Tuesday, 27 February 2018

Ternak Lovebird, Kesudahannya Jutaan Rupiah

Budidaya Lovebird sanggup jutaan rupiah perbulan Ternak Lovebird, Hasilnya Jutaan Rupiah
Bertenak burung Lovebird dikala ini kian marak di lakukan oleh para pehobi burung berkicau, ini ialah suatu pilihan yang realistis, mengingat begitu banyaknya peminat burung-burung hias dengan warna-warna bagus ini di seluruh pulau jawa, bahkan sampai di beberapa wilayah luar jawa, sebut saja sampai Sumatera, Kalimantan.

Harga pun cukup tidak mengecewakan mahal burung Lovebird ini, sampai mencapai belasan Juta Rupiah perpasangnya berdasarkan kualitas indukan dan banyak sekali kriteria burung tersebut, dan untuk anakan lovebird yang lepas lolohpun sanggup mencapai harga jutaan rupiah sesuai kualitas dan silsilah dari indukan masing-masing.

Berikut ini ada salah satu peternak Burung Lovebird dan ia ialah seorang ibu rumah tangga yang melakoni urusan budidaya burung cinta ini di Kabupaten Magelang tepatnya, Yuk kita simak perihal seorang ibu ini sampai mencapai puluhan juta rupiah perbulannya hanya dengan bertenak burung Lovebird.

Budidaya burung love bird atau burung cinta sekarang memang sedang marak-maraknya khususnya di Kabupaten Magelang, mereka yang tertarik tak hanya para penggemar burung namun juga pensiunan dan bahkan kalangan ibu rumah tangga.

Seperti dilakukan Yuli Handayani (24), seorang ibu rumah tangga asal Dusun Jambean, Desa Menayu, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Ia mempunyai 105 pasang indukan burung cinta dari banyak sekali jenis di mana kebanyakan merupakan burung kelas lomba.

Yuli mempunyai indukan love bird jenis kepala emas, hijau kepala merah, hijau dakocan, biru dakocan, lotino, pastel, blorok, hitam panda sampai seekor burung berwarna unik yakni belang.

Meski jumlahnya banyak, jangan bayangkan lokasi penangkaran burung ini luas. Yani bersama suaminya Agus Prawoto (26) menangkarkan love bird di lantai dua rumahnya. Burung-burung ini dibuatkan kadang khusus, yang cukup dengan sinar matahari.

Salah satu hasil tangkarannya sudah ditawar seharga Rp 12,5 juta seekor namun belum dilepaskan. Burung ini dihargai mahal alasannya ialah warnanya unik berbeda dengan lainnya. "Saya minta harga Rp 25 juta, rencananya buat mendaftar haji ibu saya," katanya.

Yani menyampaikan ia sendiri yang menangkarkan burung-burung tersebut dengan dibantu dua orang pembantu. Adapun suaminya fokus mengurusi pemasaran burung ke banyak sekali kota di Indonesia.

Saat ini, burung hasil budidaya mereka sudah bisa menembus pasar di seluruh wilayah Jawa Tengah, lalu sebagian Jawa Barat, Banten, Jakarta sampai Sumatera. “Kemarin saya gres saja mengirim ke Jambi sebanyak 30 ekor. Sebelumnya, saya juga kirim ke Lampung sekitar 40 ekor," kata Agus.

Agus mengaku rata-rata bisa menjual sekitar 20 ekor burung bakalan per bulan. Burung-burung tersebut dijual dengan harga antara Rp 600 ribu sampai Rp 2 juta tergantung kualitas bunyi dan bulunya. Dari penjualan burung love bird ini pasangan Agus-Yuli berhasil mengantongi pendapatan sekitar Rp 40 juta per bulan.

Bagaimana, anda cukup tertarik untuk berternak Lovebird? yang di butuhkan ialah ketelatenan, kesabaran, keseriusan dalam perjuangan ini dan tak lepas dari Modal perjuangan atau Investasi yang di butuhkan cukup besar, tapi dengan melihat hasil angka yang di peroleh dalam perbulan memang cukup menarik dan menggiurkan.

Sumber : Suara Merdeka &


EmoticonEmoticon