es krim, dan jenis-jenis masakan anggun lainnya.
Makan Makanan yang Manis-manis Memang Nikmat (Dok. Pri)
Itulah mengapa, untuk anak-anak, adaptasi menyikat gigi harus dimulai semenjak dini. Jika tidak, belum dewasa yang bahagia dengan yang manis-manis akan cepat terkikis giginya, mulai dari gigis pada gigi susu (rampant caries) hingga gigi berlubang. Pastinya, akan sangat melelahkan dan menyakitkan ketika kita menyaksikan senyum anggun belum dewasa harus berubah meringis kesakitan akhir sakit gigi. 
Senyum Manis Chaca. Jangan Sampai Senyum Manisnya Berubah Menjadi Meringis Gara-gara Gigi Sakit Terkikis Makanan Manis (Dok. Pri)
Tentunya, adaptasi menyikat gigi teratur bukan hanya untuk belum dewasa dong, yang sudah berilmu balig cukup akal juga harus tetap menjaga dan merawat gigi dan verbal semoga tidak gampang terjangkit sakit gigi. Selain itu, juga menyegarkan verbal dan menghilangkan amis verbal :)

Mengapa Makanan Manis Bikin Gigi Terkikis?

Email yang melapisi gigi sanggup terkikis akhir abrasi yang disebabkan oleh masakan manis-manis, lantaran masakan anggun tersebut mengandung zat gula. Zat gula ini akan dimetabolisme oleh basil yang terdapat di dalam rongga verbal menjadi bentuk asam. Jika pH (keasaman) pada permukaan gigi menurun hingga pada tingkat pH kritis (di bawah 5,5), maka asam-asam tersebut akan melarutkan email gigi (Muhammad Ahkam Subroto, 2008).

Nah, kalau email gigi terlarut a k a terkikis, maka gigi akan berlubang. Awalnya, mungkin tidak terlihat kalau itu berlubang, tetapi melarutnya email gigi akan menciptakan gigi menjadi sensi lo. Gigi akan menjadi ngilu ketika ia mendapatkan lagi masakan yang manis-manis, asam, atau dingin.

Itulah mengapa, sesudah makan yang manis-manis, atau pun yang asam-asam, kita dianjurkan untuk menyikat gigi, semoga asam-asam yang terbentuk segera bisa dibersihkan dan tidak melarutkan email gigi. Tetapi, ingat, sikat giginya tidak eksklusif segera sesudah makan lo ya. Lebih baik kumur-kumur dulu, gres lalu sesudah sekitar setengah jam, gres lalu menggosok gigi.

Sumber: Timeline @SystemaSolution


Dan, satu lagi, tentunya kita juga dihentikan sembarangan menentukan pasta gigi. Kita harus mempunyai pertimbangan-pertimbangan dalam menentukan pasta gigi dan sikat gigi. Kandungan pasta gigi harus kita perhatikan, lantaran kadar fluoride pada gigi yang tinggi juga akan merusak enamel gigi. Gigi akan menjadi cokelat atau bercak-bercak cokelat hingga kehitaman. Kita niscaya tidak mau kalau sudah rajin menggosok gigi, tetapi gigi tetap bernoda. Pastinya, senyum kita menjadi tidak lagi manis, kan.

Lantas, Apa Pasta Gigi Yang Tepat?

Dok. Pri
Setelah membaca dan menimbang-nimbang, kesannya ketemu juga salah satu produk pasta gigi unggulan yang sempurna untuk perawatan gigi dan gusi, yaitu Systema Nano, Advanced Deal Care System dengan Fast Action System. Tidak hanya merawat gigi dan gusi semoga sehat, tetapi juga menyegarkan rongga verbal secara menyeluruh. Lidah dan gigi menjadi terasa keset-set, luar dan dalam Kaprikornus lebih lezat dirasakannya .....

Mengapa Systema Nano?


Systema ialah sebuah sistem perawatan verbal profesional yang diproduksi Lion Wings dengan lisensi Lion Corporation Jepang untuk pemberian verbal secara menyeluruh, cepat, dan tuntas (deep clean), gigi yang lebih bersih, tetap kuat, dengan nafas yang lebih segar dan tahan lama. Perlindungan verbal secara menyeluruh itu ialah lantaran Systema mengandung:

  • Nano calcium: mencegah dan membantu memperbaiki gigi berlubang (karies dini) dalam dua ahad pemakaian (14 hari)
  • Erythritol: membantu mengurangi plak di gigi secara efektif lebih cepat dibandingkan pasta gigi biasa.
  • Micro foam: busa-busa berukuran mikro mempercepat penyebaran nano calcium dan erythritol hingga ke sela-sela gigi untuk verbal bersih, tetap sehat, dan terlindungi secara menyeluruh dari gigi berlubang.
Systema nano dengan nano calcium, erythritol dan micro foam menunjukkan agresi pemberian cepat dan sempurna pada 8 persoalan mulut, yaitu:
1. Membantu memperbaiki gigi berlubang dalam dua minggu.
2. Membantu memperkuat gigi dan enamel gigi.
3. Membunuh bakteri.
4. Membantu mengurangi plak.
5. Menjaga gusi tetap sehat.
6. Menetralisir asam di mulut.
7. Mengurangi amis mulut.
8. Melindungi gigi secara menyeluruh.


Systema Nano Juga Aman Anak-anak
Nah, Systema nano juga kondusif lo untuk anak-anak. Hanya saja, pemakaiannya tentunya tidak sebesar orang dewasa. Ya, separuhnya la. Kan jangkauan kedalaman gigi geligi belum dewasa juga tidak sebesar jangkauan gigi geligi orang berilmu balig cukup akal bukan? So, dengan Systema nano, bisa lebih hemat. Orangtua dapet, belum dewasa juga dapet. Apalagi, ada pilihan rasa yang sanggup dipilih sesuai selera, yaitu Menthol Breeze dan Spring Fresh. Untuk anak-anakku, mereka menentukan Spring Fresh, lantaran warnanya pink :)

Dan yang penting, belum dewasa tidak perlu lagi takut konsumsi yang manis-manis, lantaran gigi mereka tidak akan terkikis dan berlubang sepanjang mereka dibiasakan untuk sikat gigi secara teratur dengan Systema nano.

Bukan Sebatas Pasta Gigi

Dok. Pri
Untuk melengkapi perawatan gigi dan mulut, bukan hanya pasta giginya yang pakai Systema nano, tetapi sikat gigi dan berkumurnya juga Systema. Mengapa? Karena sikat gigi Systema Advanced Oral Care System didesain secara sempurna sesuai dengan kebutuhan dengan kelebihan sebagai berikut:
  1. Bulu sikat khusus untuk menjangkau dan bersihkan lebih baik. Systema bisa menjangkau ke sel tersempit gigi dan gusi, efektif membersihkan plak untuk mencegah akumulasi basil sehingga terhindar dari penyakit gusi. Sementara sikat gigi lain: Tidak sanggup menjangkau kantung gusi sehingga sisa masakan dan plak menumpuk lalu merusak gigi.
  2. Bulu sikat micro-clean mempunyai daya higienis superior sepanjang garis gusi dibandingksn bulu sikat biasa.
  3. Leher sikat dirancang panjang dan ramping yang memudahkan pencapaian tempat verbal terdalam.
  4. Gagang anti-slip.
  5. Menyediakan dua pilihan produk, yaitu big head dan regular head.
Agar semakin lengkap dan mantap, Systema melengkapi perawatan gigi dan mulut  dengan Systema Mouthwash (cairan kumur Systema) yang mempunyai tiga varian rasa dan bebas alkohol. Dengan Systema Mouthwash, verbal higienis menyeluruh dan higienis lebih lama. Kandungan aktif fluoride dengan dosis sempurna dan IPMP melindungi gigi dengan cara membunuh bakteri, mencegah timbunan plak gigi, dan mencegah amis verbal tanpa menimbulkan ketidaknyamanan pada ketika berkumur, sehingga sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. GK2 melindungi gigi dan gusi dari penyakit periodental dan mecegah radang gusi.

Sumber: Systema Official Website

So, kalau sudah tahu ada Systema, awal yang anggun tidak perlu lagi mengubah senyum anggun menjadi kerlingan meringis lantaran gigi terkikis kan. Setelah makan yang manis-manis, segera kumur dengan Systema mouthwash dan lanjutkan sikat gigi dengan memakai pasta gigi systema nano.

"Berawal dari yang manis, lanjutkan dengan Systema semoga tidak meringis lantaran gigi terkikis si manis"


Referensi:
Systema nano
Muhammad Ahkam Subroto, 2008, Real Food True health, Agromedia Pustaka, Jakarta.


EmoticonEmoticon