Tuesday, 6 March 2018

Menikah Bukan Cuma Kasus Sah, Kebutuhan Dasar Sebagai Calon Istri Ini Harus Kau Penuhi

Tags

Ladies, apakah dari kau ada yang sudah menyusun planning kapan akan menikah? Atau kau justru ketika ini tengah mencari pasangan hidup yang cocok untukmu. Satu hal yang harus kau ketahui, nikah bukan hanya masalah sah. Ada puluhan hari, bulan, atau bahkan tahun yang harus kau lewati berdua bersama suami.

 apakah dari kau ada yang sudah menyusun planning kapan akan menikah Menikah Bukan Cuma Perkara Sah, Kebutuhan Dasar Sebagai Calon Istri Ini Harus Kamu Penuhi

Kehidupan rumah tangga akan semakin kompleks ketika kau telah mempunyai buah hati. Kamu tak hanya bertanggung jawab terhadap dirimu sendiri, kau juga harus bertanggung jawab terhadap kehidupan anak-anakmu kelak. Belum lagi jikalau kau harus menjadi perempuan karir, beban pun semakin bertambah.

Nah, Ladies, mengingat betapa kompleksnya pernikahan, pastikan kau telah memenuhi kebutuhan dasar berikut ini.

1. Ingin Membangun Rumah Tangga, Bangun Dulu Rumahnya!



Pernah berpikir sesudah menikah akan tinggal dimana? Menikah mengharuskan kau dan suami menjadi mandiri. Kalian harus mulai membangun rumah tangga kalian berdua, serta tak sanggup lagi terlalu bergantung dengan orang tua. Sebelum kau membangun rumah tangga, setidaknya kalian tahu rumah mana yang akan kalian tinggali sesudah kalian resmi menikah.

Kalau kalian sudah sanggup, bangunlah rumah sendiri. Kalau belum, kalian sanggup menyewa, kos pun juga bisa. Usahakan untuk mempunyai rumah, sebelum berumah tangga. Semua harus dipikirkan secara matang demi kelancaran kehidupan rumah tangga kalian. Satu dan lain hal pun terkadang mengharuskan kau tinggal bersama orang bau tanah maupun mertua.

Walau begitu kalian harus tetap membangun “rumah” di dalam rumah orang bau tanah kalian. Kamu serta suami harus cerdik menempatkan diri. Selain itu, bangunlah “rumah” yang membatasi privasi kalian. Jangan hingga orang bau tanah terlalu ikut campur dengan urusan kau serta suami. Kamu serta suami sudah tidak sanggup lagi membebani kedua orang tua.

2. Asuransi Kesehatan Wajib Kamu Pikirkan



Tidak ada insan yang ingin sakit, semua ingin sehat. Sakit bukan sesuatu yang sanggup direncanakan, tiba tiba-tiba tanpa diduga. Jika salah satu dari kau maupun suami tengah sakit, niscaya memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Di usia ijab kabul yang masih muda, keadaan finansial kalian pun sanggup dikatakan belum sepenuhnya stabil, sehingga kau serta suami sangat memerlukan asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan ini wajib kau miliki. Sehingga ketika satu diantara kalian ada yang sakit, kalian tak perlu lagi resah untuk membiayai biaya rumah sakit.

3. Nikah Tak Selamanya Bahagia, Apakah Kamu Sudah Siap Melewatinya?



Jangan dikira nikah itu sepenuhnya bahagia, jalan berdua kemana-mana, setiap hari tersenyum tertawa itu cuma khayalan belaka. Di dalam pernikahan, kau harus siap dengan segala perbedaan. Tak jarang, ijab kabul pun dibumbui dengan pertengkaran. Jangan hanya kebahagiaan saja yang kau bayangkan, di depan sana akan banyak cobaan.

Kamu harus siap secara mental untuk menghadapi permasalahan kedepannya yang bahkan sama sekali tak kau duga. Sedari awal kau harus berkomitmen bahwa kau akan siap apapun yang terjadi. Kamu harus bersikap sangat cukup umur demi keutuhan rumah tanggamu. Sudah siapkah kau melewati semuanya, Ladies?

4. Mengabdi Pada Satu Cinta untuk Selamanya dan Selamanya itu Lama, Benar-Benar Siap untuk Melakukannya?



Menikah artinya kau harus bertahan pada cinta terhadap satu orang. Kamu akan mempertahankan sebuah cinta hingga ajal menjemput. Kamu akan berusaha sekuat tenaga hanya demi mempertahankan satu cinta selamanya.

Selamanya yaitu waktu yang lama. Kamu akan menghabiskan sisa hidupmu untuk hidup bersama dengan satu orang yang sama. Kamu tidak sanggup sebebas dulu melirik laki-laki manapun. Kamu harus benar-benar siap menjadi teman hidup suamimu, baik dalam keadaan susah atau pun senang. Kalian akan mengarungi rumah tangga bersama.

Kamu harus siap menempatkan diri sebagai istri pendamping suami, teman hidup suami, serta ibu dari anak-anakmu. Hidupmu tak akan lagi hanya tentangmu, tapi wacana kau serta keluargamu.

5. Kesanggupan Finansial Kalian Berdua Menjadi Prioritas Utama



Sebelum menikah, kau serta suami harus siap secara finansial. Kamu tak lagi mengurusi hidupmu sendiri. Kamu harus menutup semua biaya ekonomi untuk kalian berdua. Kalian juga harus merencanakan keuangan kalian ketika kalian mempunyai buah hati.

Pengeluaran kalian dilarang melebihi pendapatan kalian. Kalian harus memperhitungkan secara rinci biaya kehidupan kalian kedepannya. Oleh alasannya yaitu itu, belajarlah mengatur keuangan sebelum kau siap untuk menikah.

Ladies, menikah tidak mudah, kan? Ada banyak hal yang harus diperhitungkan. Apakah kau sudah benar-benar siap menikah, Ladies?


EmoticonEmoticon