Sunday, 3 June 2018

12 Ramuan Herbal Untuk Melancarkan Asi Pasca Melahirkan



ASI merupakan kuliner terbaik untuk bayi dibandingkan susu formula atau yang lainnya. Namun tidak semua ibu menyusui lancar air susunya, terutama pada ibu pasca melahirkan. Ini merupakan duduk kasus serius yang harus cepat-cepat untuk ditangani alasannya bila tidak akan kuat terhadap asupan gizi, kesehatan dan pertumbuhan bayi. Jika Bunda mengalami ini, jangan khawatir. Bunda tinggal menciptakan ramuan herbal dari bahan-bahan sederhana yang gampang didapatkan di sekitar rumah. Berikut ini 12 ramuan herbal untuk melancarkan ASI pasca melahirkan.

ASI merupakan kuliner terbaik untuk bayi dibandingkan susu formula atau yang lainnya 12 Ramuan Herbal Untuk Melancarkan ASI Pasca Melahirkan

Ramuan Herbal 1
Bahan-Bahan:
-      Temulawak 1 biji sebesar telur itik
-      Temuhitam 1 jari tangan
-      Daun sambiloto 1 genggam
-      Kunyit 1 jari tangan
-      Kayumanis 1 jari tangan
-      Sereh 1 batang
Cara Membuat:
-      Kupas temulawak, kunyit, temu hitam kemudian iris tipis.
-      Rebus bersama materi lain dalam 8 gelas air hingga tersisa sekitar 6 gelas.
-      Dinginkan air rebusan tersebut hingga sampai hangat.
Cara Memakai:
-      Minum ramuan 2-3 x sehari pagi sore @ 3/4 gelas.

Ramuan Herbal 2
Bahan-Bahan:
-      Daun katuk secukupnya
-      Biji jagung secukupnya
Cara Membuat:
-      Cuci higienis semua materi tersebut.
-      Usai dicuci, semua materi dipadukan dalam satu untuk dibentuk sayuran hidangan kuliner ibu.
Cara Mengonsumsi:
-      Sayur biji jagung dan daun katuk disantap sebagai kuliner harian. Makan setiap hari hinggaa ASI keluar dan lancar.
-      Supaya balasannya maksimal hendaknya ibu menyusui memakai resep 1 dan resep 2 di atas untuk melancarkan ASI secara bersamaan.
Peringatan :
-      Ramuan yang tersisa supaya dipanasi pagi dan sore hari supaya tidak basi.
-      Selama menyusui jangan lupa Ibu harus menjaga kebersihan diri, sebelum disusukan sebaiknya puting susu dibersihkan dahulu.
Anjuran :
-      Agar asi lancar dan banyak keluar sebaiknya Ibu banyak makan sayuran menyerupai daun bayam, jagung muda, daun katuk.

Ramuan Herbal 3
Bahan-Bahan:
-      1 batang bayam duri utuh.
Cara Membuat:
-      Bayam duri dicuci hingga bersih.
-      Usai dicuci kemudian digiling halus.
Cara Memakai:
-      Gunakan sebagai tapal disekitar payudara. Hal ini dipercaya sanggup membantu menambah produksi ASI.

Ramuan Herbal 4
Bahan-Bahan :
-      1 Rimpang kunyit
Cara Membuat :
-      Kunyit ditumbuk hingga halus.
Aturan Pakai :
-      Oleskan di sekitar buah dada (payudara ibu).
-      Lakukan sebanyak sekali dalam 2 hari.

Ramuan Herbal 5
Bahan-Bahan:
-      Sediakan daun kenikir (yang tidak berbunga) 1 genggam.
Cara Membuat:
-      Cuci terlebih dahulu hingga higienis daun kenikir.
-      Usai dicuci, tumbuk daun tersebut hingga halus.
Cara Memakai:
-      Daun kenikir yang sudah ditumbuk eksklusif ditempelkan pada payudara pada waktu sedang menyusui.

Ramuan Herbal 6
Bahan-bahan:
-      Sediakan daun kenikir 5 helai.
Cara Membuat:
-      Cuci hingga higienis daun kenikir tersebut.
-      Setelah dicuci, rebuslah dengan air hingga mendidih.
-      Usai mendidih, dinginkan sebentar.
Cara Memakai:
-      Air rebusan daun kenikir yang sudah hambar sanggup diminum oleh ibu.
-      Berkahsiat memperlancar ASI dan sanggup juga untuk obat cacingan.
-      Minumlah setipa hari satu kali hingga ASI lancar.

Ramuan Herbal 7
Bahan-Bahan:
-      Temulawak setengah jari.
Cara Membuat:
-      Cucilah Temulawak hingga bersih.
-      Parut temulawak tersebut dan peras untuk diambil sarinya.
-      Kemudian campur dengan gula 5 sendok makan dan air 2 gelas.
-      Bisa juga ditambah asam jawa sebelum dimasak.
-      Masak semua materi hingga mendidih dan dinginkan.
Cara Memakai:
-      Minumlah olahan minuman tersebut secara rutin setiap hari hingga air ASI lancar.

Ramuan Herbal 8
Bahan-Bahan:
-      Daun katuk secukupnya.
-      Madu 2 sendok.
Cara Membuat:
-      Daun katuk yang telah disediakan dicuci hingga bersih.
-      Setelah itu, masaklah dengan direbus.
-      Siapkan madu secukupnya untuk dicampurkan ke dalam air rebusan daun katuk.
Cara Mengonsumsi:
-      Air hasil seduan daun katuk dan madu tersebut diminum.
-      Lakukan setiap hari sekali hingga ASI-nya lancar.

Ramuan Herbal 9
Bahan-Bahan:
-      Daun pupus pepaya secukupnya.
-      Asam 5 biji.
-      Gula jawa secukupnya.
Cara Membuat:
-      Daun pupus pepaya dicuci hingga bersih.
-      Masak di dalam air dan rebuslah.
-      Saat mendidih, masukkan asam 5 biji dan gula jawa secukupnya.
-      Usai direbus dinginkan sebentar.
Cara Mengonsumsi:
-      Minum air hasil rebusan daun pupus pepaya, asam, dan gula jawa tersebut.
-      Lakukan sehari sekali hingga ASI lancar.

Ramuan Herbal 10
Bahan-bahan:
-      Bawang Merah secukupnya
-      Kunyit secukupnya.
Cara Membuat:
-      Cucilah bawang merah dan kunyit tersebut hingga bersih.
-      Kupaslah bab kulitnya.
-      Bawang merah dan kunyit tersebut dimasak secara dikukus.
Cara Mengonsumsi:
-      Hasil kukusan bawang merah dan kunyit sanggup dipakai sebagai lauk ketika makan.
-      Konsumsilah setiap makan berberangan dengan hidangan kuliner yang disantap hingga ASI lancar.

Ramuan Herbal 11
Bahan-Bahan:
-      Jantung pisang 1 buah.
Cara Membuat:
-      Ambil jantung pisang dan buang lapisan luarnya yang tua.
-      Rebuslah hingga matang dengan menambahkan sedikit garam.
-      Setelah itu dinginkan sebentar.
Cara Mengonsumsi:
-      Jantung pisang yang direbus sanggup eksklusif dimakan sebagai hidangan kuliner harian.
-      Bisa juga jantung pisang yang direbus dijadikan sebagai urap untuk hidangan makanan.
-      Lakukan secara rutin setiap hari supaya ASI lancar.

Ramuan Herbal 12
Bahan-Bahan:
-      Daun pepaya muda
-      Buah pepaya muda
-      Satu buah kelapa agak muda.
Cara Membuat:
-      Cucilah daun pepaya muda dan buah pepaya muda.
-      Rebuslah hingga matang dan dinginkan.
-      Parutlah buah kelapa yang agak muda.
Cara Mengonsumsi:
-      Daun dan buah pepaya gampang sanggup dicampurkan dengan parutan kelapa yang sudah dibumbui garam dan aneka bumbu lainnya menjadi urap.
-      Makanlah sebagai kuliner pendamping nasi harian.
-      Konsumsilah dua hari sekali.


EmoticonEmoticon